Momentum HUT Ke-130: BRI Rebranding Logo, Perluas Segmen ke Kalangan Muda

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co– Ada yang istimewa pada momentum hari jadi Bank Rakyat Indonesia tahun ini. Di usia yang tak lagi muda, menginjak 130 tahun, BRI rebranding atau memperbarui citra dan identitas visual logonya.

Langkah ini dilakukan untuk memperluas cakupan nasabah, tidak hanya identik kalangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta masyarakat pedesaan, namun juga hadir buat masyarakat perkotaan hingga korporasi besar.

“Keputusan ini mengacu kepada hasil riset Nielsen, Kantar, dan Kadence, bahwa BRI dinilai perlu melakukan rebranding korporasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Pimpinan Cabang BRI Jakarta Menara BRILian Region 7 Jakarta 2 Marco Arief Pramudita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu poin hasil riset tersebut adalah BRI terlalu bergantung pada citra kerakyatan, sehingga muncul persepsi tua di kalangan segmen urban dan anak muda.

Selain itu, layanan digital yang diberikan ke publik belum dianggap aspirasi dan menarik.

“Koneksi emosional dengan brand masih lemah, kemudian identitas brand belum selaras dengan ekspektasi gen Z, terjadi ketidakselarasan sistematik di berbagai sub brand, brand architecture tidak konsisten dan terstruktur, dan yang terakhir adalah less consider di segmen urban,” papar Marco melalui keterangan tertulisnya.

Baca Juga :  Sambut HUT BRI ke-130, BRI BO BSD Gelar Brilian Sportartcular Kategori E-Sport

Marco menuturkan perubahan citra ini diharapkan agar persepsi masyarakat terhadap BRI tidak hanya melayani masyarakat kecil dan kurang terlayani, namun BRI bisa menjadi bank untuk semua orang atau universal.

“Secara lebih luas itu kita ingin menjadi bank yang universal, lebih modern, lebih inklusif, lebih dekat dengan milenial. Kemudian kita memperluas jangkauan kita tidak hanya kuat di pedesaan, tapi juga kita kuat di urban. Tidak hanya kuat melayani rakyat jelata, tapi juga melayani rakyat jelita,” ungkapnya.

Meski begitu, BRI tidak akan melepaskan fokus atau bisnis utama (core business) di sektor UMKM. Saat ini, porsi nasabah UMKM perusahaan mencapai sekitar 60 persen. Ke depan, porsi ini ditargetkan menurun, namun tetap mayoritas.

“Mungkin kita nanti akan jaga di level antara 40-50 persen. Sementara yang lain segmen lain bertumbuh, kita akan keep di situ. Jadi tetap saja BRI itu adalah bank UMKM, semua program pemerintah ada di BRI mulai dari Makan Bergizi Gratis, 3 juta rumah, Koperasi Desa Merah Putih, termasuk penyaluran KUR,” tegasnya.

Baca Juga :  Menuju UMKM Kuliner yang Lebih Sehat, Rumah BUMN BRI Jakarta Kolaborasi dengan Pertamedika IHC Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Adapun pembaharuan dalam identitas BRI pertama dari sisi logo. Perusahaan mengubah visual palet warna, dari awalnya Biru BRI menjadi Biru Nusantara. Warna biru akan tetap menjadi inti identitas BRI, namun diperkaya dengan palet biru sekunder untuk merefleksikan nilai-nilai progresif dan customer centric, meliputi Biru Nusantara, Biru Mentari, dan Biru Cakrawala.

Selain itu, perusahaan juga menyusun arsitektur brand yang lebih terstruktur dan terstandardisasi yang membuat seluruh brand lebih jelas dan mudah dinavigasi.

“Perubahan ini mencakup desain poster dan banner serta kartu baik itu kartu debit basic dan gold, Tabungan Junio, prioritas, private, hingga Brizzi,” tandas Pimpinan Cabang BRI Jakarta Menara BRILiaN Marco Arief Pramudita.

Berita Terkait

Akselerasi Transisi Energi, PT GUT Tampilkan Portofolio Megaproyek EBT di Penutupan Electricity Connect 2026
Perkuat Keandalan dan Efisiensi Objek Vital Nasional, PT GUT Tampilkan Solusi Pemeliharaan Modern di Electricity Connect 2026
Dari Transmisi hingga Gardu Induk, PT GUT Tampilkan Kapabilitas EPC di Electricity Connect 2026
AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru
Kami Para Engineer PT GUT adalah Benteng Pertahanan Tak Terlihat demi Menjaga Urat Nadi Listrik Nusantara
Bukan Sekadar Penonton di Negeri Sendiri, Sebuah Perusahaan EPC 100% Lokal Kini Memimpin Revolusi Hijau dengan Mendobrak Dominasi Asing di Sektor Energi Strategis Nasional
BSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus
Ditjen Hubla Perkuat Pengawasan Penggunaan Perairan, Cegah Potensi PNBP Negara Hilang

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:51 WIB

Akselerasi Transisi Energi, PT GUT Tampilkan Portofolio Megaproyek EBT di Penutupan Electricity Connect 2026

Rabu, 23 September 2026 - 16:37 WIB

Perkuat Keandalan dan Efisiensi Objek Vital Nasional, PT GUT Tampilkan Solusi Pemeliharaan Modern di Electricity Connect 2026

Selasa, 22 September 2026 - 21:38 WIB

Dari Transmisi hingga Gardu Induk, PT GUT Tampilkan Kapabilitas EPC di Electricity Connect 2026

Kamis, 17 September 2026 - 12:13 WIB

AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru

Rabu, 16 September 2026 - 12:35 WIB

Kami Para Engineer PT GUT adalah Benteng Pertahanan Tak Terlihat demi Menjaga Urat Nadi Listrik Nusantara

Berita Terbaru