Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTLMSH Catat Penjualan Sebesar Rp84.72 miliar di Kuartal-II 2022Komentar: 0

LMSH Catat Penjualan Sebesar Rp84.72 miliar di Kuartal-II 2022

Suara Realitas, 30 November 2022, 07:49 WIB · 1 menit bacaBaca di App
Huruf

 

Jakarta – PT Lionmesh Prima Tbk (“LMSH” atau “Perseroan”) di Kuartal-II 2022, Perseroan mencatat penjualan sebesar Rp84.72 miliar atau naik bila dibandingkan dengan Rp65.76 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

“Bahkan, Laba usaha menjadi Rp332 juta atau turun bila dibandingkan dengan laba usaha Rp4.09 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Direktur LMSH Lawer Supendi dalam Publik Expose via zoom meeting, Selasa (29/11). 

Baca Juga :  Polres Jakpus gelar Apel Harkamtibnas: tingkatkan peran warga dalam menjaga kamtibmas

Alhasil, lanjutnya, laba sebelum pajak Rp953 juta hingga periode 30 Juni 2022 turun bila dibandingkan dengan laba sebelum pajak Rp4.57 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

“Dari sisi aset, Total aset perseroan mencapai Rp151.96 miliar hingga periode 30 Juni 2022 naik bila dibandingkan dengàn total aset aset Rp145.46 miliar hingga periode 30 Juni 2021,” ungkapnya.

Di tahun 2023, Lawer Supendi menyebut, ekonomi Indonesia akan menghadapi tantangan dengan tingginya tingkat inflasi dan melemahnya daya beli masyarakat. 

Baca Juga :  Sidang Uji Materi UU Pers, PWI Minta MK Pertegas Perlindungan Wartawan

Berdasarkan proyeksi usaha di tahun 2023, maka manajemen memprediksi pendapatan Perseroan di tahun 2023 adalah sebesar Rp189,6 miliar.

“Perseroan berharap pemulihan sektor properti dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan usaha Perseroan dan Perseroan akan tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi tantangan di industri baja di tahun 2023,” pungkasnya. *(Na/SR) 

Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain