Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPolisi Berhasil Bongkar Praktik Perdagangan Orang, 11 Wanita Jadi Korban dan Anak di Bawah UmurKomentar: 0

Polisi Berhasil Bongkar Praktik Perdagangan Orang, 11 Wanita Jadi Korban dan Anak di Bawah Umur

Suara Realitas, 21 November 2022, 12:46 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

Polisi Berhasil Bongkar Praktik Perdagangan Orang, 11 Wanita Jadi Korban dan Anak di Bawah Umur

Surabaya – Berdasarkan informasi yang dihimpun, lima orang terduga pelaku ditangkap, lantaran komplotan mereka diketahui menjual 19 perempuan ke pria hidung belang. Ironisnya, empat di antaranya masih di bawah umur.

Kasubdit Renakta (Remaja, Anak, dan Wanita) Polda Jatim, AKBP Hendra Eko Triyulianto mengatakan bahwa pengungkapan itu dilakukan awal pekan lalu. Jajarannya menggerebek sebuah ruko yang ditengarai sebagai tempat penyekapan. Lokasinya berada di Kecamatan Gempol, Pasuruan, Jawa Timur. 

”Ruko tersebut berkedok warung kopi,” kata Hendra, Senin (21/11/2022), kepada wartawan saat press conference.

Lanjut Hendra menjelaskan, di ruko itu pihaknya menemukan delapan perempuan yang disekap. Hendra menyebut tiga di antaranya berusia di bawah umur. 

”Mereka tidak boleh keluar ruko dan tidak boleh membawa HP,” paparnya.

Baca Juga :  Peringatan Hari Pramuka ke-61, Camat Kosambi Jadi Pembina Upacara

Dikatakan Hendra, ketika itu petugas juga meringkus tiga orang yakni, penjaga ruko AD (42), pegawai warkop CE (26), dan pemilik warkop DG (29). Masing-masing terlibat dugaan tindak pidana perdagangan orang.

Kendati demikian, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, mereka sebelumnya ditawari pekerjaan oleh pelaku. Kenyataannya, mereka malah diminta menjadi pekerja seks komersial. 

”Korban baru bisa keluar ruko ketika ada pesanan dari tamu. Saat keluar pun, korban selalu dikawal salah satu pelaku,” ungkap Dirmanto.

Dari penggerebekan itu kata Dirmanto, penyidik kemudian mengendus tempat penyekapan lain berupa wisma pelacuran, lokasinya berada di Perumahan Pesanggrahan Anggrek, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur.

“Ditemukan 11 perempuan sebagai korban, satu di antaranya masih di bawah umur,” paparnya.

Baca Juga :  Pembangunan Akses dan Jembatan Ketapang Aquaculture Sudah Capai 60 Persen

Sambung Dirmanto, pihaknya juga menangkap dua pelaku lain, yakni pegawai wisma RS (30), dan pemilik wisma AS (31).

Dia menambahkan bahwa korban dijual ke pria hidung belang dengan harga beragam, mulai Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu. Kemudian uang dari tamu masuk ke pelaku.

Maka atas perbuatan kelima orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu kini sudah ditahan di Polda Jatim. 

“Mereka juga akan dijerat dengan Pasal 27, Pasal 17, dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 2 ayat 1 Huruf R Tentang Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010, dengan hukuman paling singkat tiga tahun dan paling lama 15 tahun,” pungkasnya.*(PAN/SR)

Lihat Regional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Regional
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain