Bikin Resah, Warga Minta Pemkab Tutup Galian Tanah Ilegal di Desa Gintung Kecamatan Sukadiri.

- Jurnalis

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang – Aktivitas galian tanah ilegal di Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang, kembali meresahkan warga. Pasalnya sudah berbulan-bulan aktivitas itu seolah dibiarkan Pemerintah Desa Gintung dan Kecamatan Sukadiri serta Pemkab Tangerang.

Hal itu diungkapkan Irfan Maulana salah satu aktivis Lingkungan Tangerang Utara Menurutnya, galian tanah tersebut sangat mengganggu karena merusak lingkungan dan merusak jalan umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irfan Maulana mengungkapkan, selain kekacauan akibat galian tanah ilegal, muncul modus operandi calo tanah yang memanfaatkan situasi untuk mengeruk keuntungan pribadi. 

Baca Juga :  Bangun Komitmen Penanggulangan Zero Diskriminasi HIV 2030, JIP Gelar Media Briefing

Disamping itu Pihak Desa Gintung dan Kecamatan Sukadiri seolah-olah melakukan pembiaran terhadap aktivitas galian tanah ilegal tersebut, di karenakan armada-armada/mobil tanah melintas persis di depan Halaman Kantor Desa Gintung Kecamatan Sukadiri.

Irfan Maulana menuturkan adanya dugaan pungli serta penerbitan surat izin galian ilegal oleh Kepala Desa Gintung (Amsuri) dan Camat Sukadiri (Ahmad Hapidz).

Baca Juga :  Wonderlux Hadirkan Inovasi Terbaru Rangkaian Conditioner untuk Solusi Masalah Rambut

Irfan Maulana sudah melaporkan Kepala Desa Gintung dan Camat Sukadiri terkait tindakan  pembiaran terhadap aktivitas galian tanah ilegal itu kepada Ombudsman RI pada hari Senin 24 Juni 2024.

Irfan berharap pihak-pihak terkait dapat menindaklanjuti laporan terhadap aktivitas galian tanah ilegal yang sangat merusak lingkungan tersebut.

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Gelar Dialog Desk Ketenagakerjaan, Serap Aspirasi Buruh Secara Langsung
Kapolda Metro Jaya Serahkan Pin Emas Kapolri kepada Personel Ditresnarkoba PMJ Pengungkap Sabu 516 Kg Jaringan Internasional
Kades Purasari  Paparkan Hasil Asesmen Pasca Banjir dan Longsor 
Babinsa Koramil -16/Leuwiliang Turun Langsung Kelokasi Bencana di Purasari
Panglima TNI Sinergikan TNI dan Pemda untuk Percepatan Pembangunan di Daerah
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Purasari Leuwiliang Sejumlah Rumah Warga Rusak
Lahan Milik Liliana Setiawan, Kembali di Serobot dan Dipasang Plang Oleh Pihak H.Muchaji
Apical Perkuat Kapasitas UMKM Kuliner melalui Kolaborasi dengan Suku Dinas Jakarta Utara

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:51 WIB

Polda Metro Jaya Gelar Dialog Desk Ketenagakerjaan, Serap Aspirasi Buruh Secara Langsung

Rabu, 22 April 2026 - 10:49 WIB

Kapolda Metro Jaya Serahkan Pin Emas Kapolri kepada Personel Ditresnarkoba PMJ Pengungkap Sabu 516 Kg Jaringan Internasional

Rabu, 22 April 2026 - 01:22 WIB

Kades Purasari  Paparkan Hasil Asesmen Pasca Banjir dan Longsor 

Selasa, 21 April 2026 - 16:21 WIB

Babinsa Koramil -16/Leuwiliang Turun Langsung Kelokasi Bencana di Purasari

Selasa, 21 April 2026 - 01:24 WIB

Panglima TNI Sinergikan TNI dan Pemda untuk Percepatan Pembangunan di Daerah

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

DKTF Bagi Dividen Rp70 per Saham, Target Laba 2026 Tembus Rp630 Miliar

Rabu, 22 Apr 2026 - 16:03 WIB

Hukum & Kriminal

Diduga Jual Obat Keras Terbatas, Toko Kelontong di Cakung Jadi Sorotan

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:07 WIB