Proyek Pembangunan Saluran Air di Kamal Kalideres Tak Gunakan Alas 5 Cm

- Jurnalis

Senin, 4 November 2024 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek perbaikan saluran air di kawasan pemukiman wilayah Kamal, Kalideres, yang pemasangan U-ditch tak menggunakan alas 5 cm. (Foto: Ekslusif suararealitas.com) 

JAKARTA – Proyek penataan permukiman di wilayah kendali Suku Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Jakarta Barat yang di kerjakan oleh beberapa kontraktor terkesan memang sudah menjadi langganan Pemkot tersebut sehingga menuai sorotan dari masyarakat. 

Pasalnya, pengerjaan proyek saluran air di kawasan pemukiman warga tersebut dari pantauan wartawan di beberapa lokasi pemasangan U-ditch hampir semuanya tidak menggunakan perekat atau alas kerja sebagai mana yang sudah tercantum dalam rancangan belanja barang pekerjaan teknik umum. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak digunakannya alas kerja yang dimaksud menggunakan sirtu yang dicampur semen dan pasir setebal 5 cm dibawah sebelum dilakukan pemasangan U-ditch bertujuan untuk perekat agar U-dith tidak berubah posisi itu berdampak pada kualitas dan daya tahan pekerjaan tersebut. 

Baca Juga :  Pameran Kaligrafi Internasional JIC Kendari Resmi Ditutup: 8.000 Pengunjung Ramaikan Selama Delapan Hari

Salah satu lokasi proyek yang sedang dikerjakan di wilayah RW 01 Kamal, Kecamatan Kalideres, dari pantauan wartawan tidak adanya alas kerja yang digunakan dalam pemasangan U-ditch pada pekerjaan tersebut. 

Menurut warga hampir seluruhnya pekerjaan pembangunan saluran air di kawasan pemukiman itu tidak ada yang menggunakan alas kerja. 

“Nggak ada yang dipasang alas kerja, semuanya selesai digali langsung masuk U-ditch nya ke saluran itu,” kata salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Minggu (3/10).

Baca Juga :  Empati Tinggi, Ketua LMK Cepat dan Tanggap Bantu Warga Terdampak Banjir di Tegal Alur

Pekerjaan sepanjang 300 meter kiri dan kanan tersebut menurut dia, bahwa juga tidak melihat adanya papan informasi masyarakat untuk mengetahui berapa anggaran yang digunakan untuk pembangunan saluran air tersebut. 

“Kalau perusahaan yang sama mengerjakan proyek seperti ini mungkin semuanya tidak mengunakan alas kerja, karena di beberapa lokasi yang kami temukan hampir sama semuanya. Selain di Kamal juga ada di wilayah Kelurahan Kalideres,” tegasnya.

Ia berharap kepada pihak Suku Dinas Perumahan terutama PPK maupun konsultan pengawas untuk bekerja hati-hati, dan lebih jeli dalam melakukan pemeriksaan pekerjaan.

(Acl)

Berita Terkait

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma
Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati
Ahli Waris Minta Mahkamah Agung Kawal Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:29 WIB

Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan

Berita Terbaru

Nasional

Gubernur DKI Buka Konferensi WAPOR Asia Pasifik 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 21:14 WIB