Geruduk Kantor Kelurahan Karang Anyar, Emak – Emak Pertanyaan Terkait Bansos Yang Tebang Pilih

- Jurnalis

Senin, 10 April 2023 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Geruduk Kantor Kelurahan Karang Anyar, Emak - Emak Pertanyaan Terkait Bansos Yang Tebang Pilih
Foto: Dokumen Istimewa

Kota Tangerang – Puluhan emak emak warga Karang Anyar, Kota Tangerang Geruduk Kantor Kelurahan Karang Anyar. Lantaran adannya tebang pilih pada penerima bantuan sosial. Senin (10/05/2023)

Aksi tersebut dipicu pembagian bantuan sosial yang dilakukan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang merupakan pembantu guna menyelenggarakan kesejahteraan sosial di tingkat Kecamatan dan disinyalir tebang pilih pada penerima Bansos.

Koordinator Aksi, Muhamad Arief, mengungkapkan bahwa terdapat tiga tuntutan penting yang dibawa pada aksi tersebut guna memperbaiki birokrasi yang ada di Kelurahan Karang Anyar, Neglasari, Kota Tangerang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi hari ini bagian dari bentuk keresahan yang terjad di masyarakat Kelurahan Karang Anyar pada khususnya dan terjadilah aksi massa yang dilakukan hari ini,” ujar pria yang kerap disapa Gybe.

Baca Juga :  PWI Jaya Bakal Gelar OKK dan UKW di Bulan Juni -Juli 2024

Ia menuding, banyak masyarakat di Kelurahan Karang Anyar yang memasuki kategori keluarga mampu namu tetap mendapatkan Bansos, sedangkan yang kurang mampu justru tidak mendapatkannya.

Selain itu, aksi tersebut juga sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) diwilayah tersebut, lantaran mengutakan sanak familinya.

Meski sempat diadakan audiensi di dalam Gedung Kelurahan Karang Anyar, Gybe menyayangkan respown dari pemerintah setempat karena sebelumnya sempat meminta penjelasan perihal terkait namun tidak mendapatkan jawaban yang jelas.

“Kenapa baru ada tindakan ketika ada aksi seperti ini, itu yang saya sayangkan. Baru ada tindakan dan PSM seolah-olah bersikap merangkul, kemarin-kemarin kemana aja? itu aja pertanyaan kami. kenapa harus ada aksi (dulu) baru adanya reaksi,” tandasnya.

Baca Juga :  Fokus Pada Peta Jalan Reduksi Susut Dan Sisa Pangan, JP2GI Kembali Gelar Focus Group Discussion Nasional

Menanggapi hal tersebut, Lurah Karang Anyar, Andia S. Rahman, mengungkapkan bahwa pihak Kelurahan Karang Anyar tidak anti terhadap kritik masyarakat terutama terhadap aksi yang menjadikan pihak Kelurahan lebih mengerti kondisi yang terjadi sebenarnya di masyarakat.

“Yang pertama di era demokrasi ini, ini suatu hal yang biasa ya, suatu hal yang lumrah apa yang ingin mereka sampaikan yang selama ini mungkin tidak tersampaikan (saat ini dapat) disampaikan secara langsung, kami pihak kelurahan sebenarnya tidak antikritik, sah-sah saja. Akhirnya kita bisa tau, apasih yang mereka inginkan secara nyata,” tandasnya. (Red/KJK)

Berita Terkait

Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi
Bogor Jadi Pusat Perhatian, Sebanyak 1.400 Pesilat Ramaikan Kejuaraan Nasional
Antusias, Warga Kampung Cadas Gantung RT.05 Purasari Gelar Maulid Nabi Muhammad 1448 H.
Kegiatan Deklarasi Bersama Anti LGBT di Leuwiliang Diikuti 14 Kecamatan Diwilayah Bogor Barat
Diduga Mengantuk, Honda Jazz RS Tabrak Pohon di Padayungan Tasikmalaya, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Jembatan BBS Usai Direhabilitasi Malah Dipersoalkan, Warga Soroti Miras, Prostitusi dan CCTV
Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional
PLN Serahkan Buku Tabungan dan Rekening Pembayaran Kompensasi kepada Warga Warakas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:02 WIB

Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi

Minggu, 20 September 2026 - 22:43 WIB

Bogor Jadi Pusat Perhatian, Sebanyak 1.400 Pesilat Ramaikan Kejuaraan Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 12:37 WIB

Antusias, Warga Kampung Cadas Gantung RT.05 Purasari Gelar Maulid Nabi Muhammad 1448 H.

Minggu, 20 September 2026 - 11:08 WIB

Kegiatan Deklarasi Bersama Anti LGBT di Leuwiliang Diikuti 14 Kecamatan Diwilayah Bogor Barat

Sabtu, 19 September 2026 - 07:54 WIB

Diduga Mengantuk, Honda Jazz RS Tabrak Pohon di Padayungan Tasikmalaya, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terbaru