BOGOR, Suararealitas.co – Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Jasinga mulai menyiapkan regenerasi kepemimpinan pemuda melalui program kaderisasi yang digelar di GOR Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian program bulan kemerdekaan tersebut diikuti puluhan pemuda, pemudi, dan pelajar dari sejumlah wilayah di Kecamatan Jasinga.
Ketua PK KNPI Kecamatan Jasinga, Ama Dery, mengatakan kaderisasi tidak dirancang sebagai kegiatan sekali jalan. Program tersebut akan dilaksanakan secara berjenjang dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda di Jasinga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan bulan kemerdekaan melalui program Woles Asih. Pada minggu kedua ini kami mengadakan pelatihan kaderisasi bagi pemuda, pemudi, dan pelajar yang ada di Kecamatan Jasinga,” kata Ama Dery.
Menurut dia, proses kaderisasi akan terus dikembangkan hingga tiga tahun ke depan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi sekaligus mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Kaderisasi hari ini bukan hanya selesai sampai di sini. Program ini akan berjenjang hingga tiga tahun ke depan dan seterusnya. Ini merupakan salah satu bentuk pengembangan SDM pemuda dan pelajar di Jasinga,” ujarnya.
Selain memberikan pembekalan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi KNPI untuk mendengar langsung persoalan dan aspirasi generasi muda di tingkat kecamatan.
Ama Dery menegaskan, keberadaan organisasi kepemudaan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya melalui kegiatan internal organisasi.
“Tak hanya silaturahmi, kita juga menyapa dan menyerap aspirasi mereka. Kami ingin KNPI hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi warga Jasinga,” katanya.
Dalam kaderisasi tersebut, peserta mendapatkan lima materi yang dinilai berkaitan erat dengan kehidupan dan tantangan generasi muda, yakni pelayanan kesehatan, agraria, kesetaraan gender, literasi digital, serta ketahanan pangan.
Materi tersebut diberikan agar peserta tidak hanya memiliki pemahaman mengenai kepemimpinan, tetapi juga mampu membaca berbagai persoalan dan potensi yang ada di lingkungan sekitarnya.
“Kami ingin pemuda, pemudi, dan pelajar memahami kondisi wilayahnya. Selain itu, mereka juga mendapatkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat dari para narasumber yang hadir,” kata Ama Dery.
Kegiatan tahun ini mengangkat tema “Membangun Generasi Muda Jasinga yang Berkarakter, Berintegritas, dan Berjiwa Kepemimpinan untuk Menjawab Tantangan Masa Depan.”
Ketua Panitia Pelaksana, Hafiz Furqon, mengatakan kaderisasi menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan regenerasi kepemimpinan pemuda terus berjalan.
“Kami ingin menyiapkan stok generasi muda. Ini adalah proses regenerasi yang harus terus dilakukan. Ke depan, para pemuda ini akan dibina secara berkelanjutan,” ujar Hafiz.
Dia menambahkan, materi yang diberikan kepada peserta dirancang untuk meningkatkan kapasitas, wawasan, sekaligus karakter kepemimpinan agar mereka mampu mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat.
“Teman-teman peserta mendapatkan materi yang sangat spesial dan relevan dengan tantangan zaman saat ini. Harapannya, mereka mampu menjadi generasi yang siap berkontribusi bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” katanya.
Rangkaian program bulan kemerdekaan PK KNPI Jasinga selanjutnya akan memasuki agenda minggu ketiga berupa sunatan massal yang melibatkan masyarakat secara lebih luas.
Dalam berbagai kegiatannya, KNPI Jasinga juga menggandeng pemerintah desa dan sejumlah pihak sebagai bagian dari upaya memperkuat keterlibatan pemuda dalam pembangunan di tingkat lokal.




































