KUTAI TIMUR, suararealitas.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur Dapil II menanggapi keluhan masyarakat terkait belum terpenuhinya berbagai kebutuhan dasar selama 20 tahun terakhir di Desa Tepian Langsat, Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Anggota DPRD Kutai Timur Dapil II, Yusri Yusuf mengatakan selain mendengarkan keluhan masyarakat, pihaknya juga telah mengajukan sejumlah solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Selain itu, ia bakal menanyakan kembali ke pihak PLN terkait pengajuan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih untuk mengingatkan kembali, segera saya tindaklanjuti karena sebelumnya sudah kami pengajuan untuk daerah Tepian Langsat, nanti saya tanyakan ulang ke PLN ya,” ujar Yusri saat dikonfirmasi suararealitas.co via WhatsApp, Selasa (21/10/2025) pagi.
Diberitakan sebelumnya, sebagai wujud protes karena daerahnya sudah 20 tahun tak kunjung dialiri listrik, warga secara mandiri membeli genset maupun panel surya.
Hal ini sebagai wujud kekecewaan warga terhadap pemerintah yang dianggap tidak mempedulikan warga.
Salah satu warga setempat, Dahri, mengatakan bahwa permasalahan ini telah menjadi keluhan panjang yang belum ada solusinya sampai saat ini.
“Listrik, air bersih, tempat pembuangan sampah, kami warga Tepian Langsat sudah 10 tahun belum mendapatkan listrik dan fasilitas penerangan,” kata Dahri, Senin (20/10/2025).
“Belum juga ada realisasi baik dari pemerintah maupun PLN dan PDAM. Kami mohon agar pemerintah bisa membantu warga Desa Tepian Langsat dalam hal kebutuhan dasar seperti listrik, penerangan jalan yang layak, air bersih dan tempat sampah,” sambungnya.
Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan fakta dan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitas.co.



































