Dorong Transformasi Pasar Jadi Tempat Budaya dan Wisata

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Suararealitas.co – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam melakukan transformasi pasar tradisional sebagai katalis pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Transforming Jakarta’s Markets: Leveraging Markets as Urban Catalysts for Inclusive and Sustainable City Development di Ruang Pola, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/02/2026).

“Pasar di Jakarta memiliki potensi besar untuk bertransformasi dari sekadar ruang transaksi harian menjadi destinasi perkotaan yang bernilai ekonomi, sosial, dan kultural tinggi. Transformasi ini sejalan dengan arah pembangunan Jakarta menuju kota global sebagaimana tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah

Menurut Gubernur Pramono, revitalisasi pasar harus ditempatkan sebagai bagian penting dari pengembangan ekonomi perkotaan yang berdaya saing dan inklusif. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta sempat mengadakan lomba digitalisasi di 20 pasar selama dua minggu. Hasilnya, terjadi peningkatan transaksi hampir 47 persen. Hal tersebut menunjukkan kemampuan masyarakat yang cepat dalam beradaptasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini, transaksi ekonomi di pasar Jakarta mencapai lebih dari Rp150 triliun per tahun. Terdapat 153 pasar yang potensinya sangat besar dengan sekitar 286 ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Inilah kekuatan utama ekonomi Jakarta,” ujarnya.,” tuturnya.

Baca Juga :  Apresiasi Kinerja Kejari Jakbar, Umar Abdul Aziz: Luar Biasa, Berani Tangkap Tanpa Diskriminasi dan Pandang Bulu

Menurut Gubernur Pramono, revitalisasi pasar harus ditempatkan sebagai bagian penting dari pengembangan ekonomi perkotaan yang berdaya saing dan inklusif. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta sempat mengadakan lomba digitalisasi di 20 pasar selama dua minggu. Hasilnya, terjadi peningkatan transaksi hampir 47 persen. Hal tersebut menunjukkan kemampuan masyarakat yang cepat dalam beradaptasi.

“Saat ini, transaksi ekonomi di pasar Jakarta mencapai lebih dari Rp150 triliun per tahun. Terdapat 153 pasar yang potensinya sangat besar dengan sekitar 286 ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Inilah kekuatan utama ekonomi Jakarta,” ujarnya.

Gubernur Pramono berharap pasar di Jakarta dapat berkembang menjadi pusat ekonomi kreatif, interaksi sosial, ruang pelestarian budaya, sekaligus simpul pengembangan kawasan yang terintegrasi. Menurutnya, pasar-pasar di Jakarta sudah berada pada level internasional karena pengunjung datang tidak sekadar berbelanja, tetapi juga mencari pengalaman dan kenyamanan.

Baca Juga :  Penertiban Bangunan Tanpa Izin, Pemprov DKI Amankan Lahan Milik Kemenkeu yang Dikuasai Warga di Rawa Buaya

“Di Jakarta sudah ada beberapa pasar yang mulai dinikmati wisatawan mancanegara, seperti kawasan Glodok–Pecinan, Pasar Baru, Blok M, Pasar Santa, dan lainnya. Namun, kita tetap perlu melakukan pembenahan, baik dari sisi infrastruktur fisik, sistem pembayaran melalui digitalisasi, peningkatan keamanan, hingga penanganan praktik premanisme parkir,” jelasnya.

Gubernur Pramono berharap kolaborasi terus ditingkatkan dalam pengembangan pasar. Salah satunya, melalui FGD seperti ini yang diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk ditindaklanjuti oleh Perumda Pasar Jaya dalam rencana pengembangan lima tahun ke depan.

“Pengembangan pasar dapat terwujud apabila koordinasi dilakukan secara baik. Saya mengapresiasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta yang menginisiasi FGD ini. Mudah-mudahan hasilnya dapat menjadi milestone atau rencana strategis untuk perbaikan 153 pasar di Jakarta,” tutupnya.

Kegiatan FGD ini dihadiri Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, beserta jajaran, para pejabat dari PD Pasar Jaya, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Penulis : Kipray

Editor : Eka

Berita Terkait

Pungut ‘Upeti’ dari PKL Mencuat, Kasatpol PP Jakut Janji Tindak Tegas Jika Terbukti
Kuasai Trotoar dan Bahu Jalan, PKL Danau Sunter Setor ‘Upeti’ ke Satpol PP hingga TNI?
Pemkot Jakbar Gerak Cepat Bersihkan Gunungan Sampah Liar di Kedoya Selatan, OTT Pelaku Disiapkan
Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa
Ajang Pencarian Talenta Muda Berpengaruh 2026 di Jakarta Utara Resmi Dimulai
Perluas Akses Pendidikan Masyarakat, Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta 
Wagub DKI Hadiri JGTC di TIM
Menteri LH Ajak Masyarakat Disiplin Pilah Sampah Demi Sukseskan Program Waste to Energy

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:27 WIB

Pungut ‘Upeti’ dari PKL Mencuat, Kasatpol PP Jakut Janji Tindak Tegas Jika Terbukti

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:48 WIB

Kuasai Trotoar dan Bahu Jalan, PKL Danau Sunter Setor ‘Upeti’ ke Satpol PP hingga TNI?

Kamis, 30 April 2026 - 13:23 WIB

Pemkot Jakbar Gerak Cepat Bersihkan Gunungan Sampah Liar di Kedoya Selatan, OTT Pelaku Disiapkan

Rabu, 29 April 2026 - 20:55 WIB

Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa

Senin, 27 April 2026 - 12:22 WIB

Ajang Pencarian Talenta Muda Berpengaruh 2026 di Jakarta Utara Resmi Dimulai

Berita Terbaru

Berita Aktual

Hardiknas di PKBM Mutiara Hati: Bukan Upacara, Ini Perlawanan!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:15 WIB

Nasional

KKP Rampungkan Pembangunan 65 KNMP Tahap I

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:16 WIB