Budi Arie Klarifikasi Pernyataan Politik Sebelum 2029, Tegaskan Itu Analisis Pribadi

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - Budi Arie Setiadi (kiri) didampingi Ketua Bara Muda, Reza Yoga Suara memberikan klarifikasi pernyataan Politik Sebelum 2029, dan mereka menegaskan itu Analisis Pribadi. (Foto: Suara Realitas).

POTRET - Budi Arie Setiadi (kiri) didampingi Ketua Bara Muda, Reza Yoga Suara memberikan klarifikasi pernyataan Politik Sebelum 2029, dan mereka menegaskan itu Analisis Pribadi. (Foto: Suara Realitas).

JAKARTA, suararealitas.coThe Journey BAS menggelar jumpa pers di Langit Seduh Selatan, Jalan Kemang Timur Nomor 5, RT 01/RW 08, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Jumpa pers tersebut menjadi perhatian publik di tengah ramainya pemberitaan mengenai pernyataan Budi Arie terkait dinamika politik nasional yang dinilainya dapat bergerak lebih cepat dari perkiraan Pemilu 2029.

Diketahui, pernyataan itu sebelumnya disampaikan Budi Arie dalam sebuah forum bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan para relawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budi Arie sempat mengungkapkan pandangan pribadinya mengenai kemungkinan terjadinya perubahan politik lebih cepat dari 2029.

Namun, pernyataan tersebut kemudian viral dan memunculkan beragam tafsir di tengah masyarakat.

Situasi itulah yang kemudian mendorong Budi Arie memberikan klarifikasi. Ia menegaskan, bahwa pernyataan dan analisis yang disampaikannya merupakan pandangan pribadi dan tidak berkaitan dengan siapapun, dan hal tersebut juga pihaknya bertanggung jawab.

Baca Juga :  Penguatan Sinergi, Pelindo dan Kejari Jakut Tekan MoU

“Saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut. Namun juga saya bertanggung jawab atas pernyataan tersebut, karena hal analisis saya pribadi,” ujar Ketua Umum Projo sekaligus mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, yang didampingi Ketua Bara Muda, Reza Yoga Suara dalam klarifikasinya dihadapan media, Jumat (28/8/2026).

Dalam jumpa pers di Langit Seduh Kemang, publik tentu menunggu penjelasan lebih jauh mengenai konteks pernyataan tersebut, termasuk apa yang sebenarnya dimaksud dengan kemungkinan perubahan atau percepatan dinamika politik sebelum 2029.

Apalagi, pernyataan tersebut telah memunculkan respons dari sejumlah kalangan politik.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia misalnya, menilai pernyataan mengenai kemungkinan “percepatan politik” sebelum 2029 perlu mendapatkan penjelasan agar tidak menimbulkan spekulasi di ruang publik.

Baca Juga :  ifakta.co Gelar Seminar Literasi Digital, Perkuat Kompetensi Jurnalis Hadapi Era Informasi

Budi Arie sendiri belakangan kembali menegaskan bahwa analisis tersebut tidak mewakili Jokowi.

Bahkan, ia juga meminta agar pernyataannya tidak dibingkai seolah-olah merupakan sikap atau kehendak mantan Presiden tersebut.

Adapun, jumpa pers di kawasan Kemang ini menjadi momentum penting bagi Budi Arie untuk menjelaskan secara utuh maksud pernyataannya sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang.

Kendati demikian, masyarakat pun menunggu apakah dalam kesempatan tersebut Budi Arie akan memberikan penjelasan lebih detail mengenai kondisi sosial-politik yang menjadi dasar analisisnya, serta bagaimana sikap Projo terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan agenda politik nasional ke depan.

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Muktamar NU, Dasco Fokus Tuntaskan Kerja Legislasi
Audiensi Serah Terima Pengelolaan Rusunami Citypark Didorong Melalui Jalur Musyawarah
Ketua FORKABI Jakarta Barat Matrobin: Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya Betawi Jadi Prioritas
Komisi III DPR Harap Kuntadi Bawa Jampidsus Makin Profesional dan Berintegritas
WPPKBI Tegaskan Dukungan kepada KOWANI, Perkuat Regenerasi dan Tata Kelola Organisasi Perempuan
DPR Tegaskan PAW Ombudsman RI Tidak Wajib Ikuti Nomor Urut Hasil Uji Kelayakan
Wakil Ketua DPR Saan Mustopa Minta Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Junjung Asas Kesetaraan di Hadapan Hukum
Yahya Zaini Minta BGN Tak Terlalu Lama Moratorium Dapur MBG, Prioritaskan yang Sudah Dibangun

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Budi Arie Klarifikasi Pernyataan Politik Sebelum 2029, Tegaskan Itu Analisis Pribadi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Dorong Kemandirian Muktamar NU, Dasco Fokus Tuntaskan Kerja Legislasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Audiensi Serah Terima Pengelolaan Rusunami Citypark Didorong Melalui Jalur Musyawarah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:38 WIB

Ketua FORKABI Jakarta Barat Matrobin: Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya Betawi Jadi Prioritas

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:21 WIB

Komisi III DPR Harap Kuntadi Bawa Jampidsus Makin Profesional dan Berintegritas

Berita Terbaru

Megapolitan

Karhutla Riau, Menhut : Api Dipadamkan, Dampak Sosial Ditangani

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:23 WIB

Berita Aktual

PWI Jaya Akan Gelar UKW Angkatan ke-66 Oktober

Jumat, 28 Agu 2026 - 14:07 WIB