Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPolda Metro Jaya Sita 1,783 Kg Sabu Di Tanjung PriokKomentar: 0

Polda Metro Jaya Sita 1,783 Kg Sabu Di Tanjung Priok

Suara Realitas, 24 Maret 2021, 21:30 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

Suararealitas.com, Jakarta – Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap kurir narkoba jenis sabu berinsial Z, di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara. Z ditangkap ketika dirinya tengah mengantarkan sabu seberat 1,8 kilogram ke wilayah Sulawesi pada Kamis (4/3/2021).

“Subdit 3 ( Ditresnarkoba Polda Metro Jaya) berhasil mengamankan tersangka Z. Karena gerak geriknya mencurigakan di pintu pengecekan pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Z ini diamankan Oleh Tim Subdit 3 Ditresnarkoba PMJ, pada saat akan berangkat mengantar sabu seberat 1,783 kilogram. Tujuannya ke Sulawesi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (23/3/2021)

Baca Juga :  LESIM Nilai Tuduhan Tidak Proporsional, Minta Kritik Disertai Data Komprehensif

Yusri menerangkan, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat. Saat ditangkap dan diperiksa, pelaku mengaku baru sekali dalam melakukan pengantaran barang haram.

“Kami masih dalami lagi keterangan pelaku mengenai pihak lain yang terlibat dalam peredaran barang haram tersebut di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Untuk Dilakukan dan penyidikan lebih lanjut,” tambah Yusri. Dan  menjelaskan, pelaku ( kurir ) merupakan lintas provinsi.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila

“Dia diberi upah Rp 20 juta untuk bisa mengantarkan ke pulau lain, kemudian sudah ada yang menunggu disana,” beber Yusri. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2) Subsider pasal 115 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama dua puluh tahun,” tutup Yusri.***RI

Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain