Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah, Kapal KN Antares Kembali Angkut 80 Ton Bantuan Logistik ke Aceh

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH (7/12), Suararealitas.co – Kapal Negara KN Antares kembali menjalankan misi kemanusian dengan mengangkut 80 Ton bantuan logistik beserta relawan kesehatan menuju Pelabuhan Kreung Geukueh, Lhokseumawe, yang telah ditetapkan sebagai hub atau posko utama penyaluran bantuan di Provinsi Aceh.

Kapal KN Antares resmi dilepas keberangkatannya oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Jumat malam (5/12) pukul 23.30 WIB di Pelabuhan Banda Aceh. Prosesi pelepasan turut dihadiri Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal bersama jajaran pemerintah daerah.

Selanjutnya KN Antares tiba di Pelabuhan Kreung Geukueh, Lhokseumawe pada Sabtu sore (6/12) sekitar pukul 16.50 WIB. Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengawal langsung proses pembongkaran 80 Ton bantuan untuk korban banjir di Pelabuhan Kreung Geukeuh, Lhokseumawe.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan logistik yang diberangkatkan tersebut merupakan kontribusi dari berbagai instansi dan lembaga, berupa kasur, sembako, obat-obatan, pampers, air mineral, biskuit, tenda dan kebutuhan dasar lainnya.

Baca Juga :  Pelajar Jadi Korban, HIMMARAYA Desak Penegakan Tanpa Tawar

Setibanya kapal, kegiatan diawali dengan penurunan tenaga medis. Para tenaga medis dimaksud akan ditempatkan di wilayah-wilayah terdampak banjir untuk memperkuat layanan kedaruratan. Setelah penurunan tim medis, proses pembongkaran dilanjutkan dengan penyusunan dan pembagian logistik sesuai kecamatan yang terdampak bencana.

Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang, Capt. Tohara melaporkan, kegiatan

pembongkaran berjalan lancar namun sempat terhenti karena hujan.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar ditambah dengan jiwa relawan yang tinggi dan juga semangat yang timbul dikarenakan adanya dukungan Bapak Gubernur Aceh, kegiatan dapat dilaksakan sebagai mana mestinya,” ujarnya.

Capt. Tohara menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan dari berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran akan terus bekerja maksimal dalam mendukung upaya kemanusiaan yang sedang dijalankan Pemerintah Aceh.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengiriman bantuan ini. Bantuan itu nantinya akan didistribusikan ke wilayah-wilayah yang terdampak situasi darurat di daerah tersebut,” ucapnya.

Baca Juga :  KRU KN. Antares Terima Penghargaan Atas Dedikasi Kemanusian

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pendistribusian bantuan.

“Pengiriman lewat jalur laut ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi,” kata Gubernur Aceh.

KN Antares dijadwalkan berangkat kembali pada Minggu atau Senin, 7–8 Desember 2025. Kapal tersebut direncanakan mengangkut sekitar 100 pengungsi menuju Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menunggu proses pengumpulan dan persiapan para pengungsi sebelum dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

Sebelumnya, pekan lalu KN Antares telah membawa bantuan logistik dari berbagai lembaga serta komunitas masyarakat serta mengevakuasi warga terdampak banjir dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh.

 

 

 

Berita Terkait

Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Ringsek di Tol Paspro, Dua Pendamping Meninggal Dunia
Ledakan Petasan di Malang Tewaskan Pemilik Rumah, Polisi Amankan 1 Ember Bahan Peledak
Solid HIV/AIDS Jadi Cahaya Edukasi bagi Generasi Muda Kabupaten Tangerang
Kapal Patroli KPLP KN. Damaru Kawal KMP Mutiara Persada III Hingga Tiba dengan Aman di Pelabuhan Panjang
Kobaran Hebat di Kapuk Peternakan, Gudang Plastik Nyaris Rata
Remunerasi Belum Dibayar, Ratusan Pekerja PT MTI Gelar Aksi Damai di Tanjung Priok
Diduga Minta Rp30 Juta, Oknum Kades di Bungursari Purwakarta Cekcok dengan Warga Pengusaha Besi Tua
Aceng Syamsul Hadie (ASH): Kasus Pemotongan Paksa Rambut Siswi SMKN 2 Garut adalah Pelanggaran Berat dan Mencederai Martabat Perempuan.

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:13 WIB

Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Ringsek di Tol Paspro, Dua Pendamping Meninggal Dunia

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:12 WIB

Ledakan Petasan di Malang Tewaskan Pemilik Rumah, Polisi Amankan 1 Ember Bahan Peledak

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:45 WIB

Solid HIV/AIDS Jadi Cahaya Edukasi bagi Generasi Muda Kabupaten Tangerang

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:31 WIB

Kapal Patroli KPLP KN. Damaru Kawal KMP Mutiara Persada III Hingga Tiba dengan Aman di Pelabuhan Panjang

Senin, 18 Mei 2026 - 21:02 WIB

Kobaran Hebat di Kapuk Peternakan, Gudang Plastik Nyaris Rata

Berita Terbaru