Denpasar (7/8) Suararealitas.co – Bertempat di Kantor Sekretariat Pena Nusantara Bersatu (PNB) DPD Kota Denpasar, organisasi yang bergerak dalam fungsi pengawasan aparatur negara menyampaikan pandangan terkait sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua PNB DPD Kota Denpasar, Septa Prihandono, C.BJ., C.EJ., C.IN., C.PAR, yang akrab disapa Sapta Patriot, didampingi Sekretaris PNB DPD Kota Denpasar, Hendry Sialaga, S.H., menegaskan bahwa momentum Hari Kemerdekaan harus dijaga sebagai simbol persatuan bangsa. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sapta Patriot menjelaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat informasi resmi dari pemerintah maupun aparat keamanan mengenai adanya ancaman spesifik terhadap pelaksanaan HUT RI ke-81 di Bali. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat Bali merupakan destinasi pariwisata internasional yang menjadi perhatian dunia.
PNB DPD Kota Denpasar mengidentifikasi sejumlah potensi kerawanan yang patut menjadi perhatian bersama, di antaranya:
1. Penyebaran hoaks dan disinformasi melalui media sosial yang berpotensi memecah persatuan, memprovokasi konflik, dan menimbulkan keresahan masyarakat.
2. Upaya provokasi oleh pihak-pihak tertentu yang dapat memanfaatkan momentum HUT RI untuk mengganggu ketertiban umum maupun stabilitas keamanan.
3. Potensi ancaman terorisme dan paham radikalisme terhadap objek vital nasional, pusat keramaian, tempat wisata, rumah ibadah, pusat pemerintahan, pelabuhan, serta bandara.
4. Ancaman siber berupa peretasan, penyebaran informasi palsu, hingga gangguan terhadap sistem pelayanan publik maupun infrastruktur digital pemerintah.
5. Gangguan terhadap sektor pariwisata yang dapat memengaruhi citra Bali sebagai etalase Indonesia di mata dunia.
6. Gangguan ketertiban masyarakat, seperti konvoi liar, balap liar, penggunaan petasan secara berlebihan, konsumsi minuman keras yang tidak bertanggung jawab, maupun meningkatnya tindak kriminalitas pada momentum perayaan.
Sapta Patriot turut mengapresiasi langkah pemerintah, TNI, Polri, serta seluruh instansi terkait yang telah memperkuat sinergi pengamanan menjelang HUT RI ke-81. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan.
PNB DPD Kota Denpasar juga mengajak seluruh masyarakat Bali agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menghormati perbedaan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang dinilai mencurigakan.
“Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan hasil perjuangan para pahlawan. Menjaga keamanan dan persatuan bangsa adalah tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. Mari kita jadikan peringatan HUT RI ke-81 sebagai momentum memperkuat nasionalisme, menjaga toleransi, serta bersama-sama menciptakan situasi Bali yang aman, damai, dan kondusif,” tegas Sapta Patriot.
Sementara itu, Sekretaris PNB DPD Kota Denpasar, Henry Siallagan, S.H., menyampaikan bahwa PNB siap bersinergi dengan pemerintah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat, pecalang, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen bangsa dalam mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif selama rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
PNB DPD Kota Denpasar berharap semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar terus diperkuat sehingga peringatan HUT RI ke-81 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh makna sebagai wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa.
Pena Nusantara Bersatu (PNB) DPD Kota Denpasar
“Bersama Mengawal Aparatur Negara, Menjaga Persatuan Bangsa, dan Menguatkan Indonesia.”
*Sapta Patriot*




































