Platform Aset Keuangan Digital teregulasi bertujuan menyalurkan 30% dari kebutuhan FDI tahunan Indonesia senilai $150 miliar

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Targetkan Aliran Investasi $10 Miliar untuk Dukung Indonesia Emas 2045

[8 September 2025, Jakarta] – PT Edena Capital Nusantara menggelar konferensi pers hari ini di The Acre, Menteng, Jakarta, untuk secara resmi mengumumkan rencana pencatatan Token EDENA di Indodax dan mengungkapkan persiapan lanjutan untuk Platform Aset Keuangan Digital Indonesia.  

Acaraini dihadiri oleh seluruh jajaran direksi PT Edena Capital Nusantara termasuk President Director: Wook Lee, Director: Chase S. Cho dan Yayang Ruzaldy, Commissioner: Rendy Ronaldy Bimantara dan Rob Clinton Kardinal, bersama perwakilan dari Indodax.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konferensi pers tersebut, perusahaan mengumumkan komitmennya untuk membawa investasi asing senilai $10 miliar pada 2026 dan meningkat hingga $50 miliar pada 2027, mendukung langsung Visi Indonesia Emas 2045 yang membutuhkan $150 miliar investasi asing langsung tahunan.

Mendukung Indonesia Emas 2045

Visi Indonesia Emas 2045 bertujuan menjadi negara maju dengan ekonomi $7 triliun. Saat ini, Indonesia hanya meraih kurang dari 1% dari pasar tokenisasi global senilai $16 triliun yang diproyeksikan pada 2030 (Boston Consulting Group).

“Transformasi keuangan global sedang terjadi sekarang, dengan BlackRock memindahkan $10 triliun ke aset tokenisasi,” kata Wook Lee, Presiden Direktur PT Edena Capital Nusantara. “EDENA akan menjembatani modal global ke Indonesia melalui platform EDEX kami, memanfaatkan blockchain konsorsium Auronis untuk keamanan dan transparansi.”

Baca Juga :  Dedikasi dan Loyalitas, BRI Cabang Hayam Wuruk Berikan Penghargaan Yubilaris 15 dan 20 Tahun dalam Rangka HUT ke-130

Dampak Ekonomi Nyata

Platform Aset Keuangan Digital EDENA akan mendemokratisasi akses investasi untuk 270 juta penduduk Indonesia dengan investasi minimum mulai dari Rp 100.000. Platform ini diproyeksikan untuk:

● Menciptakan 100.000+ lapangan kerja baru di sektor teknologi dan keuangan

● Mengurangi biaya pendanaan UKM hingga 50% melalui akses modal langsung

● Meningkatkan likuiditas pasar 5x melalui perdagangan 24/7

● Menghasilkan $10 miliar investasi asing pada 2026, meningkat hingga $50 miliar pada 2027

Platform Terbukti & Kepatuhan Regulasi

EDENA beroperasi di Singapura, Korea Selatan, Kamboja, Indonesia, dan Mesir, dengan hak ekspansi ke 70 negara. Perusahaan memiliki sertifikasi ISO 27001 dan ISO 9001, memastikan kepatuhan penuh regulasi untuk aset keuangan digital di Indonesia. Perusahaan baru-baru ini mengamankan joint venture dengan BEK Group yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Mesir Ibrahim Mahlab.

Utilitas Token EDENA

Token EDENA, yang akan dicatatkan di Indodax, berfungsi sebagai kendaraan investasi utama untuk aset tokenisasi dan memungkinkan transaksi lintas batas yang mulus. Token ini memberikan diskon biaya perdagangan hingga 50%, hak tata kelola, dan akses ke kredit karbon tokenisasi serta aset lingkungan.

Baca Juga :  Wujudkan Perbankan Inklusif, BRI KCP Palem Semi Beri Pendampingan Khusus BRImo bagi Nasabah Lansia

Fitur Platform Aset Keuangan Digital Indonesia

Pengembangan platform fokus pada:

● Perdagangan Kredit Karbon: Potensi karbon Indonesia senilai $100+ miliar dapat diperdagangkan secara global

● Pembungkusan Asuransi Institusional: Diskusi dengan perusahaan asuransi untuk memungkinkan partisipasi dana pensiun

● Edukasi Komunitas: Kolaborasi dengan komunitas kripto dan developer lokal

● Integrasi Lintas Batas: Perdagangan mulus dengan Singapura, Korea Selatan, dan pasar ASEAN

Visi Strategis 2025-2027

● 2025: Peluncuran Platform Aset Keuangan Digital Indonesia fokus pada kredit karbon

● 2026: $25 miliar aset ditokenisasi di seluruh pasar

● 2027: $100 miliar aset dikelola, hub ASEAN-MENA beroperasi penuh

“Hari ini menandai perjalanan Indonesia menuju kepemimpinan dalam revolusi aset tokenisasi global,” kata Yayang Ruzaldy, Direktur PT Edena Capital Nusantara. “Dengan keterlibatan pemangku kepentingan yang kuat dan teknologi kelas dunia, kami mengarahkan gelombang tokenisasi $16 triliun ke Indonesia.”

Berita Terkait

PRISMA Dorong Standar HSE Data Center Naik Kelas, Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Proyek Mission Critical
GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC
Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian
Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi
150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional
Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD
238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT
Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:42 WIB

PRISMA Dorong Standar HSE Data Center Naik Kelas, Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Proyek Mission Critical

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:23 WIB

GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:16 WIB

150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional

Berita Terbaru

oplus_2

Berita Aktual

Heboh! Si Jago Merah Mengamuk di Sentra Kosambi, 3 Gudang Dilalap Api

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:29 WIB