Sinar Mas Land Gandeng Bundamedik Sepakati Rencana Pendirian Rumah Sakit di KEK ETKI Banten

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Suararealitas.co — PT Sinar Medika Langgeng, anak usaha Sinar Mas Land, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Bundamedik Tbk terkait rencana pendirian rumah sakit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan di Kementerian Kesehatan, Kamis (2/4).

Kesepakatan ini menjadi langkah awal pembentukan joint venture untuk menghadirkan
rumah sakit berstandar internasional yang akan berperan sebagai anchor tenant dalam
meningkatkan daya tarik investasi di KEK ETKI Banten. Fasilitas ini direncanakan dikembangkan dan dikelola oleh PT Bundamedik Tbk selaku holding dari jaringan Rumah Sakit Bunda sebagai bagian dari ekspansi jaringan layanan kesehatannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain layanan umum, rumah sakit ini juga akan mengembangkan layanan unggulan seperti fertilitas, kesehatan ibu dan anak, serta bedah berbasis teknologi, guna menangkap potensi devisa yang selama ini keluar akibat tingginya kebutuhan
masyarakat berobat ke luar negeri. Pengembangan ini sekaligus diarahkan untuk mendukung medical tourism, dengan menarik pasien domestik maupun internasional serta meningkatkan aktivitas ekonomi kawasan.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutannya menekankan pentingnya
menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau, sekaligus mendorong peran sektor kesehatan dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita ingin menghadirkan layanan kesehatan yang mudah aksesnya, bagus kualitasnya,
dan murah harganya. Di sisi lain, sektor kesehatan juga memiliki potensi besar untuk
berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Karena itu,
peran swasta menjadi sangat penting untuk mendorong pengembangan sektor ini ke
depan,” ujar Menkes Budi.

Baca Juga :  Riene Novita Serukan Aksi Nyata: Bebaskan Gaza dari Blokade, Berikan Pengakuan pada Palestina

Lindawaty selaku Kepala Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten (PT Sinar Mas Land) menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kesehatan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong kolaborasi yang berkelanjutan dan memperkuat pertumbuhan ekosistem kesehatan di Indonesia, khususnya di KEK ETKI,”ujar Lindawaty.

Sejalan dengan itu, Ivan Rizal Sini selaku Chairman & President Commissioner PT Bundamedik menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas layanan kesehatan berkualitas.
“Pengalaman kami dalam mengembangkan layanan Rumah Sakit Ibu dan Anak di RS Bunda menjadi modal penting untuk berkontribusi dalam pengembangan rumah sakit di KEK ETKI. Melalui kolaborasi ini, kami siap bersinergi dengan Sinar Mas Land dalam mempersiapkan layanan kesehatan yang terintegrasi dan berstandar tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Agus Heru Darjono selaku President Director Bundamedik menegaskan kesiapan Bundamedik dari sisi inovasi dan teknologi layanan.
“Bundamedik merupakan pionir dalam layanan bedah robotik dengan pengalaman lebih dari 13 tahun dan telah menangani lebih dari 800 kasus. Kami juga menjadi satu-satunya di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara, yang berhasil melakukan prosedur sparing mastectomy menggunakan teknologi robotik, serta memiliki kapabilitas lengkap untuk layanan transplantasi ginjal,” ujarnya.

Baca Juga :  DR. Capt. Hakeng Soroti Langkah Malaysia Soal Laut Ambalat: Strategi Persepsi Internasional

Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, KEK ETKI Banten ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2024 pada 7 Oktober 2024 dengan luas 59,68 hektare.

Kawasan ini dikembangkan dalam dua tahap, dengan fokus pada sektor pendidikan
internasional, teknologi digital, kesehatan, dan industri kreatif.

Pada tahap awal pengembangan (Area 1 seluas 29 hektare), kawasan telah mencakup pengembangan fasilitas seperti medical suites, biomedical campus, serta area komersial.

Hingga saat ini, sebanyak 22 pelaku usaha di sektor kesehatan telah mengajukan perizinan, meliputi layanan laboratorium dan riset biomedis, klinik spesialis dan layanan lanjutan seperti IVF, onkologi, dan bedah, serta fasilitas pendukung seperti co-working clinic untuk praktik medis.

Ke depan, kedua pihak akan melanjutkan kerja sama ini ke tahap perencanaan lebih lanjut, termasuk studi kelayakan, perancangan fasilitas, hingga persiapan operasional melalui entitas baru yang akan dibentuk. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional.

Berita Terkait

Fokus Tiga Agenda Krusial, Kecamatan Mauk Gelar Apel Pagi untuk Tingkatkan Kinerja
APDESI Kabupaten Tangerang Apresiasi Roadshow Sosialisasi Kadarkum, Tekankan Manfaat dan Kekompakan Desa
KKP Tindak Pemanfaatan Ruang Laut Tanpa Izin, Dua Perusahaan Disegel di Riau
Sinergi KKP Lepasliarkan Puluhan Ekor Hiu Hasil Penangkaran
Kebersihan Lingkungan Kerja Jadi Prioritas: DBMSDA Tangerang Laksanakan Aksi Korvei di UPTD Pengairan
Hadapi Ancaman El Nino, Menko Polkam Arahkan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jaga Stabilitas Kamtibmas, Situasi Wilayah Tetap Aman dan Kondusif
Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 18:43 WIB

Fokus Tiga Agenda Krusial, Kecamatan Mauk Gelar Apel Pagi untuk Tingkatkan Kinerja

Senin, 22 Juni 2026 - 17:36 WIB

APDESI Kabupaten Tangerang Apresiasi Roadshow Sosialisasi Kadarkum, Tekankan Manfaat dan Kekompakan Desa

Senin, 22 Juni 2026 - 15:20 WIB

KKP Tindak Pemanfaatan Ruang Laut Tanpa Izin, Dua Perusahaan Disegel di Riau

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:48 WIB

Sinergi KKP Lepasliarkan Puluhan Ekor Hiu Hasil Penangkaran

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kebersihan Lingkungan Kerja Jadi Prioritas: DBMSDA Tangerang Laksanakan Aksi Korvei di UPTD Pengairan

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

BRI KC Tangerang Ahmad Yani Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 22 Jun 2026 - 18:52 WIB