Prabowo Subianto Bentuk Satgas PHK, Negara Siap Lindungi Buruh

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kepentingan buruh, terutama dalam menghadapi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).

‎‎Dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monumen Nasional (Monas), Presiden mengumumkan telah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Mitigasi PHK.

‎‎Menurut Prabowo, pembentukan satgas tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam melindungi para pekerja dari dampak PHK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎‎“Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh. Yang diancam PHK, negara akan hadir untuk melindungi,” ujar Presiden.

Baca Juga :  Sinergi KKP - KP2MI Lindungi ABK dari Eksploitasi di Luar Negeri

‎‎Ia menegaskan, negara tidak akan tinggal diam jika terjadi tekanan terhadap tenaga kerja.

Bahkan, pemerintah siap mengambil langkah tegas apabila terdapat pihak yang tidak mampu mempertahankan usahanya.

“‎‎Kalau ada pengusaha yang menyerah, negara kita kuat. Negara akan hadir dan membela rakyat Indonesia,” katanya.

‎‎Presiden juga menekankan bahwa kehadiran negara tidak hanya dirasakan saat kondisi ekonomi tumbuh, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi tekanan, termasuk risiko kehilangan pekerjaan.

‎‎Selain itu, pemerintah akan memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Tahun ini, anggaran perlindungan sosial disebut mencapai Rp500 triliun sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  Kemenkumham dan Pemkab Maybrat Sepakat Dorong Rekonsiliasi dan Perdamaian di Papua Barat Daya

‎‎Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran kabinet untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat kecil.

‎‎“Saya minta para menteri, setiap membuat kebijakan harus berpikir apakah itu menguntungkan rakyat kecil. Kalau iya, laksanakan tanpa ragu,” tegasnya.

‎‎Pembentukan Satgas Mitigasi PHK di momentum May Day ini menjadi penegasan bahwa pemerintah berupaya hadir secara nyata dalam melindungi pekerja serta menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika ekonomi.

Penulis : Panji

Berita Terkait

May Day 2026: Ratusan Ribu Buruh Turun ke Jalan, Tuntut Kesejahteraan dan Kepastian Kerja
Puan Maharani Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026
UPTD JJ Wilayah VII DBMSDA Kabupaten Tangerang Giatkan Indonesia ASRI: Aksi Bersih-Bersih Sampah Bukti Komitmen Jaga Lingkungan
Camat Angga Ungkap Jurus Jitu di HUT Mauk ke-156: Gerakan Pangan Murah Jadi Bukti Pemerintah Hadir Bantu Masyarakat
Rayakan HUT ke-156, Mauk Gelar Gerakan Pangan Murah: Warga Senang dan Ekonomi Berputar
Bangkitkan Ekonomi Desa, Koperasi Merah Putih Andalkan Merek Kolektif
KSBSI Soroti Perlindungan Buruh Migran dan Desak Evaluasi Klaster Ketenagakerjaan Jelang May Day 2026
Elly Rosita: KSBSI Minta Prabowo Umumkan Nasib Buruh

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:04 WIB

Prabowo Subianto Bentuk Satgas PHK, Negara Siap Lindungi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:04 WIB

May Day 2026: Ratusan Ribu Buruh Turun ke Jalan, Tuntut Kesejahteraan dan Kepastian Kerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:00 WIB

Puan Maharani Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:32 WIB

UPTD JJ Wilayah VII DBMSDA Kabupaten Tangerang Giatkan Indonesia ASRI: Aksi Bersih-Bersih Sampah Bukti Komitmen Jaga Lingkungan

Kamis, 30 April 2026 - 16:28 WIB

Camat Angga Ungkap Jurus Jitu di HUT Mauk ke-156: Gerakan Pangan Murah Jadi Bukti Pemerintah Hadir Bantu Masyarakat

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Wanita Pembawa Puluhan Ribu Obat Keras Ilegal

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:55 WIB

Hukum & Kriminal

Kasus Love Scamming Mengemuka, Imigrasi Amankan 16 WNA di Sukabumi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:58 WIB