Mendagri Minta Jajarannya Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co — Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh jajaran di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendukung penuh transformasi dan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan roda pemerintahan.

Hal ini termasuk memastikan berbagai program pemerintah daerah (Pemda) selaras dengan arah kebijakan Presiden.

Pesan tersebut disampaikan Mendagri saat acara Pelantikan Wakil Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan Pejabat Administrator di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendagri menekankan pentingnya memahami pemikiran strategis Presiden, khususnya dalam menghadapi dinamika geopolitik global dan perubahan paradigma pembangunan.

Ia menyebut salah satu kata kunci yang perlu dicatat oleh seluruh jajaran Kemendagri adalah transformasi, bahkan revolusi dalam cara berpikir dan bekerja.

Terlebih, aparatur sipil negara (ASN) yang unggul dalam mengelola administrasi pemerintahan merupakan salah satu syarat tata kelola negara yang baik.

Baca Juga :  Ujian Terakhir di Bawah Tekanan: Dugaan Pemaksaan Mundur Siswa SMKN 2 Kabupaten Tangerang

“Artinya perubahan yang sangat mendasar, yang akan bergerak cepat, revolutif,” ujarnya.

Menurutnya, dalam konteks global yang semakin kompetitif dan tidak menentu, Indonesia harus memperkuat ketahanan nasional dan kemandirian di berbagai sektor.

Konsep ini tidak hanya menyangkut pertahanan, tetapi juga pangan, energi, dan ekonomi.

Karena itu, Presiden Prabowo banyak melahirkan program yang mengarah pada ketahanan tersebut.

Ia menegaskan, Kemendagri memiliki peran strategis dalam mengawal daerah agar sejalan dengan arah kebijakan tersebut.

Karena itu, seluruh jajaran Kemendagri harus memahami paradigma besar yang sedang dibangun pemerintah, termasuk penguatan ekonomi sosial kerakyatan yang berpihak kepada masyarakat luas.

“Semuanya harus paham, kalau tidak akan terjebak dalam pemikiran sektoral,” tegasnya.

Mendagri menjelaskan, perubahan arah kebijakan menuju ekonomi sosial kerakyatan menuntut peran aktif pemerintah dalam memastikan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Rayakan HUT Ke-9, Komunitas A-Green Gelar Lomba Poster dan Esay

Intervensi negara dinilai penting untuk memperkuat kelompok masyarakat dengan daya beli rendah.

“Semua kebijakan beliau (Presiden) berorientasi kepada ciri khas sosialisme kerakyatan adalah adanya intervensi pemerintah, campur tangan pemerintah dalam ekonomi, dalam pasar,” jelasnya.

Dalam konteks tersebut, Kemendagri harus memastikan kebijakan di daerah selaras dengan program-program prorakyat yang dicanangkan Presiden.

Ia menegaskan bahwa seluruh kepala daerah, wakil kepala daerah, hingga DPRD perlu memahami arah perubahan tersebut agar program pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Semuanya harus mengarah kepada satu titik itu, itu ekonomi sosial kerakyatan dan tadi dalam konteks internasional kita harus mengedepankan konsep self-reliance mampu berdiri di atas kaki sendiri, mandiri,” tandasnya.

Berita Terkait

KOWANI Sampaikan Selamat atas Pelantikan Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam
Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila
Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran Amunisi Ilegal di Timika
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA, Siap Jalankan Misi Perdamaian di Afrika Tengah
Letjen Robi Herbawan: PDBI DKI Jakarta Harus Perkuat Sinergi dan Inovasi
Sekcam Pademangan Ginanjar Turun Langsung Pastikan Proyek di Wilayahnya Sesuai Spek dan RAB
Pelayanan dan Pengamanan Debarkasi KM Bukit Raya di Pelabuhan Tanjung Priok Berlangsung Aman dan Lancar
Kantah Kabupaten Tangerang Laksanakan Pembayaran Ganti Kerugian 27 Bidang Tanah untuk Pembangunan Sistem Saluran Pembawa Air Baku Karian–Serpong

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:59 WIB

KOWANI Sampaikan Selamat atas Pelantikan Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran Amunisi Ilegal di Timika

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA, Siap Jalankan Misi Perdamaian di Afrika Tengah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Letjen Robi Herbawan: PDBI DKI Jakarta Harus Perkuat Sinergi dan Inovasi

Berita Terbaru