Toko Kosmetik Jadi Kedok Jual Pil Koplo di Jatinegara, Diduga Dibekingi Oknum Anggota Berseragam Aktif

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – praktik jual beli obat keras terbatas alias pil koplo kembali terkuak di Jakarta Timur.

Pasalnya, di balik toko kosmetik sederhana di kawasan Jatinegara, tersimpan bisnis gelap yang menggunakan modus yang sama dalam mengedarkan obat tersebut kepada semua kalangan.

“Saya cuman kerja disini, gajinya sekitar Rp1-2 juta per bulan, termasuk uang makan,” kata seorang pekerja toko di Jalan Cipinang Muara Raya No.29, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, kepada wartawan, Jumat (24/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebut, bahwa aktivitas ini diketahui oleh pihak lingkungan sekitar, bahkan diduga mendapat perlindungan dari oknum anggota berseragam aktif.

Baca Juga :  Polri Bongkar Pabrik Sabu Jaringan Iran hingga Diintai Seminggu di Apartemen Vittoria Cengkareng

“Dari RT-RW nya tahu, dan sudah koordinasi dengan oknum polisi. Sebulan sekali ada yang datang, kalau tingkat atas mungkin urusannya si bos,” sebutnya.

Sementara itu, menurut sumber keberadaan toko yang berkamuflase menjual kosmetik itu sudah lama beroperasi.

“Toko itu sudah lama bang. Tiap hari ramai dikunjungi semua kalangan. Kadang toko itu juga kalau sedang tutup berarti diduga dapat bocoran dari oknum yang terlibat bahwa bakal ada operasi dari aparat penegak hukum,” ungkap sumber.

Kendati demikian, kasus ini memperlihatkan celah pengawasan yang lemah serta dugaan adanya “main mata” antara oknum aparat, dan pelaku lapangan.

Baca Juga :  Spa Menjamur, Dugaan Prostitusi Muncul: Siapa yang Bertanggung Jawab?

Alih-alih diberantas, bisnis obat keras justru terus tumbuh di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Jatinegara belum memberikan keterangan resmi soal peredaran pil koplo tersebut.

Kini, suararealitas.co tengah berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.

Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan fakta dan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitas.co.‎

Berita Terkait

Tim Hukum Alpriado Osmond Desak Polres Metro Tangerang Kota Percepat Penanganan Kasus Dugaan Pengeroyokan ART
Penanggulangan Sampah di Rusun Pesakih Daan Mogot Terus Diperkuat, Pengelola Tekankan Peran Aktif Warga
Sertifikat Tak Kunjung Beres, Uang Puluhan Juta Dipersoalkan: Praktisi Hukum Soroti Potensi Ranah Pidana
Tim Kuasa Hukum Boyamin Saiman CH Harno & Tatis Lawfirm: Proses Hukum Belum Usai – Kami Perjuangkan Hak Lahan Adat Hingga ke Puncak Keadilan
‎Aktivitas Pengolahan Emas di Munjul Dipertanyakan, Warga Minta DLH dan Aparat Turun Tangan
Dugaan Permainan Solar Subsidi di SPBU Suradadi, Sopir Sebut Bekerja atas Perintah Joko
Mengaku Berkali-kali Dipaksa, Perempuan Muda di Tasikmalaya Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual
Solar Subsidi Diduga Dikuras Berulang Kali, Siapa yang Bermain di SPBU Limbangan Indramayu?

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:52 WIB

Tim Hukum Alpriado Osmond Desak Polres Metro Tangerang Kota Percepat Penanganan Kasus Dugaan Pengeroyokan ART

Senin, 14 September 2026 - 14:51 WIB

Penanggulangan Sampah di Rusun Pesakih Daan Mogot Terus Diperkuat, Pengelola Tekankan Peran Aktif Warga

Sabtu, 12 September 2026 - 18:16 WIB

Sertifikat Tak Kunjung Beres, Uang Puluhan Juta Dipersoalkan: Praktisi Hukum Soroti Potensi Ranah Pidana

Kamis, 10 September 2026 - 10:58 WIB

Tim Kuasa Hukum Boyamin Saiman CH Harno & Tatis Lawfirm: Proses Hukum Belum Usai – Kami Perjuangkan Hak Lahan Adat Hingga ke Puncak Keadilan

Rabu, 9 September 2026 - 11:12 WIB

‎Aktivitas Pengolahan Emas di Munjul Dipertanyakan, Warga Minta DLH dan Aparat Turun Tangan

Berita Terbaru

Ragam Daerah

DPD GPN Resmi Daftar di Kesbangpol Tanggamus

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:36 WIB