Suami Istri Asal Rajeg Korban Penganiayaan di Pandeglang

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Tangerang, Suararealitas.co – Sepasang suami istri (pasutri) asal Rajeg, Kabupaten Tangerang, diduga menjadi korban penganiayaan berat yang nyaris berujung pembunuhan di dalam mobil, di wilayah arah Menes, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

‎Korban diketahui bernama Ilham Chaniago bersama istrinya. Keduanya mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh akibat dugaan pemukulan menggunakan benda keras dan ujung gunting.

‎Menurut keterangan Ilham, ia dan istrinya diserang secara brutal hingga hampir kehilangan nyawa. Ia mengaku lehernya sempat terjerat sabuk pengaman (safety belt) di dalam mobil saat kejadian berlangsung.

‎“Ane alamin penganiayaan nyaris pembunuhan terhadap diri ane dan istri,” ungkap Ilham.

‎Ilham menyebut pelaku diduga dua orang, salah satunya berinisial BG yang diketahui sering berkunjung ke rumahnya, sementara satu pelaku lainnya masih belum teridentifikasi. Korban juga menduga para pelaku telah mempersiapkan alat di dalam mobil sebelum melancarkan aksinya.

‎Akibat kejadian tersebut, Ilham mengalami luka di bagian kepala dan tangan. Sementara istrinya mengalami luka di bibir, benjolan di dahi, serta keluhan nyeri di leher dan punggung.

‎Dugaan sementara, motif penganiayaan ini berkaitan dengan masalah keuangan yang disebut telah berlangsung sejak tahun 2022, terkait dugaan penipuan terhadap istri korban.

‎Saat ini, Ilham berencana melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib serta menjalani visum untuk proses hukum lebih lanjut.

‎Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus tersebut.

Baca Juga :  Gubernur Jawa Barat KDM Tidak Boleh Bersikap Diam atas Dugaan Kejahatan Ekologis di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC)
Baca Juga :  Perputaran Uang Tembus Rp200 Miliar, Sindikat Penyedia Judi Online Asal Kamboja Berhasil Diungkap Polres Jakbar

Berita Terkait

Perampokan Toko Kelontong di Teluknaga, Pelaku Diduga Mengaku Anggota Polisi
“Tak Ada Keluhan Warga”, Dalih Pabrik ASS Soal Limbah Justru Memantik Pertanyaan
Dalih Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli Anak
Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim
Aktivis Mursalin Percik Keras Polsek Tamansari Tangkap Matel
Marwah Pers Diduga Diinjak-injak Debt Collector di Mapolsek, Polisi Diminta Bertindak Tegas
SP2HP Keluar! Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Jurnalis oleh Security FIF Tangcity
Diduga Dumping Air Limbah Tanpa Izin, DLH Kota Bekasi Diminta Periksa Pabrik Karung Bekas milik ASS

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:46 WIB

“Tak Ada Keluhan Warga”, Dalih Pabrik ASS Soal Limbah Justru Memantik Pertanyaan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Dalih Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli Anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Aktivis Mursalin Percik Keras Polsek Tamansari Tangkap Matel

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Marwah Pers Diduga Diinjak-injak Debt Collector di Mapolsek, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Polri Berangkatkan 403 Personel Satgas Edukasi Karhutla Hari Ini

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:30 WIB