EPAC Siapkan Rights Issue hingga 2 Miliar Saham dan Buyback Maksimal Rp20 Miliar

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TANGERANG,(29/9) Suararealitas.co — PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) menyiapkan dua rencana aksi korporasi untuk mendukung pengembangan usaha dan pengelolaan struktur permodalan. Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2 miliar saham baru melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) serta meminta persetujuan pemegang saham untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan alokasi dana maksimal Rp20 miliar.

Direktur Keuangan PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk., Nicky Gunhadi, menyampaikan bahwa kedua rencana aksi korporasi tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 3 November 2026. Pengumuman RUPSLB dan keterbukaan informasi mengenai kedua rencana aksi korporasi tersebut telah disampaikan pada 25 September 2026.

Melalui PMHMETD I, EPAC berencana menerbitkan hingga 2.000.000.000 saham baru. Jumlah tersebut merupakan batas maksimum penerbitan saham yang direncanakan. Sementara itu, harga pelaksanaan, rasio Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), serta nilai dana yang akan diperoleh belum ditetapkan. Ketentuan final mengenai pelaksanaan PMHMETD I akan disampaikan dalam prospektus.

Dana hasil PMHMETD I, setelah dikurangi biaya emisi, direncanakan untuk memenuhi tiga kebutuhan, yakni belanja modal guna mendukung pengembangan usaha yang sejalan dengan kegiatan Perseroan, pengurangan sebagian utang terutama utang bank, serta penambahan modal kerja.

Tambahan modal kerja tersebut diharapkan dapat mendukung pengadaan bahan baku, proses produksi kemasan plastik fleksibel, pemenuhan pesanan pelanggan, hingga distribusi.

Baca Juga :  BRI Kanca Pandeglang Salurkan Bingkisan Ramadhan kepada Pekerja Dasar

Di sisi lain, EPAC juga merencanakan pembelian kembali saham sebanyak-banyaknya 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada tanggal RUPSLB, dengan anggaran maksimal Rp20 miliar, termasuk biaya transaksi.

Pelaksanaan buyback direncanakan berlangsung secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 12 bulan setelah memperoleh persetujuan RUPSLB. Pelaksanaannya akan mempertimbangkan ketersediaan dana serta kebutuhan operasional Perseroan.

Perseroan memandang kedua rencana aksi korporasi tersebut sebagai bagian dari pengelolaan permodalan yang perlu dijalankan secara terukur.

Pelaksanaan PMHMETD I masih memerlukan persetujuan RUPSLB dan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara itu, realisasi buyback akan bergantung pada kondisi dan pertimbangan Perseroan selama periode pelaksanaannya.

Berita Terkait

Akselerasi Transisi Energi, PT GUT Tampilkan Portofolio Megaproyek EBT di Penutupan Electricity Connect 2026
Perkuat Keandalan dan Efisiensi Objek Vital Nasional, PT GUT Tampilkan Solusi Pemeliharaan Modern di Electricity Connect 2026
Dari Transmisi hingga Gardu Induk, PT GUT Tampilkan Kapabilitas EPC di Electricity Connect 2026
AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru
Kami Para Engineer PT GUT adalah Benteng Pertahanan Tak Terlihat demi Menjaga Urat Nadi Listrik Nusantara
Bukan Sekadar Penonton di Negeri Sendiri, Sebuah Perusahaan EPC 100% Lokal Kini Memimpin Revolusi Hijau dengan Mendobrak Dominasi Asing di Sektor Energi Strategis Nasional
BSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus
Ditjen Hubla Perkuat Pengawasan Penggunaan Perairan, Cegah Potensi PNBP Negara Hilang

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 06:46 WIB

EPAC Siapkan Rights Issue hingga 2 Miliar Saham dan Buyback Maksimal Rp20 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 12:51 WIB

Akselerasi Transisi Energi, PT GUT Tampilkan Portofolio Megaproyek EBT di Penutupan Electricity Connect 2026

Rabu, 23 September 2026 - 16:37 WIB

Perkuat Keandalan dan Efisiensi Objek Vital Nasional, PT GUT Tampilkan Solusi Pemeliharaan Modern di Electricity Connect 2026

Selasa, 22 September 2026 - 21:38 WIB

Dari Transmisi hingga Gardu Induk, PT GUT Tampilkan Kapabilitas EPC di Electricity Connect 2026

Kamis, 17 September 2026 - 12:13 WIB

AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru

Berita Terbaru