KEIND dan KP2MI/BP2MI Tandatangani Nota Kesepahaman untuk Peningkatan Kapasitas dan Kewirausahaan bagi Pekerja Migran Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 19 Februari 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, suararealitas.co – Kamar Entrepreneur Indonesia (KEIND) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI) terkait “Penyelenggaraan Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia/Pekerja Migran Indonesia dan Pelatihan Kewirausahaan serta Pengembangan Usaha Produktif bagi Calon Pekerja Migran Indonesia, Purna Pekerja Migran Indonesia, dan Keluarganya”

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sekaligus Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Abdul Kadir Karding, mendorong agar tagar #KaburAjaDulu yang tengah viral di media sosial diganti menjadi #AyoBekerjaDiLuarNegeri.

Karding mengungkapkan bahwa di tahun 2024, terdapat permintaan tenaga kerja yang cukup besar di Indonesia. Total permintaan mencapai 1,3 juta, namun Indonesia hanya mampu memenuhi sekitar 297 ribu tenaga kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Di Jepang permintaan tahun ini 100-200 ribu. Di Arab kalau kita buka ini insya Allah permintanya 200-300 ribu. Belum lagi Hongkong, Taiwan, belum lagi Eropa. Eropa juga sudah mulai banyak yang meminta kepada kita,” ucapya pada penandatanganan Nota Kesepahaman antara KP2MI/BP2MI dengan Kementerian BUMN, Kementerian HAM, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan Kamar Entrepreneur Indonesia.

Baca Juga :  Pimpinan Beserta Staf Redaksi Suara Realitas Co Mengucapkan Selamat Atas Kenaikan Pangkat WADANDENPOM III/1 BOGOR

Karding juga mendorong agar warga negara yang berminat bekerja di luar negeri menyiapkan diri dengan matang, baik dari segi kemampuan bahasa, keterampilan, maupun kelengkapan dokumen.

”Jadi sehingga ketika dia keluar maka kita berharap semua terdata dengan baik, sehingga kita tahu posisinya dan sedang bekerja apa dan sebagainya,”lanjutnya.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menyebut penandatanganan MoU ini penting untuk meminimalisir risiko yang tidak terduga bagi pekerja migran Indonesia. Apalagi, sekitar 80 persen pekerja migran tercatat adalah perempuan.

Hampir 80 persen adalah domestic worker dan perempuan. Nah karena itu dalam MOU ini salah satu yang terpenting bagaimana kita menyatukan data, menyatukan sistem supaya data base daripada pekerja migran ini bisa benar-benar kita bisa maksimalkan menjadi sebuah data yang bisa menjadi pemantauan dan perlindungan kedepannya,” pungkasnya.

Penandatanganan ini menandai komitmen bersama dalam meningkatkan keterampilan dan kapasitas ekonomi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta keluarganya melalui program pelatihan kewirausahaan dan pengembangan usaha produktif. KEIND, sebagai wadah kolaborasi para entrepreneur Indonesia, akan berperan dalam memberikan pelatihan dan pendampingan bisnis bagi para PMI dan purna PMI agar mereka memiliki alternatif ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Menko Polkam Budi Gunawan: Sekolah Rakyat Investasi Bangsa untuk Indonesia Emas 2045

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilaksanakan langsung oleh Ketua Umum KEIND, Bapak Afda Rizal Armashita, dan Menteri P2MI, Bapak Abdul Kadir Karding.

Program kerja sama ini mencakup berbagai inisiatif, termasuk pelatihan keterampilan bisnis, akses permodalan, pendampingan usaha, serta fasilitasi jaringan bisnis bagi para PMI dan keluarganya. KEIND dan BP2MI akan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan implementasi program ini berjalan efektif dan memberikan manfaat yang nyata.

Dengan adanya kolaborasi ini, KEIND dan BP2MI berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi PMI, mendukung kemandirian ekonomi mereka, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga PMI di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Proyek MLFF tetap berlanjut, pemerintah mulai tahap pengujian
DPD BMI DKI JAKARTA Berbagi 1000 Takjil di Momen Ramadhan 1447 H
PERADI Kota Depok Gelar Buka Puasa Bersama dan Berbagi Takjil, Perkuat Solidaritas Advokat
Antusiasme Warga Membludak, DPC PDI Perjuangan Kota Depok Gelar Bakti Sosial Cek Kesehtan Gratis
Menko Polkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Riau, Tegaskan Komitmen Pencegahan Dini
Black Owl Gading Serpong Bagikan 200 Paket Takjil Gratis kepada Pengendara di Bulan Ramadan
Zainul Munasichin: Rapimnas IKA PMII Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Organisasi
Rapimnas IKA PMII 2026 Bahas Konsolidasi Organisasi dan Kontribusi Alumni dalam Konstelasi Global

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:40 WIB

Proyek MLFF tetap berlanjut, pemerintah mulai tahap pengujian

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:09 WIB

DPD BMI DKI JAKARTA Berbagi 1000 Takjil di Momen Ramadhan 1447 H

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:40 WIB

PERADI Kota Depok Gelar Buka Puasa Bersama dan Berbagi Takjil, Perkuat Solidaritas Advokat

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:26 WIB

Antusiasme Warga Membludak, DPC PDI Perjuangan Kota Depok Gelar Bakti Sosial Cek Kesehtan Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:57 WIB

Menko Polkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Riau, Tegaskan Komitmen Pencegahan Dini

Berita Terbaru

TNI-Polri

Wagub DKI Buka Illustrated Ramadhan Jakarta 2026

Sabtu, 7 Mar 2026 - 09:56 WIB

Berita Aktual

Polda Metro Jaya Menggalkan Peredaran 3 KG Ganja di Tanah Abang

Sabtu, 7 Mar 2026 - 03:10 WIB

Foto ilustrasi Dugaan Skandal Percintaan diluar Nikah

Hukum & Kriminal

Oknum Kepala BGN Banten Diduga Lakukan Skandal Percintaan

Sabtu, 7 Mar 2026 - 00:07 WIB