Jelang Olimpiade Brisbane 2032, Menpora Memandang Optimistis dengan Target DBON

- Jurnalis

Senin, 21 November 2022 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Olimpiade Brisbane 2032, Menpora Memandang Optimistis dengan Target DBON
Foto Istimewa


MALANG – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) memandang optimis dengan target yang terkandung dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan diharapkan mampu mencetak atlet elit Indonesia yang nantinya akan berlaga pada Olimpiade Brisbane 2032.

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bahwa target utama olahraga prestasi Indonesia sekarang ini adalah Olimpiade.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Target utama kita sekarang adalah Olimpiade. Sedangkan SEA Games dan Asian Games sekarang ini menjadi target antara untuk menuju target utama di Olimpiade,” kata Menpora Amali di hadapan peserta Konferensi Kerja Nasional Persatuan Wartawan Indonesia (Konkernas PWI) se-Indonesia.

Adapun kegiatan Konkernas tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S.Depari, Wakil DPRD Jawa Timur, Sahat Tua P Simandjuntak dan wakil Walikota Malang Sofyan Edi, serta para Ketua SIWO PWI se-Indonesia di Malang, Senin (21/11/2022).

Dijelaskan Menpora Amali, untuk tercapainya target utama olahraga prestasi Indonesia yang telah dikeluarkan oleh Perpres No.86 Tahun 2021 Tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). 

“Saya mendapat tugas langsung dari Bapak Presiden untuk merombak total pembinaan olahraga prestasi kita. Sebab sebelumnya prestasi olahraga yang kita raih lebih banyak by accident bukan by design. Fakta tersebut melalui DBON harus dirubah total, juara harus cetak bukan lahir secara kebetulan,” tutur Menpora Amali.

Baca Juga :  Ketua DPW MIO Yogyakarta Dinner dan Pantau Giat Dipenghujung 2021, Begini Kemeriahan Perayaan Tahun Baru 2022 di Hotel The Rich

Melalui DBON tambah Menpora, juara harus bisa kita cetak. Kita punya cukup banyak talenta yang harus kita poles untuk jadi juara, dan menyiapkan pelapis agar prestasi olahraga kita terus terjaga. 

“Karena kita ini adalah bangsa besar dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa. Kehadiran DBON kita harapkan pola pembinaan olahraga prestasi kita lebih terarah dengan sentuhan ilmiah untuk mencetak juara,” tegas Menpora.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PWI Pusat Atal S.Depari menilai Design Besar Olahraga Nasional (DBON) sangat menjanjikan. Ini berkaca dari beberapa hasil uji coba publik di beberapa perguruan tinggi uang tersebar di beberapa kota. 

“Bisa dilihat sejauh ini DBON nampak berjalan masih “on the track“. Ini telah teruji lewat prestasi, misalnya pada SEA Games Vietnam 2021 lalu. Kontingen Indonesia memang finish di peringkat ketiga bukan juara, tapi peringkat ketiga ini dapat diukur seperti apa kemajuan yang dicapai. Dengan banyak penampilan atlet-atlet muda yang mentas dan berjaya di Vietnam, salah satunya bulutangkis,” kata Atal S Depari.

Baca Juga :  Kades Pondok Kelor Sambut Hangat Kedatangan Ormas BPPKB Banten

Di luar pun tambah dia, sekarang sepakbola muda kita U-16 juga telah berhasil menjadi juara Asia. Ini tentu tidak mudah dan ini pengalaman baru.

Kini menurutnya, tinggal bagaimana DBON ini diimplementasikan dengan tepat agar ke depan bisa menghasilkan prestasi yang lebih mumpuni. Jangan sampai salah langkah. 

“Tinggal bagaimana mengimplementasikannya dengan tepat agar langkah awal yang baik dan menggembirakan tersebut bisa lebih mantap menghasilkan prestasi di masa mendatang. Karena melalui DBON, pembinaan olahraga di tanah air lebih tertata, terstruktur, berkesinambungan, dan didukung dengan sports science,” katanya. 

Sehingga kini, dengan DBON, Atal menilai atlet bukan lagi ditemukan, tetapi dicetak. Bukan lahir secara alamiah. 

“Dengan DBON mau kita bentuk apa dia. Didesain, bukan lagi lahir secara alamiah dan kita akan mendalami bersama Kemenpora. Dengan DBON, kita berharap banyak. Di mana mimpi Indonesia bisa menembus 10 besar dunia pada Olimpiade 2032 dan 5 besar Olimpiade 2042, apakah mungkin tercapai,” tukas President Confederation of ASEAN Journalist periode 2022–2024 tersebut.*(SR)

Berita Terkait

DBMSDA Kabupaten Tangerang Giatkan Indonesia ASRI: Aksi Bersih-bersih Sampah Bukti Komitmen Jaga Lingkungan
Respon Cepat Divpropam Mabes Polri Terhadap Surat DPC PPWI Majalengka || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Polres Majalengka
Penanaman Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai Polemik, Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap
Jelang Munas X, LDII Jakarta Utara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Arus Balik Meningkat, Korlantas Terapkan One Way dari KM 132 hingga KM 70
Karang Taruna Sungai Bambu Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H
DKM Miftahusalam bersama Pengurus RW 12 Peringati Nuzulul Qur’an dan santunan 
Kanwil Kamenag Provinsi Banten Jalankan Program Masjid Ramah Pemudik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:11 WIB

DBMSDA Kabupaten Tangerang Giatkan Indonesia ASRI: Aksi Bersih-bersih Sampah Bukti Komitmen Jaga Lingkungan

Kamis, 23 April 2026 - 10:55 WIB

Respon Cepat Divpropam Mabes Polri Terhadap Surat DPC PPWI Majalengka || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Polres Majalengka

Senin, 20 April 2026 - 09:10 WIB

Penanaman Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai Polemik, Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap

Senin, 30 Maret 2026 - 23:34 WIB

Jelang Munas X, LDII Jakarta Utara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:51 WIB

Arus Balik Meningkat, Korlantas Terapkan One Way dari KM 132 hingga KM 70

Berita Terbaru