MALANG, suararealitas.co – Kota Batu menjadi salah satu tujuan wisata yang sangat recommended untuk dikunjungi di Jawa Timur.
Pasalnya, segala jenis wisata mulai dari wisata alam hingga buatan dengan berbagai tema bisa kamu temukan di daerah ini.
Namun tidak hanya wisatanya yang menarik, Kota Batu juga memiliki banyak sekali kafe yang bakal sayang banget untuk dilewatkan karena suasananya yang berbeda dari kafe di daerah lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nah buat anda yang lagi berada di Kota Batu dan bingung untuk nongkrong di mana, berikut ini rekomendasi kafe paling hits di Batu yang bisa kamu jadikan referensi nongkrong seru, asik dan nggak ketinggalan jaman. Daripada penasaran, yuk langsung cek informasinya berikut ini!
7 Cafe
Salah satu kafe dengan nuansa cagar budaya atau zaman peninggalan kolonial Belanda adalah 7 Cafe.
Tempat nongkrong yang terbilang ikonik yang menawarkan pengalaman ngopi dengan arsitektur klasik dan unik ini berlokasi strategis di Jalan Panglima Sudirman Nomor 82-80, Ngaglik, Kota Batu, Malang, Jawa Timur.
Menariknya lagi, kafe ini manfaatkan halaman depan yang disulap menjadi tempat nongkrong estetik dan nyaman maupun asik dengan fasilitas free wifi, toilet, serta tempat parkir yang cukup luas.
Adapun, 7 Cafe terbilang baru lauching kurang lebih 2 tahun yang lalu, dan keberadaanya juga selalu dipadati para pengunjung yang sekadar ngopi, hingga sembari karaoke menikmati suasana malam hari di Kota Wisata Batu.
Tren Ayo Ngopi Meledak di Kalangan Anak Muda
Tren ayo ngopi, mulai menjadi kebiasaan baru di kalangan anak muda, termasuk di Kota Batu.
Aktivitas sederhana ini tak lagi sekadar menikmati secangkir kopi, tetapi juga menjadi cara untuk memulai hari dengan suasana yang lebih tenang dan produktif dengan mencari inspirasi saat nongkrong.
Udara Kota Batu yang sejuk khas nuansa alam pegunungan membuat momen ngopi sungguh terasa semakin nyaman.
Tak heran, jika 7 Cafe yang menawarkan beragam jenis kopi, kini mulai ramai dikunjungi wisatawan yang tengah berlibur ke Kota Batu.
Mulai dari sekadar berbincang santai, menyusun rencana harian, hingga mencari inspirasi, istilah ayo ngopi kini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup yang menggabungkan kebutuhan dan tren.
Sementara itu, 7 Cafe menghadirkan konsep slowbar starling dengan suguhan kopi menjadi pengalaman tersendiri yang pastinya menyenangkan.
Suasana yang sederhana namun hangat, menjadikan tempat ini cocok untuk menikmati kopi dengan kesan slow living. Beragam pilihan menu ditawarkan dengan harga yang pastinya tergolong ramah di kantong.
Promosikan 7 Cafe Lewat Medsos
Owner 7 Cafe, Totorori menyampaikan bahwa, penamaan 7 Cafe berangkat dari sebuah 7 pitutur Jawa yang artinya:
1. Urip iku Urup
2. Mamayu Hayuning Bawana
3. Sura Dira Jaya Ningrat, Lebur Dining Pangastuti
4. Ngluruk tanpa Bala, Menang tanpa Ngasorake
5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan
6. Jer Basuki Mawa Bea
7. Gusti Paring Dalan Kanggo Wong Kang Gelem Dalan
“Terkait menu kopi, saya sesuaikan ada 7 jenis varian kopi, dengan harga yang terbilang sangat terjangkau untuk semua kalangan. Selain itu, ada jenis-jenis minuman lain yang dipesan pengunjung selain kopi,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).
“Buka tutup 7 Cafe pukul 16.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB dini hari dengan promosi melalui medsos,” sambungnya.
Toto menambahkan, per hari ini jumlah pengunjung yang datang menikmati kopi kurang lebih sekitar 150 orang lebih. Selain jenis-jenis kopi juga ada makanan ringan, dengan harga terjangkau.
“Terkait fasilitas yang ada disini, kami miliki lahan parkir yang luas, cukup menampung 40 roda dua, dan 10 roda empat, dan toiletnya juga bersih,” katanya.
Respon Pengunjung
Kendati demikian, seorang pengunjung asal Bumiaji, Mamad (27) mengatakan, bahwa jika ia sering mengunjungi ke 7 Cafe, baik bersama pasangan, keluarga, maupun relasi bisnis.
“Saya hari ini datang bersama keluarga, sudah sering saya ke 7 Cafe,” aku Mamad.
Menurutnya, 7 Cafe merupakan magnet tersendiri bagi para penikmat kuliner khususnya kopi.
“Harapan saya, semoga dengan keberadaan 7 Cafe ini bisa mendongkrak perekonomian Kota Wisata Batu,” tandasnya.


































