Gerak Cepat Dan Tanggap Pasukan Yonif 743/PSY Terhadap Dampak Bencana Alam Di Wilayah Kupang NTT

- Jurnalis

Jumat, 9 April 2021 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Gerak Cepat Dan Tanggap Pasukan Yonif 743/PSY Terhadap Dampak Bencana Alam Di Wilayah Kupang NTT

Suararealitas.com, Kupang – Pasukan Yonif 743/PSY melakukan proses evakuasi terhadap korban akibat cuaca ekstrim Badai Cyclon Tropis Seroja Senin (5/4/2021) dini hari disertai hujan dan angin kencang memporak-porandakan sebagian besar wilayah NTT khususnya kota Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Danbrigif 21/Komodo Kolonel Inf Tunjung Setyabudi memerintahkan kepada satuan dibawah jajarannya agar melakukan bantuan dengan cepat dan tanggap terhadap warga sipil yang menjadi korban akibat cuaca ekstrim tersebut, dimana dalam penyampaiannya “Dalam kondisi kritis ini Prajurit TNI harus tampil dan berperan untuk membantu memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami dampak yang luar biasa”

Baca Juga :  Polres Ponorogo Berhasil Ungkap Kasus Curat Dengan Modus Merusak Pintu Mobil

Danyonif 743/PSY Letkol Inf Andi Lulianto mengatakan “ini merupakan tugas mulia dan sudah menjadi kewajiban bagi prajurit TNI dimanapun berada untuk membantu masyarakat yang kesulitan”

“ini adalah panggilan ibu pertiwi, dan sudah kewajiban kita dalam usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan saudara – saudara kita yang membutuhkan pertolongan, kerahkan semua yang kita mampu, laksanakan dengan ikhlas tanpa menghitung untung rugi” kata Andi dalam keterangan lanjutan pers tertulisnya.

Baca Juga :  Cepat Tanggap Terkait Robohnya 2 Tiang Telkom yang Ditabrak Mobil Truk, Warga Ucapkan Terima Kasih

Kegiatan kemanusiaan ini terus dilakukan Prajurit Yonif 743/PSY bersama bersinergi dengan warga dan berbagai instansi untuk membantu mempercepat pulihnya kondisi sosial ekonomi masyarakat Kota Kupang yang menggunakan jalur distribusi perekonomian dari pelabuhan Tenau menuju Kota Kupang atau sebaliknya.

Kegiatan kemanusiaan juga dilakukan berkoordinasi dengan instansi lainnya seperti pembenahan tiang Sutet yang roboh akibat cuaca ekstrim di daerah Belo, Kecamatan Maulafa yang menyebabkan aliran listrik padam di seluruh wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Pewarta : RI

Berita Terkait

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit
Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang
Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai
Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain
Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Buka Seleksi Pendaftaran Calon Penyedia Jasa
Diduga SDN Jombang 05 Hilangkan Ijazah
Pimpinan DPRD Pastikan Tidak Ada Pembahasan Zonasi Prostitusi di Kota Tangerang

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 19:09 WIB

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:11 WIB

Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:18 WIB

Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai

Senin, 26 Januari 2026 - 19:50 WIB

Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:02 WIB

Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan

Berita Terbaru