BPH Migas Dorong pembangunan Infrastruktur Gas Bumi di Wilayah Jawa Tengah

- Jurnalis

Kamis, 22 Agustus 2024 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jateng, (22/8) – Pemanfaatan sumber energi gas bumi nasional untuk kawasan industri dan rumah tangga terus dikembangkan. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mendorong pembangunan infrastruktur gas bumi dan memastikan pasokan gas bumi melalui pipa dengan harga yang kompetitif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BPH Migas terus mendukung pembangunan interkoneksi jaringan pipa gas bumi Cirebon Semarang (tahap I dan II) yang tersambung dengan pipa ruas transmisi Gresik-Semarang, guna menyediakan dan menyalurkan energi gas bumi kepada industri dan masyarakat,” ujar Anggota Komite BPH Migas Wahyudi Anas saat melakukan kunjungan lapangan di Metering Regulating Station (MRS) di Kawasan Industri Tambak Aji, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (21/08/2024). 

Wahyudi menambahkan, upaya pemerintah dalam pendistribusian gas bumi melalui pipa pada era transisi energi saat ini memberikan akses energi yang lebih mudah dan dengan harga yang kompetitif.

Selain itu, Wahyudi melihat adanya nilai tambah, pasca peralihan sistem pengaliran gas bumi yang semula menggunakan Compressed Natural Gas (CNG), menjadi pipa yang tersambung pada ruas transmisi Cirebon Semarang (Cisem) Tahap I dan pasokan gas bumi berasal dari lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB).

Baca Juga :  Peti Pendingin Jenazah Bantuan Polda Riau Tiba di RSUD Lubuk Basung Agam

“Ini membantu investor di sektor industri dalam mengoperasikan kebutuhan mereka dan untuk meningkatkan pemerataan energi gas bumi kepada masyarakat di seluruh wilayah Jawa Tengah,” imbuhnya. 

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman mendukung upaya badan usaha untuk dapat memperluas potensi konsumen gas bumi yang akan merasakan kebermanfaatan dari integrasi pipa Cisem Tahap I. 

“Dibutuhkan master plan pembangunan pipa distribusi gas bumi sebagai langkah keberlanjutan dari serapan gas yang mengalir di pipa Cisem untuk masyarakat dan industri,” ucapnya. 

*Kunjungan ke Kawasan Industri Kendal*

Di hari yang sama, BPH Migas juga mengunjungi Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, guna memastikan penyaluran gas bumi kepada seluruh konsumen industri berjalan dengan lancar. Wahyudi menjelaskan bahwa manfaat dari penyaluran gas bumi juga dirasakan secara langsung konsumen yang berada di kawasan industri tersebut.

Baca Juga :  Pidato Dies Natalis Ke-60 IPB, Presiden Dorong Inovasi Besar Hadapi Tantangan Krisis Global

“Selain menunjang produksi, penggunaan gas bumi juga tidak mengalami gangguan. Sehingga, pengoperasian perusahaan dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Wahyudi menambahkan, dengan minimnya kendala yang dimulai dari pemasangan instalasi hingga penyaluran gas bumi melalui pipa ini, konsumen merasa lebih aman.

Jaringan pipa distribusi gas bumi yang dioperasikan oleh Badan Usaha (PT PGN) di Jawa Tengah saat ini, telah dimanfaatkan oleh Pembangkit Listrik Tambak Lorok, 32 sektor industri yang tersebar di Kawasan Industri Demak-Semarang, Kawasan Industri Tambak Aji, Kawasan Industri Wijaya Kusuma, Kawasan Industri Kendal, dan Kawasan Industri Batang, dan sekitar 12.587 pelanggan jaringan gas rumah tangga yang berada di kota Semarang.

Turut hadir pada kunjungan ini Anggota Komite BPH Migas Eman Salman Arief, Iwan Prasetya Adhi, Saleh Abdurrahman, dan didampingi oleh Area Head PT. PGN, Tbk. Semarang Sugianto Eko Cahyono.

Berita Terkait

Jembatan BBS Usai Direhabilitasi Malah Dipersoalkan, Warga Soroti Miras, Prostitusi dan CCTV
Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional
PLN Serahkan Buku Tabungan dan Rekening Pembayaran Kompensasi kepada Warga Warakas
Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
Sengketa Tanah Warisan Keluarga H. Abdul Halim Kembali Mencuat, H. Makawi Minta Perlindungan Hukum kepada KPK
Si Jago Merah Ngamuk di Pergudangan Kosambi Permai, Polisi Dalami Motifnya
Melalui Bankeu 2026, Pemerintah Desa Puraseda Bangun TPT
Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:22 WIB

Jembatan BBS Usai Direhabilitasi Malah Dipersoalkan, Warga Soroti Miras, Prostitusi dan CCTV

Kamis, 17 September 2026 - 19:02 WIB

Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

PLN Serahkan Buku Tabungan dan Rekening Pembayaran Kompensasi kepada Warga Warakas

Kamis, 17 September 2026 - 15:43 WIB

Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet

Kamis, 17 September 2026 - 12:31 WIB

Sengketa Tanah Warisan Keluarga H. Abdul Halim Kembali Mencuat, H. Makawi Minta Perlindungan Hukum kepada KPK

Berita Terbaru