GULA Membukukan Laba pada Kuartal I 2026, Pendapatan Naik Ditopang Bisnis Perdagangan Gula

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – PT Aman Agrindo Tbk (GULA) membukukan perbaikan kinerja keuangan pada kuartal I 2026 dengan mencatat laba bersih tahun berjalan sebesar Rp36,8 juta, berbalik dari posisi rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama GULA, Andreas Utomo, mengatakan capaian tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan serta peningkatan efisiensi operasional perusahaan. Hal itu disampaikan dalam Public Expose yang digelar di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, pendapatan pada kuartal I 2026 mencapai Rp40,9 miliar, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp39,4 miliar. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan penjualan di segmen perdagangan gula.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perseroan juga memperoleh kontribusi dari pelanggan korporasi baru, yakni PT Kino Indonesia Tbk dengan nilai transaksi Rp9,05 miliar serta PT Bersama Era Sentosa Tama sebesar Rp7,34 miliar.

Baca Juga :  Sambut World Healing Day 2026, Glico WINGS Ajak Gen Z Temukan Momen Zen Bersama Es Krim Jepang HAKU Almond Classic Deluxe

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto GULA meningkat signifikan sebesar 43,32 persen secara tahunan menjadi Rp3,31 miliar, dibandingkan Rp2,31 miliar pada kuartal I 2025. Di saat yang sama, perseroan berhasil menjaga efisiensi dengan menekan beban usaha menjadi Rp1,299 miliar, sedikit lebih rendah dibandingkan Rp1,309 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi neraca, hingga 31 Maret 2026 total aset perseroan meningkat sekitar 1 persen dibandingkan posisi akhir 2025. Kenaikan tersebut terutama didorong oleh bertambahnya nilai persediaan untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan.

Sementara itu, total liabilitas tercatat naik sekitar 2 persen akibat peningkatan utang bank jangka pendek yang dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas usaha.

Dalam mendukung pertumbuhan bisnis, GULA saat ini mengoperasikan gudang penyimpanan produk jadi di kawasan industri Candi, Semarang. Perseroan juga memiliki perkebunan dan pabrik gula merah di Kabupaten Pandeglang serta tengah menjalankan transformasi menuju model bisnis manufaktur yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga :  Semangat Kartini di BRI Unit Pamulang Dua: Pelayanan Dekat di Hati, Melayani Setulus Hati

Manajemen menilai prospek industri gula nasional masih terbuka lebar seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan konsumsi gula domestik dalam beberapa tahun mendatang.

Untuk menangkap peluang tersebut, perseroan menyiapkan sejumlah strategi, antara lain menawarkan harga yang kompetitif, memperluas penetrasi pasar UKM dan ritel, menjaga ketersediaan stok, serta membangun fasilitas produksi guna meningkatkan efisiensi operasional.

Meski demikian, GULA mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari fluktuasi harga gula, potensi keterlambatan pembangunan fasilitas produksi, hingga ketidakpastian kondisi ekonomi yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

Kendati demikian, manajemen optimistis kinerja operasional dan keuangan perseroan sepanjang 2026 akan terus membaik, seiring implementasi strategi ekspansi dan peningkatan efisiensi yang telah dijalankan.

Berita Terkait

150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional
Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD
238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT
Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal
Menhub Dudy Purwagandhi Tinjau Langsung Evakuasi Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Sumenep
Merasa Dibohongi, Pedagang Taman Puring Tagih Janji Revitalisasi, Wacana Alih Fungsi Jadi Taman Picu Kekecewaan
KM Mutiara Sentosa II Terbakar di Laut Jawa, Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli dan Percepat Evakuasi Penumpang
Sira Village – Grand Outlet Bali Resmi Dibuka, Perkuat Daya Tarik Investasi dan Pariwisata di KEK Kura Kura Bali

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:16 WIB

150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:16 WIB

238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Menhub Dudy Purwagandhi Tinjau Langsung Evakuasi Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Sumenep

Berita Terbaru