Pemkab Tangerang Bantah Keras Dinilai Diam, Tegaskan Penanganan Jalan Rusak Terus Berjalan

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Suararealitas.co ||Pemerintah Kabupaten Tangerang melontarkan bantahan keras terhadap tudingan yang menyebut pemerintah daerah diam dan tidak responsif atas kondisi jalan rusak di wilayah Pasar Kemis yang belakangan menjadi sorotan publik, terlebih setelah adanya kecelakaan yang merenggut nyawa pengendara akibat terjatuh di jalan berlubang.

Lesim menilai pemberitaan yang berkembang telah menyudutkan pemerintah daerah, bahkan mengarah pada opini seolah-olah Bupati Tangerang Maesyal Rasyid tidak mengambil langkah apa pun.

“Itu tidak benar. Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak pernah diam. Kami terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jalan, terutama yang terlihat rusak parah dan berlubang. Jangan digiring seakan-akan pemerintah tutup mata,” tegas Lesim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, dirinya bersama jajaran telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan di sejumlah titik ruas jalan kabupaten. Hasilnya, tidak semua ruas jalan dalam kondisi rusak berat sebagaimana narasi yang beredar.

“Memang ada beberapa titik yang rusak dan berlubang, dan itu sedang dalam proses penanganan. Bahkan sebagian sudah masuk dalam daftar prioritas perbaikan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk ruas kewenangan provinsi,” jelasnya.

Baca Juga :  Hadiri Peluncuran Buku “Indonesia’s Maritime Interest, Cooperation and Capacity Building”, Tedjo Edhy Purdijatno: Pentingnya Menjaga Kekayaan Maritim Indonesia

Lesim menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur tidak bisa dilakukan secara serampangan. Seluruh proses harus melalui tahapan teknis, perencanaan anggaran, hingga mekanisme administrasi sesuai aturan perundang-undangan.

“Setiap pekerjaan ada tahapannya. Tidak bisa hari ini dilaporkan, besok langsung selesai. Ada proses perancangan anggaran, survei teknis, hingga penetapan skala prioritas. Masyarakat perlu tahu bahwa pemerintah bekerja dengan sistem, bukan dengan sensasi,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi kerusakan jalan yang terjadi tahun ini juga dipengaruhi faktor cuaca ekstrem. Curah hujan tinggi dan banjir yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang mempercepat kerusakan di beberapa ruas jalan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Kepala Bidang di DBMSDA, sejumlah ruas jalan kabupaten telah masuk dalam rancangan penanganan Tahun Anggaran 2026. Kepala Dinas BMSDA, H. Iwan Firmansyah, juga telah melakukan pengecekan langsung di sejumlah titik yang dikeluhkan masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur DKI Lantik 1.842 Pejabat DKI Jakarta

“Pak Iwan sudah turun langsung melakukan kontrol. Ini bukti bahwa pemerintah tidak diam. Kami menerima laporan dari masyarakat, dari kepolisian terkait angka kecelakaan, semuanya menjadi bahan evaluasi,” kata Lesim.

Di sisi lain, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid secara tegas telah menginstruksikan seluruh kepala dinas agar segera merespons dan menangani setiap keluhan masyarakat dengan serius.

“Pak Bupati tidak pernah tinggal diam. Instruksinya jelas, setiap laporan masyarakat harus segera ditindaklanjuti. Jadi sangat tidak tepat jika ada narasi yang menyebut pemerintah seolah-olah membiarkan kondisi ini,” tandasnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang pun mengajak semua pihak untuk menyampaikan kritik secara konstruktif dan tidak membangun opini yang justru memperkeruh suasana. Evaluasi dan pembenahan terus dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Berita Terkait

Gerak Cepat, Polsek Cigudeg berhasil Temukan Motor Warga yang Hilang Setalah beberapa Hari Dilaporkan Hilang
Dua Juara, Satu Semangat: PKBM Mutiara Hati Terus Kembangkan Potensi
Musrenbangdes Tulungrejo Bahas RKPDes 2027, Warga Aktif Sampaikan Aspirasi
Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah
Dugaan Intimidasi di Rumah Doa GKPI Rajeg, Laporan Resmi Masuk Polresta Tangerang
Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Terintegrasi dalam Perencanaan Daerah
Kontainer Terbakar di NPCT 1, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gandeng Labfor Lakukan Penyelidikan
Tiga Orang Bawa Sajam Diduga Mengamuk di Jalan Sertu Semanan Kalideres, Warga Minta Polisi Bertindak

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 10:35 WIB

Gerak Cepat, Polsek Cigudeg berhasil Temukan Motor Warga yang Hilang Setalah beberapa Hari Dilaporkan Hilang

Jumat, 25 September 2026 - 08:52 WIB

Dua Juara, Satu Semangat: PKBM Mutiara Hati Terus Kembangkan Potensi

Rabu, 23 September 2026 - 16:05 WIB

Musrenbangdes Tulungrejo Bahas RKPDes 2027, Warga Aktif Sampaikan Aspirasi

Selasa, 22 September 2026 - 17:41 WIB

Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 15:59 WIB

Dugaan Intimidasi di Rumah Doa GKPI Rajeg, Laporan Resmi Masuk Polresta Tangerang

Berita Terbaru