Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTLuar Biasa, Dokter Penyelamat Yang Hidupnya Dihutan Untuk Membantu Masyarakat Tabanan BaliKomentar: 0

Luar Biasa, Dokter Penyelamat Yang Hidupnya Dihutan Untuk Membantu Masyarakat Tabanan Bali

Suara Realitas, 18 November 2021, 14:15 WIB · 3 menit bacaBaca di App
Huruf

 

Luar Biasa, Dokter Penyelamat Yang Hidupnya Dihutan Untuk Membantu Masyarakat Tabanan Bali
Dokter penyelemat yang hidupnya dihutan untuk membantu masyarakat Tabanan Bali.

Suararealitas.com, Bali – Berawal dari info abang ipar Ketua Dewan Penasehat MIO DPW Bali yang sedang sakit dan tidak bisa jalan, serta sesak nafas. Beliau mondok dikebun miliknya di Dusun Kaciana Gunung Salak, yang melewati Desa Sembung Tabanan Bali, pada pukul 13.00 WITA. Segenap Keluarga Jro I Made Supatra Karang tergopoh-gopoh berangkat dari Kuta untuk evakuasi dan pertolongan pertama kerumah sakit terdekat. Rabu (17/11/2021).

Memasuki wilayah Gunung Salak, tiba-tiba berpapasan dengan sebuah mobil mewah yang tidak mau mengalah dijalan setapak tersebut. 

Bram Sitenggang dalam keterangannya mengatakan, kondisi jalannya sangat licin, dan berlubang, kemudian pengemudi yang membawa korban yang membutuhkan pertolongan mencoba untuk mengalah, serta masuk kekanan jalan, yang ternyata berlumpur, dan licin. Akhirnya mobilpun terperosok, semakin mencoba untuk keluar, lama kelamaan makin terpuruk situasinya, sementara disebelah kanan belakang mobil ada saluran got atau parit yang cukup dalam.

Tidak lama kemudian, persis disebelah kanan mobil, lewatlah sebuah kendaraan sepeda motor, yang dikendarai seorang ibu dan anak yang sedang membawa rumput. Setelah selesai mengasi pakan sapinya, ibu-ibu tersebut dengan sigap langsung turun tangan, ikut mendorong mobil tanpa diminta uluran tangan.

Baca Juga :  Pimpin Apel di Sepatan, Bupati Zaki Ingatkan Camat Untuk Terus Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

“Usaha kami untuk keluar dari lumpur tersebut sangat sia-sia, tidak lama kemudian lewat sebelah mobil “Odong” istilah pemilik mobil tersebut yang mencoba untuk ikut membantu mendorong mobil yang semakin terperosok hampir masuk ke got/saluran air yang dalam,” ucap Bram.

Kami sempat kehabisan akal, haripun semakin menggelap, dan waktu untuk mengevakuasi kakak saya yang sedang sakit dan semuanyapun mulai pesimis. Namun, walau dalam situasi tersebut,  kami tetap menjaga agar tetap tenang dan punya semangat.

Dibalik kejadian tersebut, dalam situasi keterpurukan perekonomian, mental, bahkan goncangan jiwa akibat pandemi Covid-19. Justru situasi saat ini, kami dipertemukan orang-orang yang tulus, dan ikhlas untuk membantu sesama yang  memang sedang membutuhkan bantuan, bahkan tidak tanggung-tanggung, ada seorang gadis selaku dokter muda bernama Dr. Ni Putu Wina Yani dan Drh. Harissya Suptra Karang yang ikut mengevakuasi mobil kami yang terjerembab tersebut. 

Baca Juga :  Ishak Newton Bersama Martua Nainggolan Resmi Jabat Ketua dan Sekjen DPD KNPI Provinsi Banten Periode 2022-2025

“Dengan membawa bantuan mobil derek, untuk menarik mobil kami, astungkara dengan bantuan sang dokter penyelamat, akhirnya satu masalah sudah dapat teratasi dengan baik, bahkan kami mendapatkan pertemanan/persaudaraan sejati dengan orang-orang yang berada ditengah-tengah pedesaan terpencil tersebut. Suksme Hyang Widhi, Suksme Semeton-semeton,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Made Dapong  menyampaikan, terimakasih para pahlawan sejati yang telah membantu keluarga Ketua Dewan Penasehat DPW MIO Provinsi Bali Jro I Made Supatra Karang. “Semoga keluarga ibu Dokter Ni. Putu Wina Yani  yang juga mengabdikan dirinya  di Rumah Sakit Tabanan dan menjadi lulusan terbaik dengan nilai CBT terbaik dikampusnya,” tuturnya.

Segenap keluarga besar I Jero Made Supartana Karang juga mengucapkan terimakasih bagi keluarga Desa Gunung Salak Tabanan Bali yang sangat baik, disaat terjadinya kesulitan yang dialami keluarga I Jero Made Supartana Karang, yang terjadi pada pukul 15.00 WITA, 17 November 2021 kemarin. Yang telah membantu tanpa pamrih dan tanpa mengharapkan timbal balik. Inillah sesungguhnya masyarakat Indonesia yang sesungguhnya.*(Bram. S/Red)

Lihat Regional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Regional
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain