KEK Industropolis Batang Raup Minat Investor Hungaria, Kantongi Dua MoU Energi Hijau

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Eropa, Suararealitas.co — Pemerintah Indonesia mempromosikan peluang investasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kepada komunitas bisnis Hungaria melalui forum bisnis bertajuk Indonesia’s New Economic Frontier: Investing in Batang Integrated Estate and Health Special Economic Zone yang digelar di Budapest, Hungaria, Kamis (21/5).

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang. Dalam sambutannya, Sekjen Edwin menyampaikan bahwa KEK Indonesia dikembangkan sebagai mesin utama transformasi ekonomi nasional melalui ekosistem industri terintegrasi, insentif investasi kompetitif, serta konektivitas strategis menuju kawasan Indo-Pasifik.

“Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, kami mengundang dunia usaha internasional tidak hanya untuk menyaksikan transformasi Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan tersebut,” ujar Sekjen Edwin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekjen Edwin juga menegaskan bahwa Indonesia dan Hungaria memiliki potensi besar untuk membangun kemitraan strategis di sektor kesehatan, farmasi, sains, dan inovasi.

Menurutnya, Hungaria dikenal sebagai salah satu pusat riset farmasi terkemuka di Eropa Tengah dan Timur, sementara Indonesia menawarkan skala pasar dan infrastruktur yang kompetitif untuk pengembangan investasi jangka panjang.

Dalam forum ini, Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Agung Putu Ngurah Wirawan, memaparkan perkembangan signifikan KEK Industropolis Batang yang hingga saat ini telah mencatatkan total investasi sebesar USD1,3 miliar dan menyerap sekitar 11.000 tenaga kerja langsung. Ia juga menyampaikan tingginya minat investor terhadap kawasan tersebut tercermin dari peningkatan penjualan lahan yang jauh melampaui rata-rata kawasan industri nasional.

Baca Juga :  Tinjau Rehabilitasi JCC Jelang KTT ke-43 ASEAN di Jakarta, Menteri Basuki: Selesai 25 Agustus 2023

“Pada 2024, penjualan lahan di KEK Industropolis Batang mencapai 104 hektare dan pada 2025 telah mencapai 97 hektare. Angka ini jauh di atas rata-rata penjualan kawasan industri pada umumnya yang hanya berkisar 15–20 hektare per tahun. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan investor terhadap potensi dan daya saing KEK Industropolis Batang,” ujar Agung.

Selain mempromosikan peluang investasi di KEK Industropolis Batang, pemerintah memperkenalkan sejumlah KEK sektor kesehatan kepada komunitas bisnis Hungaria, di antaranya KEK Sanur, KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam, serta KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten melalui sesi forum dan one-on-one business meeting.

Dalam sesi business matching yang diwakili oleh Plt. Kepala Biro Investasi, Kerja Sama, dan Komunikasi, Bambang Wijanarko, sejumlah potensi kerja sama turut dibahas, antara lain pengembangan sektor manajemen air dan daur ulang air industri untuk mendukung kebutuhan kawasan di masa depan, peluang investasi properti dan fasilitas pendukung bagi pekerja di KEK Industropolis Batang, serta penjajakan skema pendanaan bersama antara pemerintah Hungaria dan Indonesia untuk mendukung proyek-proyek strategis.

Baca Juga :  Hari Anak Nasional 2026, Hardini Puspasari Tegaskan Investasi Terbaik Bangsa Dimulai dari Anak Indonesia

Pada forum tersebut juga dilakukan penandatanganan dua MoU business-to-business (B-to-B) antara PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Industropolis Batang dengan perusahaan asal Hungaria, yakni Merlion Tech Ltd dan Iconic Energi Kft. Kedua perusahaan bergerak di bidang energi terbarukan, efisiensi energi, dan keberlanjutan lingkungan.

Sebelum forum berlangsung, delegasi Indonesia melakukan serangkaian pertemuan dengan Hungarian Export Promotion Agency (HEPA), Hungarian Chamber of Commerce and Industry (HCCI), dan Hungarian Water Partnership pada Rabu (20/5). Dalam pertemuan tersebut, Hungaria menunjukkan minat besar terhadap sektor pengelolaan air, energi hijau, teknologi digital, dan smart city. Bahkan, pihak HCCI mengusulkan agar KEK Industropolis Batang dijadikan pilot project teknologi pengolahan air Hungaria di Indonesia.

Rangkaian promosi investasi ini berhasil memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di Eropa Timur dan Tengah sekaligus membuka peluang investasi baru di sektor energi hijau, pengelolaan air, teknologi digital, dan manufaktur maju.

Sebagai tindak lanjut, Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK bersama PT KITB dan kementerian/lembaga terkait akan mempercepat agenda business matching lanjutan, kunjungan investor ke Indonesia, serta pembahasan implementasi kerja sama investasi dan transfer teknologi.

Berita Terkait

Camat Pademangan Pastikan Pengaturan Lalu Lintas Diperkuat Selama Proyek Harbour Road Tahap II
Sinergitas Satpel LH Pademangan dan Tokoh Masyarakat Perkuat Penataan Kawasan Sesuai Ingub Nomor 5 Tahun 2026
Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil Ungkap 1.400 Desa Segera Dialiri Listrik
Patroli Cipta Kondisi JJOS, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Kawasan Pelabuhan Demi Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kawasan Kalibaru Perkuat Sinergi dengan Bank Sampah Germapin untuk Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif
Kemacetan di Lodan Raya dan RE Martadinata Dipicu Dua Proyek Strategis, Satpelhub Pademangan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
WSO Indonesia Dorong Pemanfaatan AI dan Kolaborasi Global Perkuat Budaya K3 Menuju 2030
KOWANI Satukan Kolaborasi Perempuan Indonesia Dukung Tempe Menuju UNESCO dan Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Camat Pademangan Pastikan Pengaturan Lalu Lintas Diperkuat Selama Proyek Harbour Road Tahap II

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:35 WIB

Sinergitas Satpel LH Pademangan dan Tokoh Masyarakat Perkuat Penataan Kawasan Sesuai Ingub Nomor 5 Tahun 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:33 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil Ungkap 1.400 Desa Segera Dialiri Listrik

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:31 WIB

Patroli Cipta Kondisi JJOS, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Kawasan Pelabuhan Demi Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:27 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kawasan Kalibaru Perkuat Sinergi dengan Bank Sampah Germapin untuk Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif

Berita Terbaru