RUPST NANO 2026: Laba Bersih Naik 56%, Perseroan Perkuat Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tangerang Selatan, Suararealitas.co – PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Rabu (17/6/2026). Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui seluruh mata acara yang diajukan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.

RUPST dipimpin oleh Komisaris Utama Perseroan, Nurul Taufiqu Rochman, serta dihadiri jajaran Direksi, Dewan Komisaris, pemegang saham, dan profesi penunjang pasar modal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang tahun buku 2025, Perseroan mencatat sejumlah capaian penting di tengah kondisi ekonomi global yang masih menantang. PT Nanotech Indonesia Global Tbk membukukan pendapatan sebesar Rp72,17 miliar. Meski mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya akibat perlambatan pada segmen jasa, Perseroan berhasil meningkatkan kualitas profitabilitas melalui berbagai langkah efisiensi operasional dan penguatan tata kelola bisnis.

Laba bersih konsolidasian Perseroan tercatat sebesar Rp1,05 miliar atau meningkat 56 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp676,21 juta. Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp2,05 miliar.

Baca Juga :  BRI KC Balaraja Prioritaskan Kebersihan dan Kerapihan ATM demi Kenyamanan Nasabah

Dari sisi arus kas, Perseroan mencatatkan perbaikan signifikan dengan membukukan arus kas operasi positif sebesar Rp39,53 miliar. Capaian ini berbalik dari posisi tahun sebelumnya yang mencatatkan arus kas operasi negatif sebesar Rp10,09 miliar. Perbaikan tersebut mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam meningkatkan kualitas penerimaan kas serta pengelolaan modal kerja.

Pada sisi neraca, total aset Perseroan mencapai Rp208,8 miliar hingga akhir 2025. Ekuitas meningkat menjadi Rp172,07 miliar, sementara total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp36,74 miliar.

Direktur Utama PT Nanotech Indonesia Global Tbk, Suryandaru, mengatakan tahun 2025 merupakan periode konsolidasi sekaligus penguatan fundamental bisnis Perseroan.

“Di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika pasar yang masih tinggi, Perseroan memilih fokus pada peningkatan kualitas laba, penguatan arus kas, efisiensi operasional, serta pengembangan kapasitas jangka panjang. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa strategi tersebut berada pada jalur yang tepat,” ujar Suryandaru.

Menurutnya, Perseroan juga terus memperkuat portofolio bisnis berbasis inovasi dan teknologi, termasuk pengembangan solusi nanoteknologi untuk sektor industri, lingkungan, akuakultur, agribisnis, kesehatan, serta berbagai aplikasi teknologi maju lainnya.

Baca Juga :  Momentum Hari Pahlawan, Riki Rinda Sakti Ajak Insan BRIlian Lanjutkan Cita-cita Perjuangan

Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025, menetapkan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, serta menyetujui pengangkatan kembali anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.

Memasuki tahun 2026, Dewan Komisaris menilai Perseroan memiliki prospek usaha yang positif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), inovasi yang aplikatif, serta kolaborasi strategis dengan berbagai mitra industri dan institusi.

Mengusung tema “Dari Momentum ke Akselerasi: Kolaborasi untuk Pertumbuhan Nyata”, Perseroan optimistis fondasi yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir dapat menjadi pendorong pertumbuhan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham.

Berita Terkait

Dari Transmisi hingga Gardu Induk, PT GUT Tampilkan Kapabilitas EPC di Electricity Connect 2026
AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru
Kami Para Engineer PT GUT adalah Benteng Pertahanan Tak Terlihat demi Menjaga Urat Nadi Listrik Nusantara
Bukan Sekadar Penonton di Negeri Sendiri, Sebuah Perusahaan EPC 100% Lokal Kini Memimpin Revolusi Hijau dengan Mendobrak Dominasi Asing di Sektor Energi Strategis Nasional
BSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus
Ditjen Hubla Perkuat Pengawasan Penggunaan Perairan, Cegah Potensi PNBP Negara Hilang
Mengenal PT Rama Indonesia, Pengendali Baru DPUM Bagian dari Unirama Group
Oxalá Energy International Tandatangani CSPA Akuisisi 75% Saham PT Aztech Pandu Persada, Perkuat Ekspansi di Sektor Energi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:38 WIB

Dari Transmisi hingga Gardu Induk, PT GUT Tampilkan Kapabilitas EPC di Electricity Connect 2026

Kamis, 17 September 2026 - 12:13 WIB

AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru

Rabu, 16 September 2026 - 12:35 WIB

Kami Para Engineer PT GUT adalah Benteng Pertahanan Tak Terlihat demi Menjaga Urat Nadi Listrik Nusantara

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Bukan Sekadar Penonton di Negeri Sendiri, Sebuah Perusahaan EPC 100% Lokal Kini Memimpin Revolusi Hijau dengan Mendobrak Dominasi Asing di Sektor Energi Strategis Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 19:13 WIB

BSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Polda Metro Jaya Ungkap Clandestine Lab Tembakau Sintetis di Gambir

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:18 WIB