Modus Toko Kelontong, Peredaran Obat Terlarang di Jakut Terbongkar

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Suararealitas.coKamis (9 April 2026) — Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara bersama jajaran Polsek mengungkap maraknya peredaran obat-obatan berbahaya di wilayah hukumnya. Dalam kurun Januari hingga April 2026, sebanyak 14 kasus berhasil dibongkar dengan 14 tersangka diamankan.

Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Rohman Yonky Dilatha, menegaskan pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian memberantas peredaran obat ilegal yang kian meresahkan masyarakat.

“Total ada 14 kasus yang kami ungkap. Rinciannya, 1 kasus di Koja, 4 di Penjaringan, 6 di Cilincing, dan 3 di Tanjung Priok. Untuk wilayah lain masih dalam proses pengembangan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari tangan para pelaku, polisi menyita 14.360 butir obat-obatan berbahaya berbagai jenis. Di antaranya Tramadol, Excimer, Trihexyphenidyl, Dextro, hingga obat keras lainnya yang peredarannya dibatasi secara ketat.

Baca Juga :  Polres Tangerang Selatan Bongkar Home Industry Narkotika, Amankan 9 Tersangka dan 21 Kg Tembakau Sintetis

Selain barang bukti obat, petugas juga mengamankan uang hasil penjualan sekitar Rp18 juta.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Ari Galang Saputra, mengungkapkan para pelaku menjalankan bisnis ilegal dengan beragam modus, mulai dari menyamarkan penjualan melalui toko kelontong hingga toko kosmetik.

“Modusnya beragam, ada yang menggunakan sistem COD hingga pengiriman melalui jasa ekspedisi. Ini yang terus kami dalami untuk membongkar jaringan di atasnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh tersangka bukan residivis dan tidak masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka juga diketahui berasal dari jaringan yang berbeda, sehingga pengembangan kasus masih terus dilakukan.

Baca Juga :  Babak Baru Kasus yang Menimpa Lansia di Tegal Alur, Saksi Penggugat Dibongkar Hakim Lantaran Tak Penuhi Syarat Hukum

“Wilayah paling rawan saat ini berada di Cilincing dan Penjaringan,” tegasnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 435 subsider Pasal 436 ayat (1) dan (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, sebagaimana telah diubah dalam Lampiran I UU Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara atau denda hingga Rp5 miliar.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat-obatan terlarang di lingkungan sekitar.

“Peran masyarakat sangat penting untuk memutus rantai peredaran obat berbahaya ini,” tutup Ari.

Berita Terkait

Pelarian Berakhir! Tersangka Pencurian Ditangkap di Rumah Kost Jakarta
Suami Istri Asal Rajeg Korban Penganiayaan di Pandeglang
TPS Soroti Penghentian Kasus Lahan Kavling DPR Neroktog
Debitur di Palembang Minta Perlindungan Komisi III DPR RI, Soroti Rencana Eksekusi Aset Saat Sengketa Masih Berjalan
Pelaku Kejahatan Pencabulan Masih Berkeliaran, Diduga Unit PPA Polresta Tangerang Lamban
Tangkap Pengedar, Narkoba Etomidate Gagal Beredar di Pelabuhan Tanjung Priok
Arisan Online Twins_SJ Diduga Bodong, Puluhan Korban Rugi hingga Rp10 Miliar
Kolaborasi Forkopimcam dan TNI–Polri Warnai Gerakan Bersih Lingkungan di Teluknaga

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 18:30 WIB

Modus Toko Kelontong, Peredaran Obat Terlarang di Jakut Terbongkar

Kamis, 9 April 2026 - 11:03 WIB

Pelarian Berakhir! Tersangka Pencurian Ditangkap di Rumah Kost Jakarta

Kamis, 9 April 2026 - 10:52 WIB

Suami Istri Asal Rajeg Korban Penganiayaan di Pandeglang

Senin, 6 April 2026 - 18:11 WIB

TPS Soroti Penghentian Kasus Lahan Kavling DPR Neroktog

Minggu, 5 April 2026 - 21:53 WIB

Debitur di Palembang Minta Perlindungan Komisi III DPR RI, Soroti Rencana Eksekusi Aset Saat Sengketa Masih Berjalan

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Modus Toko Kelontong, Peredaran Obat Terlarang di Jakut Terbongkar

Kamis, 9 Apr 2026 - 18:30 WIB