Bus AKAP Masih Bandel! 19 Unit Ditindak di Jakarta Barat dalam Operasi Gabungan

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - TNI-Polri dan Sudinhub Jakbar menindak 19 Bus AKAP yang nakal, operasi sasar Terminal Bayangan menjelang Mudik Lebaran. (Foto: Suara Realitas).

POTRET - TNI-Polri dan Sudinhub Jakbar menindak 19 Bus AKAP yang nakal, operasi sasar Terminal Bayangan menjelang Mudik Lebaran. (Foto: Suara Realitas).

JAKARTA, suararealitas.co – Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat bergerak cepat menindaklanjuti praktik terminal bayangan yang marak di wilayah Jakbar.

Dalam operasi penertiban yang digelar oleh tim gabungan itu, Sudinhub Jakarta Barat berhasil menindak sebanyak 19 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) ditindak karena kedapatan menaikkan dan menurunkan penumpang tidak pada tempat yang semestinya.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat melalui Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops), Agus Prasatyo mengatakan, bahwa penindakan dilakukan oleh tiga regu tim tindak yang disebar di sejumlah titik rawan aktivitas terminal bayangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada Regu I, petugas menindak 7 unit bus yang terdiri dari 2 unit bus milik PT Putri Jaya Sejahtera, 2 unit bus PT Anugrah Mas, 1 unit bus PT Pelita Baru Prima, 1 unit bus PT Sinar Jaya Megah, dan 1 unit bus PT Karya Transfor,” ungkap Agus kepada suararealitas.co, Senin (16/3/2026).

Baca Juga :  Dipersulit Urus Faskes, Keluarga Pasien Terlibat Cekcok dengan Petugas RSUD Kalideres

Sementara itu, untuk Regu II menindak sebanyak 2 unit bus, masing-masing 1 unit bus milik PT Anugrah Mas dan 1 unit bus PT Gradi 88.

Sedangkan Regu III melakukan penindakan terhadap 10 unit bus, yakni 1 unit bus PT Hiba Pratama, 1 unit bus PT Santika, 1 unit bus PT Harapan Jaya, 1 unit bus PT Mayora, 2 unit bus PT Anugrah Mas, 1 unit bus PT Kramat Jati, 1 unit bus PT Semesta Bolo, 1 unit bus PT Yoso Artopotro, serta 1 unit bus PT Dzakki Buana Tour.

Baca Juga :  Prof. Bun Yamin Ramto, Wakil Gubernur DKI 1984–1988, Berpulang, Jakarta Kehilangan Putra Terbaik

“Secara keseluruhan, dari operasi penertiban tersebut total 19 unit bus AKAP dikenakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tilang oleh petugas,” ujarnya.

Diketahui, penertiban ini merupakan bagian dari upaya Sudinhub Jakarta Barat dalam menjaga ketertiban lalu lintas serta menekan keberadaan terminal bayangan yang kerap menimbulkan kemacetan dan membahayakan keselamatan penumpang.

Agus menegaskan bahwa Sudinhub Jakarta Barat akan terus melakukan pengawasan dan penindakan akan terus dilakukan secara rutin, khususnya menjelang periode arus mudik, guna memastikan seluruh bus menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal resmi yang telah ditentukan.

Berita Terkait

Ramadan Penuh Kebersamaan, PADI Tangsel dan Ormas Bersatu Bagikan 1.447 Takjil Gratis
Proyek Galian PDAM Diduga Terbengkalai, Jalan Satu Maret Kalideres Berubah Jadi Kubangan Bau dan Biang Kemacetan
Benteng Pembatas Cluster Mega Bodas di Ngamprah Ambruk Akibat Hujan Deras, Warga Desak Tanggung Jawab Pengembang
Prabowo Siap Jadi Mediator Iran – AS || Aceng Syamsul Hadie: Keluar Dulu dari BoP, Baru Jadi Mediator karena Netralitas Tidak Bisa Setengah Hati
Panglima TNI Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI
Komplotan Pencuri Diduga Sabotase Potong Besi Penyanggah, Reklame JPO Kebon Jeruk Ambruk
Pelajar Jadi Korban, HIMMARAYA Desak Penegakan Tanpa Tawar
Akses Logistik Priok Lumpuh, Sopir Truk Soroti Mahal Tol

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:24 WIB

Bus AKAP Masih Bandel! 19 Unit Ditindak di Jakarta Barat dalam Operasi Gabungan

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:19 WIB

Ramadan Penuh Kebersamaan, PADI Tangsel dan Ormas Bersatu Bagikan 1.447 Takjil Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:42 WIB

Proyek Galian PDAM Diduga Terbengkalai, Jalan Satu Maret Kalideres Berubah Jadi Kubangan Bau dan Biang Kemacetan

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:24 WIB

Benteng Pembatas Cluster Mega Bodas di Ngamprah Ambruk Akibat Hujan Deras, Warga Desak Tanggung Jawab Pengembang

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:01 WIB

Prabowo Siap Jadi Mediator Iran – AS || Aceng Syamsul Hadie: Keluar Dulu dari BoP, Baru Jadi Mediator karena Netralitas Tidak Bisa Setengah Hati

Berita Terbaru