Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPerkuat Kemitraan, Indonesia-Australia Berkomitmen Penuhi Resolusi Anak Yang Terasosiasi TerorismeKomentar: 0

Perkuat Kemitraan, Indonesia-Australia Berkomitmen Penuhi Resolusi Anak Yang Terasosiasi Terorisme

Suara Realitas, 7 Juni 2024, 13:16 WIB · 1 menit bacaBaca di App
Huruf

Jakarta – Indonesia dan Australia akan memperkuat kemitraan melalui implementasi resolusi penanganan anak yang terasosiasi dengan kelompok teror, yang disahkan dalam forum The Commission on Crime Prevention and Criminal Justice (CCPCJ) di Wina, Austria, pada Mei 2024 lalu. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si., mengatakan Bahwa Indonesia dan Australia memiliki perhatian yang sama terkait isu tersebut  sehingga implementasi resolusi harus mendapat dukungan penuh oleh Polisi Federal Australia (AFP). 

Baca Juga :  Dalam Rangka Memeratakan Budaya K3, Kemnaker Luncurkan Program K3 Nasional 2024-2029

“Indonesia dan Australia memiliki perhatian yang sama terkait masalah anak-anak yang terasosiasi terorisme oleh karena itu perlu dukungan AFP dalam pelaksanaan resolusi,” kata Komjen Rycko saat audiensi bersama Komisioner AFP, Reece Kershaw, pada hari Kamis (6/6/2024). 

Resolusi yang diajukan sebagai inisiatif BNPT dalam keanggotaan Indonesia pada CCPCJ 2024-2026 ini mendorong komitmen global untuk mengakhiri kekerasan serta memberikan pelindungan terhadap anak sebagai strategi jangka panjang dalam melawan terorisme. 

Baca Juga :  Menag Gelar Rakornas Zakat 2023 Mengusung Tema "Menguatkan Kolaborasi dan Sinergi Program Maslahat Keagamaan Umat"

Sebagai tindak lanjut, BNPT mendorong pertemuan Inter-governmental Expert Group (IEG) yang akan membahas terkait panduan dalam menangani anak yang terasosiasi terorisme. Pertemuan ini rencananya akan diselenggarakan pada awal tahun depan. 

Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain