Peringati Hari Air Sedunia, Dian Istiqomah S.Kep Angkat Bicara Soal Keluhan Warga

- Jurnalis

Selasa, 22 Maret 2022 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Peringati Hari Air Sedunia, Dian Istiqomah S.Kep Angkat Bicara Soal Keluhan Warga

JAKARTA – Berawal dari laporan pengaduan masyarakat melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) pada hari Senin, 14 Maret 2022 perihal atas air PAM yang diperoleh berlumut, membuat warga Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat itu mengeluh. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, warga mengeluh akibat air PAM yang diperoleh berlumut, dan tidak bersih sejak tahun 2021 sampai saat ini, terungkap di laporan aplikasi “Jaki”. 

Daerah itu berada di Daan Mogot Estate BA No. 6 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Di dalam keterangan laporan tersebut ia menyebutkan, bahwa sudah berkali-kali laporan tetapi tidak ada solusinya, hanya laporan selesai saja.

“Apakah cara dan sistem kerja untuk keluhan air bersih harus berkali-kali lapor? Saya sangat kecewa dengan layanan yang diberikan, apakah saya harus bayar biaya untuk memperoleh air bersih?,” tanya warga tersebut dalam keterangan laporan di aplikasi JAKI, Senin, (14/3).

Kemudian, soal laporan tersebut warga berharap, mohon sekiranya dapat di bantu kendala yang saya alami sejak tahun 2021 sampai sekarang yang tak kunjung selesai, padahal hanya hal sepele. Terima kasih.

Baca Juga :  Biodata Hamdan, Pengacara Profesional yang Jadi Sorotan

Namun, saat di konfirmasi via WhatsApp Fahri selaku Marketing PALYJA Jakarta Barat, belum ada jawaban untuk klarifikasi terkait dengan adanya pemberitaan soal keluhan warga di JAKI.

Dalam memperingati “Hari Air Sedunia” menurut Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PAN DKI Jakarta Dapil 3, Dian Istiqomah S.Kep mengungkapkan, air berlumut biasanya berasal dari tangki penampungan air yang juga sudah ditumbuhi oleh lumut. Setiap rumah hampir dipastikan mempunyai toren (tangki penampungan air) yang diletakkan di tempat yang tinggi. 

“Letak yang tinggi ini tentunya sangat memperbesar risiko toren terpapar sinar matahari secara terus menerus. Paparan sinar matahari inilah yang menyebabkan pertumbuhan lumut menjadi semakin cepat. Belum lagi bahan toren yang terbuat dari fiber berwarna cerah tentunya memperbesar kemungkinan lumut untuk mudah tumbuh,” ungkap Dian Istiqomah S.Kep saat di konfimasi via WhatsApp, Selasa, (22/3/2022).

Baca Juga :  Trailer Resmi & MV Soundtrack “Mendadak Dangdut” Siap Goyang Bioskop 30 April 2025

Maka dari itu, kata Bunda Dian, bersihkan toren seminggu sekali. Bersihkan bak penampungan air setiap Minggu juga. Air yang berlumut kalo lama kelamaan kita konsumsi bisa menyebabkan diare, dan perut mulas.

“PALYJA Jakbar harus cek lagi tempat penampungan air nya biar pas di distribusikan dipastikan sudah bersih dari lumut,” pinta Bunda Dian.

Lanjut Dian, sekitar 72 persen permukaan Bumi tertutup air di mana lautan menampung sekitar 96,5 persen dari seluruh air di Bumi. Cuma 3.5 % yang bisa diminum.

“Air adalah sumber kehidupan manusia, dan makhluk lainnya yang ada di muka bumi ini. Kandungan Air juga sangat penting bagi organ-organ dalam tubuh manusia sekitar 60% – 70% dari berat tubuh, dan penting juga air dalam tubuh untuk bekerja dengan baik,” pungkasnya usai dimintai keterangan kepada wartawan.


Hingga berita ini di tayangkan belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait.*(SR)

Berita Terkait

Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi
Bogor Jadi Pusat Perhatian, Sebanyak 1.400 Pesilat Ramaikan Kejuaraan Nasional
Antusias, Warga Kampung Cadas Gantung RT.05 Purasari Gelar Maulid Nabi Muhammad 1448 H.
Kegiatan Deklarasi Bersama Anti LGBT di Leuwiliang Diikuti 14 Kecamatan Diwilayah Bogor Barat
Diduga Mengantuk, Honda Jazz RS Tabrak Pohon di Padayungan Tasikmalaya, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Jembatan BBS Usai Direhabilitasi Malah Dipersoalkan, Warga Soroti Miras, Prostitusi dan CCTV
Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional
PLN Serahkan Buku Tabungan dan Rekening Pembayaran Kompensasi kepada Warga Warakas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:02 WIB

Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi

Minggu, 20 September 2026 - 22:43 WIB

Bogor Jadi Pusat Perhatian, Sebanyak 1.400 Pesilat Ramaikan Kejuaraan Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 12:37 WIB

Antusias, Warga Kampung Cadas Gantung RT.05 Purasari Gelar Maulid Nabi Muhammad 1448 H.

Minggu, 20 September 2026 - 11:08 WIB

Kegiatan Deklarasi Bersama Anti LGBT di Leuwiliang Diikuti 14 Kecamatan Diwilayah Bogor Barat

Sabtu, 19 September 2026 - 07:54 WIB

Diduga Mengantuk, Honda Jazz RS Tabrak Pohon di Padayungan Tasikmalaya, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Polisi Respons Cepat Gangguan Kamtibmas di Manggarai Selatan

Senin, 21 Sep 2026 - 14:35 WIB

Kabar Polisi

Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 Sep 2026 - 14:27 WIB