2 Tahun Dilanda Covid-19, Prawita Genppari Bangkitkan Bali Sebagai Ikon Pariwisata Indonesia

- Jurnalis

Senin, 15 Agustus 2022 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

2 Tahun Dilanda Covid-19, Prawita Genppari Bangkitkan Bali Sebagai Ikon Pariwisata Indonesia

BANDUNG – Setelah 2 tahun dilanda pandemi Covid-19 yang menghancurkan dunia kepariwisataan, Penggiat Ragam Wisata Nusantara (Prawita) Gerakan Nasional Pecinta Pariwisata Indonesia (Genppari) bekerjasama dengan pemerintah untuk membangkitkan sektor pariwisata guna menggerakkan perekonomian diantaranya Pulau Bali yang masih merupakan ikon pariwisata Indonesia dan saat ini menjadi ikon kebangkitan pariwisata Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) DPP Prawita Genppari, Dede Farhan Aulawi setelah kembali dari Bali untuk mempelajari banyak hal terkait dengan kebangkitan industri pariwisata pasca pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah setahap demi setahap kebangkitan pariwisata mulai menggeliat untuk bangkit serta menggerakan sektor ekonomi yang terkait lainnya,” ujar Ketum DPP Prawita Genppari Dede Farhan Aulawi kepada wartawan di Bandung, Senin (15/08/22).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya selama ini memang dikenal sangat konsen dalam memajukan pariwisata di berbagai daerah di tanah air guna peningkatan kesejahteraan masyarakat yang merata melalui bidang pariwisata, seni budaya, dan produk – produk kreatif dari UMKM.

Oleh sebab itu, Dede Farhan Aulawi juga dikenal sebagai bapak Pariwisata Indonesia karena sangat aktif memajukan pariwisata Indonesia secara mandiri. Artinya bergerak dan bekerja secara mandiri tanpa harus membebani keuangan negara.

Menurutnya, lebih dari 2,5 tahun pandemi Covid-19 membuat pariwisata di seluruh dunia termasuk di Indonesia mengalami keterpurukan yang nyata. Untuk itu, kata Dede diperlukan upaya strategis operasional dan taktis dari pemerintah bersama semua stakeholder untuk memulihkan pariwisata yang menjadi tonggak perekonomian negara-negara di seluruh dunia.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi dan Sinergitas, Kompi Senapan A Yonif Raider/900SBW Gelar Latihan Menembak Bersama

“Bangkitnya sektor pariwisata akan menjadi trigger untuk menggerakan sektor ekonomi lainnya, dan tentu saja akan bermuara pada kebangkitan ekonomi masyarakat sampai ke pedesaan. Oleh sebab itu, Prawita Genppari membangkitkan sektor pariwisata sampai ke desa-desa di seluruh tanah air,” kata Ketum DPP Prawita Genppari.

Kemudian, Dede juga menjelaskan, bahwa Bali sampai saat ini masih menjadi ikon kebangkitan pariwisata tanah air, dan sekaligus menjadi etalase pariwisata Indonesia. Sehingga dapat dipahami jika pemerintah khususnya pusat sangat memperhatikan kondisi Bali saat ini.

Lanjut menurutnya, secara paralel harus juga memperhatikan daerah-daerah lainnya agar terjadi pemerataan kebangkitan pariwisata secara merata. Termasuk dibukanya pintu masuk penerbangan internasional ke Bali akan menjadi salah satu upaya pemulihan ekonomi yang ada di Pulau Dewata. 

Selain itu, sambung dia, juga akan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas. Jika hal yang sama dilakukan juga kepada daerah-daerah yang lain tentu akan berimplikasi positif untuk kesejahteraan masyarakat luas.

Baca Juga :  BPN Kabupaten Tangerang Melayani, Profesional, dan Terpercaya

“Kita semua para penggerak kepariwisataan perlu banyak belajar dari Bali dalam mengelola setiap objek wisata dengan tata kelola yang profesional. Apalagi, Bali juga akan menjadi tempat penyelenggaraan event-event berskala internasional, seperti KTT G20, MotoGP, dan ASEAN Summit 2023,” sebut Dede.

Dede pun berharap kepada semua masyarakat untuk saling bahu membahu, dan bekerja sama dengan pemerintah guna mensukseskan event-event tersebut. 

“Karena event tersebut akan berdampak pada pulihnya kepercayaan masyarakat internasional terhadap dunia kepariwisataan, khususnya di Bali dan umumnya di seluruh tanah air,” tukas Dede.*(SR)

Berita Terkait

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kampus UIN RIL di Jaga Preman Wartawan meliput di Kroyok Tanpa sebab

Rabu, 26 Agu 2026 - 22:42 WIB