Menko Polkam: Guru Hebat Penentu Masa Depan Bangsa

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Suararealitas.co— Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menekankan bahwa pendidikan menjadi faktor yang sangat menentukan arah masa depan bangsa. Oleh karena itu, kualitas guru menjadi kunci utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Pendidikan sangat menentukan. Guru harus hebat, karena akan menciptakan dan mencetak manusia yang hebat untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik,” tegas Menko Djamari dalam acara “Pembukaan Silaturahmi Alim Ulama dan Rapat Kerja Nasional Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) & Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN)” di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (14/2/2026).

Pada kesempatan tersebut, Menko Djamari mengulas singkat tentang kemerdekaan Indonesia yang tidak terlepas dari jerih payah para ulama, guru, dan santri Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, semangat perjuangan tersebut harus terus diwarisi dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dengan tekad yang kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemerdekaan Indonesia salah satunya karena jerih payah para ulama, guru, dan santri NU. Mari kita warisi semangat mereka dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, tentunya dengan semangat dan tekad yang kuat,” ujar Menko Polkam.

Baca Juga :  ASIPPER 2025 Jadi Ruang Kolaborasi Akademisi, Praktisi, dan Pembuat Kebijakan dalam Reformasi Hukum Indonesia

Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan yang diraihnya saat ini tidak terlepas dari peran para guru yang telah mendidiknya. Hal tersebut, menurutnya, menunjukkan betapa terhormat dan strategisnya profesi guru dalam pembangunan bangsa.

“Saya bisa seperti ini karena guru. Betapa terhormatnya profesi guru, karena itu, profesi guru sangat penting dan menjadi kunci utama dalam pembangunan bangsa ke depan,” lanjutnya.

Menutup pernyataannya, Menko Polkam menegaskan bahwa profesi guru memiliki peran yang sangat kuat, penting, dan dominan dalam menjawab harapan besar bangsa, sehingga harus disikapi dengan kesungguhan dan komitmen bersama.

“Profesi guru itu sangat kuat, sangat penting, dan sangat dominan. Harapan besar bangsa ini harus ditanggapi dengan sangat bersungguh-sungguh,” harapnya.

Hadir juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai JKSN memiliki peran strategis sebagai penyejuk dan pendamai di tengah masyarakat. Menurutnya, para kiai dan santri mampu memberikan rujukan yang tepat demi kebaikan bersama. “Semua bisa memberikan referensi yang tepat dengan penuh kebaikan demi kebaikan. Para santri tentu perlu memiliki komitmen bagaimana ini menjadi rumah besar yang menyejukkan kita semua,” ujar Khofifah.

Baca Juga :  Pakar Komunikasi : Hoaks Ancam Kepercayaan Publik dan Stabilitas Ekonomi Nasional

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara wawasan global dan kearifan lokal dalam membangun karakter bangsa. “Dari sisi mindset, harus memiliki wawasan global, tetapi dari sisi kebijakan harus berbasis local wisdom. Dengan local wisdom dan global mindset, mestinya dapat terbangun karakter akhlakul karimah,” tambah Gubernur Jatim.

Ketua Umum PERGUNU dan JKSN, K.H. Asep Saifuddin Chalim juga menyampaikan pandangan senada bahwa pondok pesantren memiliki peran sentral dalam sejarah perjuangan bangsa, khususnya melalui penyelenggaraan pendidikan sebagai bagian dari perlawanan terhadap penjajahan. Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga benteng kebangsaan.

“Pondok Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga benteng kebangsaan, sehingga pondok pesantren harus mengembangkan paham Ahlussunnah wal Jama’ah, sehingga persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud,” ujar Asep.

Berita Terkait

SPN Polda Metro Gelar Ekspedisi Darat, Bentuk Siswa Polri Presisi dan Humanis
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berbagi Kebahagiaan, Santuni 40 Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara, Bahas Kamtibmas dan Kerukunan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung ke Muara Angke, Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Spot
Lebih dari 1.000 Peserta Ramaikan Fun Walk KOWANI, Gaungkan Tempe Indonesia Menuju UNESCO
Wakil Camat Grogol Petamburan: AI dan Big Data Jadi Bekal Membangun Kota Masa Depan
Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai
Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45 WIB

SPN Polda Metro Gelar Ekspedisi Darat, Bentuk Siswa Polri Presisi dan Humanis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berbagi Kebahagiaan, Santuni 40 Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung ke Muara Angke, Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Spot

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Lebih dari 1.000 Peserta Ramaikan Fun Walk KOWANI, Gaungkan Tempe Indonesia Menuju UNESCO

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Wakil Camat Grogol Petamburan: AI dan Big Data Jadi Bekal Membangun Kota Masa Depan

Berita Terbaru

oplus_2

Berita Aktual

Heboh! Si Jago Merah Mengamuk di Sentra Kosambi, 3 Gudang Dilalap Api

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:29 WIB