Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTGuru SMPN di Nganjuk akan Dipolisikan Lantaran Diduga Aniaya MuridnyaKomentar: 0

Guru SMPN di Nganjuk akan Dipolisikan Lantaran Diduga Aniaya Muridnya

Suara Realitas, 6 Agustus 2023, 23:19 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

Guru SMPN di Nganjuk akan Dipolisikan Lantaran Diduga Aniaya Muridnya
Foto ilustrasi diduga lakukan penganiayaan salah satu muridnya.


NGANJUK – Seorang guru berinisial FZS di sebuah SMP Negeri di Kecamatan Berbek, Nganjuk, Jawa Timur diduga melakukan penganiyaan terhadap salah satu muridnya saat tengah proses belajar mengajar di kelasnya.

FZS diduga menganiaya siswa kelas 8 berinisal SC (13) selama dua hari hingga mengalami trauma dan tidak mau masuk sekolah.

“Betul, anak saya telah dianiaya oleh guru SMP bernama FZS di dalam sekolahan,” ujar AM selaku orang tua SC saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (6/8) malam.

Orang tua korban AM mengungkapkan, peristiwa dugaan penganiyaan yang menimpa anaknya berawal dari laporan salah satu orang tua teman korban bernama KH.

Baca Juga :  Gus Heri: Pemilu 2024 akan Muncul Pemimpin Baru yang Besar

“Saya tahu anaknya telah dianiaya oleh guru dari KH yaitu salah satu orang tua temen anak saya,” ujarnya.

Diceritakan, korban dianiaya oleh guru FZS pada Selasa (1/8) lantaran tidak mengerjakan tugas menggambar. 

Kemudian lanjutnya, pada Jumat (4/8) lagi-lagi korban mendapatkan kekerasan gara-gara keluar kelas untuk meminta salurah Hotsport ke kelas sebelah untuk mengerjakan tugas.

“Untuk hari Jumat ini, anak saya sempat dibanting,” ujarnya.

Menurut orang tua korban, peristiwa dugaan penganiyaan ini disaksikan oleh murid-murid yang lain. Salah satu murid itulah yang cerita ke ayahnya. 

Baca Juga :  Tokoh Betawi Jakbar, Apresiasi Respon Wakil Walikota Jakbar Terhadap Keluhan Warga, Babeh H.A Mudjamil : Namun Harus Ada Realisasi Bukan Sekedar Safari

“Nah salah satu murid cerita ke ayahnya. Ayahnya bernama KH itulah yang menceritakan semua kejadian ke saya,” imbuhnya.

Menurut dia, pihak keluarga akan melaporkan dugaan penganiyaan ini kepada pihak berwajib, agar bisa diproses secara hukum yang berlaku. Sebab dengan terjadinya peristiwa ini, anaknya jadi trauma.

“Besok selasa, kami bersama kuasa hukum akan ke Polres Nganjuk untuk melaporkan dugaan penganiyaan ini agar bisa diproses secara hukum,” tandasnya.

Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain