Tabrakan Maut di Bekasi Timur: KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Suararealitas.co — Kecelakaan hebat terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line tujuan Bekasi ditabrak dari belakang oleh kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek.

Insiden tragis ini diduga bermula dari sebuah mobil yang mogok di perlintasan sebidang sekitar pukul 20.00 WIB. Kondisi tersebut memaksa rangkaian KRL berhenti di jalur rel. Nahas, dalam situasi itu, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang tidak sempat menghindar hingga akhirnya menghantam bagian belakang KRL.

Seorang saksi mata, Maksus, menuturkan bahwa tabrakan terjadi secara tiba-tiba setelah kereta sempat berhenti beberapa menit. “Sekitar lima menit kereta yang saya naiki berhenti. Tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh kereta jarak jauh,” ujarnya.

Benturan keras menyebabkan kerusakan parah, terutama pada gerbong khusus wanita yang berada di posisi paling belakang. Bahkan, bagian depan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan masuk hingga setengah badan gerbong, mengakibatkan sejumlah penumpang terjepit di dalam.

Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung dramatis. Petugas gabungan dari kepolisian, petugas stasiun, dan tim penyelamat terus berupaya mengevakuasi korban yang terjebak di antara badan kereta yang ringsek.

Baca Juga :  “GZCO” Bukukan Laba Bersih Sebesar Rp75,63 Miliar

Para korban luka telah dievakuasi ke musala stasiun serta fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Sementara itu, jumlah korban jiwa maupun luka masih dalam pendataan pihak berwenang.

Insiden ini juga menyebabkan gangguan perjalanan kereta api di lintas Bekasi dan sekitarnya. Sejumlah perjalanan dilaporkan mengalami keterlambatan.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya kelalaian di perlintasan sebidang.

Berita Terkait

Petugas Gabungan Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Kali Sentiong
Peduli Kemanusiaan KTH Ciguha Rivers Akan Salurkan Bantuan Logistik Dan Uang Tunai Ratusan Juta Ke Korban Kebakaran Sukabumi
13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma
Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:34 WIB

Petugas Gabungan Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Kali Sentiong

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:56 WIB

Peduli Kemanusiaan KTH Ciguha Rivers Akan Salurkan Bantuan Logistik Dan Uang Tunai Ratusan Juta Ke Korban Kebakaran Sukabumi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Berita Terbaru