Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPimpin Acara Tradisi Penerimaan Paja Abit Sepa PK, Susgakes dan PSDP, Kasad Tegaskan IniKomentar: 0

Pimpin Acara Tradisi Penerimaan Paja Abit Sepa PK, Susgakes dan PSDP, Kasad Tegaskan Ini

Suara Realitas, 21 Agustus 2023, 19:46 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

JAKARTA – Kalian direkrut karena spesialisasi, kemampuan dan keilmuan yang kalian miliki, tapi kalian tidak boleh lupa bahwa kalian adalah seorang perwira. Hari ini, kalian telah berikrar bahwa kalian mempunyai kode etik sebagai perwira “Budi Bhakti Wira Utama”.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman di hadapan 204 Perwira Remaja (Paja) dalam acara tradisi penerimaan Paja TNI AD Abituren Sepa PK, Susgakes dan PSDP TA 2023, di lapangan upacara Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (21/8/2023).

Lebih lanjut Kasad menjelaskan makna “Budi Bhakti Wira Utama” kepada para Paja. Dimana “Budi” bermakna seorang perwira harus memiliki budi pekerti yang luar biasa. “Bhakti” bermakna siap berbakti tanpa batas dan tanpa lelah. “Wira” bermakna keteladanan, karena perwira akan dicontoh oleh anak buah. Kemudian “Utama” bermakna perwira harus selalu menjadi yang utama dalam setiap kegiatan.

Baca Juga :  Solidaritas Ramadhan, Pokja Wartawan Gunung Kaler–Kresek Gelar Bakti Sosia

Kemudian, Kasad juga mengurai satu persatu makna huruf yang membentuk kata “PERWIRA” sebagai pedoman dan motivasi para Paja dalam bersikap dan bertindak. Dimana “P” dari kata “PERWIRA” menurut Kasad berarti Pemimpin.

“Pemimpin itu yang pertama harus menguasai tugas pokok, tujuan, dan sasaran yang harus dicapai. Kedua, memahami keterbatasan diri sendiri dan satuan, lalu sebagai pemimpin tampil untuk mengatasi keterbatasan itu. Ketiga, harus mengerti dan menguasai unsur-unsur manusia. Pemimpin harus bisa jadi Bapak, Guru, Rekan dan Komandan. Mainkan (peran) itu!” tegasnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Tangerang Apresiasi Digelarnya Bulan Pendidikan

Selanjutnya Kasad mengurai bahwa “E” bermakna Empati, dimana perwira/pemimpin diharapkan memiliki hati nurani dalam membuat keputusan. “R” bermakna Rasio, artinya harus menggunakan pikiran dalam mengambil keputusan. “W” bermakna Waspada, baik dalam berucap dan bertindak. Lalu “I” bermakna Imajinasi, untuk selalu berinovasi bagi kemajuan satuannya.

“Lalu “R” artinya kalian harus Realistis. Zaman sudah berubah, semua harus sesuai kenyataan, realistis. “A” artinya Ambisi. Kalian harus punya ambisi, harus antusias bersaing dengan lulusan Akmil. Kalian punya keunggulan intelektual di bidangnya masing-masing,” tutur Kasad menyemangati, seraya menyebut bahwa banyak lulusan Sepa PK yang bisa mencapai pangkat Bintang Dua, bahkan Bintang Tiga.

Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain