BKTN–PII Tegaskan Kesiapan Insinyur dan Industri Nasional Dukung Pembangunan PLTN Pertama di Indonesia

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 13 Oktober 2025 — Badan Keahlian Teknik Nuklir Persatuan Insinyur Indonesia (BKTN–PII) bersama Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menggelar Workshop Nasional bertajuk “Re-Industrialisasi: Kesiapan Insinyur Profesional dan Industri dalam Mendukung Pembangunan PLTN Pertama di Indonesia”, Senin (13/10) di Graha Rekayasa Indonesia, Jakarta Selatan.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid meeting ini diikuti oleh sekitar 30–40 peserta yang hadir secara langsung dan lebih dari 400 peserta daring dari berbagai bidang keahlian — meliputi insinyur profesional, akademisi, pelaku industri, regulator, serta perwakilan lembaga pendidikan tinggi dan asosiasi teknik.

Dalam sambutannya, Ketua BKTN PII, Dr. Ir. Khoirul Huda, M.Eng., IPU, menegaskan pentingnya peran insinyur nasional untuk bersatu dan berkolaborasi guna memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan industri nasional dalam menyongsong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia.

“Kita tidak bisa hanya menjadi penonton dalam pembangunan PLTN. Ini adalah momentum untuk membangkitkan kembali semangat reindustrialisasi nasional, di mana insinyur Indonesia harus berada di garis depan—mulai dari perencanaan, rekayasa, hingga pengoperasian,” ujar Khoirul Huda dalam sambutannya.

Ia menambahkan, pembangunan dua unit PLTN berkapasitas masing-masing 2×250 MW yang tercantum dalam RUPTL 2025–2034 bukan hanya agenda energi, melainkan juga agenda kemandirian teknologi dan kebangkitan industri nasional.

“BKTN bersama PII ingin memastikan bahwa seluruh potensi dan kemampuan insinyur kita tersinergi. Dengan kolaborasi lintas disiplin, kita dapat memastikan PLTN pertama Indonesia dibangun dengan standar keselamatan, keamanan, dan kualitas internasional,” tegasnya.

Workshop ini dirancang secara interaktif dengan sesi paparan para ahli, diskusi panel, dan group discussion yang menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis. Para peserta membahas tiga aspek utama: (1) kesiapan dan pengembangan SDM profesional di bidang nuklir, (2) peningkatan kapasitas industri nasional untuk mendukung rantai pasok PLTN, serta (3) penguatan regulasi dan standar keselamatan nuklir, termasuk aspek Quality, Safety, Security, Safeguard, dan transportasi.

Baca Juga :  Kemenko Polkam : PSE Lingkup Privat Harus Tetap Dilaksanakan Sesuai Regulasi

Sebagai tindak lanjut konkret, forum ini sepakat membentuk komunitas SDM profesional dan industri PLTN yang akan menjadi wadah kolaborasi teknis antar-insinyur dan pelaku industri dalam pengembangan energi nuklir di Indonesia.

“Kita akan menyiapkan roadmap aksi nyata hasil workshop ini sebagai bagian dari program kerja BKTN dan PII ke depan. Tujuan akhirnya adalah membangun kemandirian bangsa dalam bidang energi berbasis teknologi tinggi,” pungkas Khoirul Huda.

Melalui kegiatan ini, BKTN–PII menegaskan komitmen untuk memperkuat kapasitas nasional dalam menghadapi era energi baru, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah menuju transisi energi bersih dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Sidang Doktor AKP Rifaizal Samual di hadiri Tokoh Golkar Bambang Soesatyo
Terbang Langsung Dari Singapura, KEK Tanjung Kelayang Siap Jadi Destinasi Pariwisata Berkualitas
KKP Pastikan Aksi Iklim Karbon Biru Berbasis Data dan Sains
Wapres Lepas Keberangkatan Presiden Prabowo Hadiri KTT Ke-48 ASEAN di Filipina
KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Skala Usaha Perikanan di KNMP
Camat Mauk Tinjau Langsung Rumah Reyot di Kijereng, Janjikan Bantuan untuk Warganya
Menko Polkam Reaktivasi Desk Nasional Karhutla 2026, Sumsel Diminta Siaga Hadapi Musim Kemarau
ATR BPN Kabupaten Tangerang Gebrak 29 Kecamatan dengan Gemapatas Tawaf, Legalitas Tanah Wakaf Dipercepat

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Sidang Doktor AKP Rifaizal Samual di hadiri Tokoh Golkar Bambang Soesatyo

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:40 WIB

KKP Pastikan Aksi Iklim Karbon Biru Berbasis Data dan Sains

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:36 WIB

Wapres Lepas Keberangkatan Presiden Prabowo Hadiri KTT Ke-48 ASEAN di Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:35 WIB

KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Skala Usaha Perikanan di KNMP

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:57 WIB

Camat Mauk Tinjau Langsung Rumah Reyot di Kijereng, Janjikan Bantuan untuk Warganya

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

KUAS Optimistis Kinerja Tumbuh pada 2026, Bidik Penjualan Rp192 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:25 WIB