Upaya Pencegahan Konflik Sosial, Kapolres Metro Tangerang Kota Roadshow Sosialisasi Zona Bebas Korupsi

- Jurnalis

Rabu, 19 Oktober 2022 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya Pencegahan Konflik Sosial, Kapolres Metro Tangerang Kota Roadshow Sosialisasi Zona Bebas Korupsi

Pakuhaji – Polres Metro Tangerang Kota menyelenggarakan sosialiasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang bertempat di Gedung Serba Guna dan Keagamaan, Jalan Raya Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, pada hari Rabu (19/10/2022) pukul 16.00 WIB.

Kemudian zona integritas ini merupakan wujud nyata reformasi birokrasi Polri, dalam rangka silahturahmi guna peningkatan kualitas dan kemudahan pelayanan publik menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Adapun kegiatan tersebut turut di hadiri Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kapolsek Pakuhaji, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) beserta jajaranya, Danramil, Tokoh Agama, Ketua KNPI, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda Kecamatan Pakuhaji, dan Ormas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembangunan zona integritas di wilayah Polres Metro Tangerang Kota, ya tentunya tadi banyak masukan dari masyarakat khususnya memang masalah sosial yang saat ini sedang kita hadapi itu adalah masalah tawuran, masalah begal, maupun kenakalan remaja yang lainnya. Tentunya memang kita tidak bisa bekerja sendiri polisi itu, tetapi juga butuh kerjasama dengan masyarakat,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho dalam keterangannya kepada wartawan dilokasi.

Baca Juga :  Hanya Modal Minim Anda Bisa Usaha Sendiri di Bali, Tirta Paint Siap Melayani Anda

Bahkan, Kapolres pun memberikan solusi kepada yang lain, baik itu dari keluarganya, orang tuanya dengan lingkungan-lingkungan di tempat keluarga itu tinggal, maupun dengan lingkungan sekolah. Disamping itu juga perlunya kerjasama dalam upaya pencegahan, khususnya tadi antisipasi pada saat jam pulang sekolah. 

“Pada saat malam hari termasuk juga perlu adanya kegiatan yang positif untuk menyalurkan kegiatan yang dilakukan oleh para remaja ini, bisa tadi kegiatan mungkin Saka Bhayangkara, kegiatan motorcross, ada kegiatan olahraga pencak silat, sepak bola, dan lain-lain. Ini bisa diadakan di wilayah Pakuhaji, sehingga anak-anak ini ada kerjaan dan tidak diajak untuk melakukan kegiatan-kegiatan tadi seperti tawuran, ikut geng motor, maupun ikut begal. Ini yang menurut saya harus ada kegiatan-kegiatan positif untuk bisa menarik mereka supaya tidak terjerumus dalam kegiatan tersebut, jadi seperti ada usulan dari perwakilan guru agar pihak polisi untuk hadir setiap sekolah,” terang Kapolres Zain.

Baca Juga :  Terkait Perizinan The Nice Playland, Satpol PP Kabupaten Tangerang akan Cek di DTRB

Lanjut Kapolres Zain, kita sebenarnya sudah ada namanya program polisi mengajar, tadi kita sampaikan bahwa kita sudah menjadwalkan ke sekolah-sekolah untuk memberikan penyuluhan tidak hanya terkait narkoba, bahaya tawuran, begal, pencabulan, kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas kita juga terapkan, termasuk kegiatan itu juga didukung oleh P2TP2A. 

“Termasuk kita hari Senin kemarin secara serentak di 33 sekolah yang memang kita pilih, ada tempat yang paling rawan, dan sering anak-anaknya melakukan kegiatan tawuran, termasuk juga kegiatan yang meresahkan masyarakat. Kemarin ada beberapa yang kecelakaan juga kita jadikan sasaran supaya ke depan tidak terjadi lagi seperti itu,” pungkas Kapolres Zain.*(Bar/SR)

Editor: Za

Berita Terkait

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terbaru