Gubernur Bersama Ratusan Anak Peringati Hari Anak 2026 di Balai Kota DKI

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/07/2026).

Pada kesempatan tersebut, LPAI menganugerahkan penghargaan Gubernur Sahabat Anak kepada Gubernur Pramono Anung sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak di Provinsi DKI Jakarta.
Peringatan Hari Anak Nasional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dikemas melalui berbagai kegiatan bermain yang menyenangkan bagi anak-anak guna meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya pemenuhan hak anak seperti hak untuk hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi.
“Pemerintah DKI Jakarta akan terus memastikan Jakarta benar-benar menjadi provinsi yang ramah anak. Sejak 2022, Jakarta merupakan salah satu provinsi yang secara konsisten meraih predikat Provinsi Layak Anak,” ujar Gubernur Pramono.

Ia juga mengapresiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan Peringatan HAN ke-42 Tingkat Provinsi DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada peringatan HAN tahun ini, peserta diajak menyaksikan anak-anak bergembira sekaligus belajar nilai-nilai kejujuran, sportivitas, gotong royong, kreativitas, dan semangat bangkit setelah menghadapi kegagalan melalui permainan tradisional serta perlombaan “Bermain Gembira”.

Baca Juga :  Rayakan Hari Ibu, Kecap Sedaap Ajak Masyarakat Masak Menu Kesukaan Ibu dengan Kemasan Edisi Spesial

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tema Peringatan HAN Tahun 2026, “Lindungi dan Wujudkan Generasi Tangguh Berdaya”, yang menegaskan bahwa masa depan bangsa, termasuk Jakarta menuju kota global, sangat ditentukan oleh upaya menjaga, melindungi, dan memenuhi hak-hak anak.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono berinteraksi langsung dengan sejumlah anak. Ia mengajak mereka berbincang tentang cita-cita, hobi, hingga sepak bola. Gubernur juga memberikan kesempatan kepada seorang anak penyandang disabilitas untuk menyanyikan lagu anak-anak di hadapan para peserta. Menurutnya, setiap anak perlu memiliki ruang untuk bermain, berekspresi, dan mengembangkan potensinya.

“Menjadi anak-anak itu tugasnya jangan terlalu banyak. Harus punya ruang untuk bermain dan mengekspresikan apa yang menjadi keinginannya. Tadi saya melihat anak-anak begitu luar biasa,” tutur Gubernur Pramono.

Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat berbagai kebijakan yang berpihak kepada anak. Berbagai program yang telah dijalankan antara lain penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Program Pemutihan Ijazah, pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun, Program Sekolah Swasta Gratis di 103 sekolah, pembangunan 324 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), serta penyediaan layanan day care dan Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak yang beroperasi selama 24 jam.

Baca Juga :  Menko AHY Apresiasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Pesisir Pantai Tanjung Kait Kecamatan Mauk

“Untuk anak-anak yang tinggal di Jakarta, sebagai kota ramah anak, saya berharap manfaatkan kesempatan untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Jika ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Pemprov DKI Jakarta membuka ruang seluas-luasnya melalui berbagai program bantuan pendidikan,” ungkap Gubernur Pramono.

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi, mengapresiasi komitmen Pemprov DKI Jakarta yang dinilainya konsisten menghadirkan berbagai kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak.

“Kami memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Pemprov DKI Jakarta karena berbagai kebijakannya benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik anak serta menciptakan suasana yang mendukung pemenuhan hak anak secara optimal,” urainya.

Tokoh yang kerap disapa Kak Seto itu mengusulkan agar Jakarta menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan Seksi Perlindungan Anak (SPARTA) di seluruh rukun tetangga (RT). Menurutnya, keberadaan SPARTA akan memperkuat peran masyarakat dalam mencegah kekerasan terhadap anak sejak dari lingkungan terdekat.

kipray

Berita Terkait

BAJA Kecam Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Minuman Keras di Ancol
AIPI Soroti Kedaulatan Pemilih, Personal Vote dan Politik Uang dalam Demokrasi Presidensial
Penanganan Krosingan Gorong-Gorong, PJLP SDA Kecamatan Tanjung Priok Bersihkan Lumpur di Jalan Taman Sunter Jaya
SDA Jakarta Utara Tindak Lanjut Kondisi Saluran Air di Jalan Yos Sudarso Sunter Jaya
Menko Polkam: Komunikasi Kuat Jadi Kunci Sinergi TNI, Polri, BIN dan Kejaksaan
Strategi Sudin SDA Jakarta Utara Tekan Risiko Banjir Tahunan, Perkuat Infrastruktur Pengendalian Air
JJOS Police Goes To School, Kapolres Priok Ajak Pelajar SMPN 261 Muara Angke Jauhi Tawuran dan Narkoba
KOWANI Dorong Revolusi Singkong, Dari Bahan Mentah Jadi Produk Bernilai Tambah

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WIB

BAJA Kecam Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Minuman Keras di Ancol

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:31 WIB

AIPI Soroti Kedaulatan Pemilih, Personal Vote dan Politik Uang dalam Demokrasi Presidensial

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Penanganan Krosingan Gorong-Gorong, PJLP SDA Kecamatan Tanjung Priok Bersihkan Lumpur di Jalan Taman Sunter Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:10 WIB

SDA Jakarta Utara Tindak Lanjut Kondisi Saluran Air di Jalan Yos Sudarso Sunter Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Menko Polkam: Komunikasi Kuat Jadi Kunci Sinergi TNI, Polri, BIN dan Kejaksaan

Berita Terbaru