Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Dipastikan Aman LSD dan PMK

- Jurnalis

Selasa, 20 Juni 2023 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Dipastikan Aman LSD dan PMK

Kabupaten Tangerang – Sepekan menjelang hari raya Idul Adha, sejumlah hewan ternak kurban di Kabupaten Tangerang dilaporkan nol kasus dari wabah penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pada Selasa (20/06/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika menyebutkan bahwa sejumlah hewan ternak kurban yang terjangkit dinyatakan sembuh setelah dilakukan pengobatan vaksinasi.

Asep Jatnika mengatakan, sejauh ini belum ada laporan kembali adanya penyakit LSD dan PMK yang menyerang hewan kurban sapi dan kerbau di wilayah Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Dalam Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Katar Kelurahan Sepatan Adakan Giat Keakraban Bersama 123 Caha Lilin

Lanjut dia memaparkan sebanyak 1.100 dosis vaksin LSD dan 10.000 dosis vaksin PMK telah disebar. Pihaknya juga menyiapkan sebanyak 5.000 vaksin untuk pencegahan.

Selain penyiapan dan penyebaran vaksin ke beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Tangerang, katanya, Dinas DPKP telah menyuntikkan vaksin sebanyak 5.300 vaksin.

“5.300 vaksin sudah kita suntikkan PMK,” terangnya.

Bahkan menurutnya, wabah LDS dan PMK tidak menutup kemungkinan akan muncul kembali pada hewan ternak kurban. Namun, ia memastikan untuk saat ini aman.

“Namanya penyakit datang kapan saja. Tapi kalau ada lagi berarti itu datangnya dari luar (luar daerah),” jelasnya.

Baca Juga :  Klaim Diri Sesepuh NTT, Satgas Flobamora Bali Kecam Hilarius Mali dan Emanuel Dewata Oja

Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 303 ekor hewan kurban positif LSD dan sebanyak 276 ekor hewan kurban dinyatakan sembuh.

Untuk diketahui, virus Lumpy Skin Diseses (LSD) adalah penyakit menular pada hewan yang disebabkan oleh virus pox. Penyakit LSD menyerang hewan sapi, kerbau dan beberapa jenis hewan ruminansia liar, penyakit ini pada umumnya adalah penyakit benjolan pada kulit hewan.*(Bar)

Berita Terkait

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terbaru

Pendidikan

Kemilau Mutiara Harky Meraih Cumlaude pada Wisuda UINSSC 2026

Minggu, 16 Agu 2026 - 09:05 WIB