Pimpin Acara Tradisi Penerimaan Paja Abit Sepa PK, Susgakes dan PSDP, Kasad Tegaskan Ini

- Jurnalis

Senin, 21 Agustus 2023 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kalian direkrut karena spesialisasi, kemampuan dan keilmuan yang kalian miliki, tapi kalian tidak boleh lupa bahwa kalian adalah seorang perwira. Hari ini, kalian telah berikrar bahwa kalian mempunyai kode etik sebagai perwira “Budi Bhakti Wira Utama”.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman di hadapan 204 Perwira Remaja (Paja) dalam acara tradisi penerimaan Paja TNI AD Abituren Sepa PK, Susgakes dan PSDP TA 2023, di lapangan upacara Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (21/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Kasad menjelaskan makna “Budi Bhakti Wira Utama” kepada para Paja. Dimana “Budi” bermakna seorang perwira harus memiliki budi pekerti yang luar biasa. “Bhakti” bermakna siap berbakti tanpa batas dan tanpa lelah. “Wira” bermakna keteladanan, karena perwira akan dicontoh oleh anak buah. Kemudian “Utama” bermakna perwira harus selalu menjadi yang utama dalam setiap kegiatan.

Baca Juga :  Esports Harumkan Nama Indonesia di Level Internasional

Kemudian, Kasad juga mengurai satu persatu makna huruf yang membentuk kata “PERWIRA” sebagai pedoman dan motivasi para Paja dalam bersikap dan bertindak. Dimana “P” dari kata “PERWIRA” menurut Kasad berarti Pemimpin.

“Pemimpin itu yang pertama harus menguasai tugas pokok, tujuan, dan sasaran yang harus dicapai. Kedua, memahami keterbatasan diri sendiri dan satuan, lalu sebagai pemimpin tampil untuk mengatasi keterbatasan itu. Ketiga, harus mengerti dan menguasai unsur-unsur manusia. Pemimpin harus bisa jadi Bapak, Guru, Rekan dan Komandan. Mainkan (peran) itu!” tegasnya.

Baca Juga :  Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam

Selanjutnya Kasad mengurai bahwa “E” bermakna Empati, dimana perwira/pemimpin diharapkan memiliki hati nurani dalam membuat keputusan. “R” bermakna Rasio, artinya harus menggunakan pikiran dalam mengambil keputusan. “W” bermakna Waspada, baik dalam berucap dan bertindak. Lalu “I” bermakna Imajinasi, untuk selalu berinovasi bagi kemajuan satuannya.

“Lalu “R” artinya kalian harus Realistis. Zaman sudah berubah, semua harus sesuai kenyataan, realistis. “A” artinya Ambisi. Kalian harus punya ambisi, harus antusias bersaing dengan lulusan Akmil. Kalian punya keunggulan intelektual di bidangnya masing-masing,” tutur Kasad menyemangati, seraya menyebut bahwa banyak lulusan Sepa PK yang bisa mencapai pangkat Bintang Dua, bahkan Bintang Tiga.

Berita Terkait

Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
Sengketa Tanah Warisan Keluarga H. Abdul Halim Kembali Mencuat, H. Makawi Minta Perlindungan Hukum kepada KPK
Si Jago Merah Ngamuk di Pergudangan Kosambi Permai, Polisi Dalami Motifnya
Melalui Bankeu 2026, Pemerintah Desa Puraseda Bangun TPT
Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi
Fenomena Langit Malam, Venus Dekat dengan Bulan Sabit
Pererat Ukhuwah Islamiyah Antar Warga, Pemdes Purasari Gelar Dzikir Maulid Nabi dan Pengajian Bulanan
Persija vs Persib Digelar Hari Ini, Kapolres Bogor Turun Langsung Pastikan Keamanan Wilayah

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:43 WIB

Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet

Kamis, 17 September 2026 - 12:31 WIB

Sengketa Tanah Warisan Keluarga H. Abdul Halim Kembali Mencuat, H. Makawi Minta Perlindungan Hukum kepada KPK

Rabu, 16 September 2026 - 22:07 WIB

Si Jago Merah Ngamuk di Pergudangan Kosambi Permai, Polisi Dalami Motifnya

Selasa, 15 September 2026 - 14:37 WIB

Melalui Bankeu 2026, Pemerintah Desa Puraseda Bangun TPT

Selasa, 15 September 2026 - 14:09 WIB

Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi

Berita Terbaru