Dukung Geliat Industri Perkayuan, BRI Rangkasbitung Salurkan KUR untuk UMKM Panglong di Banjarsari

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANJARSARI, Suararealitas.co – Sektor perkayuan atau usaha panglong merupakan salah satu roda penggerak ekonomi yang signifikan di wilayah Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak. Guna mendukung keberlangsungan dan ekspansi usaha ini, BRI Kantor Cabang Rangkasbitung melalui BRI Unit Banjarsari secara aktif menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pemilik panglong dan pengolah kayu lokal.

Langkah ini bertujuan untuk membantu para pengusaha panglong dalam memenuhi kebutuhan modal kerja, mulai dari pengadaan bahan baku kayu hingga peremajaan alat pertukangan.
Memperkuat Rantai Pasok Bahan Bangunan Lokal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin Cabang BRI Rangkasbitung, Eko Mandala Saputra, menjelaskan bahwa usaha panglong di Banjarsari memiliki peran strategis dalam menyediakan material bangunan bagi pembangunan infrastruktur dan perumahan di wilayah Lebak.

Baca Juga :  Frontliner BRI BO Mall Ambasador Tunjukkan Kepedulian dengan Mendampingi Nasabah Lansia

“Usaha panglong di Banjarsari adalah sektor yang sangat dinamis. Melalui penyaluran KUR ini, kami ingin memastikan para pemilik panglong memiliki likuiditas yang cukup untuk menyerap kayu dari hutan rakyat serta meningkatkan kapasitas produksi mereka. Kami hadir untuk memastikan ekosistem perkayuan di sini tetap tumbuh dan bersaing,” ujar Eko.

Pendampingan Spesifik di Unit Banjarsari

Melalui peran aktif para Mantri di BRI Unit Banjarsari, proses penyaluran kredit dilakukan dengan pemahaman mendalam terhadap karakteristik usaha panglong yang membutuhkan perputaran modal cepat.

Beberapa poin fokus dalam dukungan BRI untuk UMKM Panglong meliputi:

Penambahan Stok Bahan Baku: Membantu permodalan untuk pembelian kayu gelondongan dalam jumlah besar guna menjaga ketersediaan stok.

Baca Juga :  BRI KC Balaraja Salurkan Pinjaman KUR untuk Dukung Modal Usaha Produktif Pelaku UMKM

Modernisasi Peralatan: Mendukung pembelian mesin serut, mesin potong, hingga peralatan perlindungan kerja yang lebih modern dan efisien.

Manajemen Keuangan Digital: Mengedukasi pemilik panglong untuk menggunakan aplikasi BRImo dan QRIS BRI dalam mempermudah transaksi pembayaran dengan pembeli maupun supplier.

“Kami tidak hanya memberikan modal, tetapi juga menjadi mitra diskusi bagi para pengusaha panglong di Banjarsari agar usaha mereka lebih terstruktur secara finansial. Jika usaha panglong maju, serapan tenaga kerja lokal di sektor ini pun akan semakin besar,” pungkas Eko Mandala Saputra.

Dengan dukungan permodalan yang tepat sasaran, BRI Rangkasbitung berkomitmen untuk terus menjadi pilar utama bagi kemajuan industri kecil dan menengah di seluruh pelosok Kabupaten Lebak.

Berita Terkait

Ditjen Hubla Perkuat Penegakan Hukum Maritim melalui Diklat Manajemen PPNS 200 Jam
GUT Dorong Transisi Energi, Buka Peluang Industri dan SDM Indonesia Naik Kelas
Salah Tangani Dangerous Goods Bisa Picu Risiko Serius, KPLP Tekankan Kompetensi SDM
WBSA Catat Pertumbuhan Pendapatan 42,6% pada 1H26, Perkuat Ekosistem Logistik B2B Terintegrasi
85 Persen Pangan Maluku Utara Masih Bergantung dari Luar, Food Estate Terpadu Didorong Jadi Solusi
Maluku Utara Bidik Lumbung Pangan Terpadu, Bupati Halteng Siap Buka Jalan Investasi
Maluku Utara Tak Lagi Ingin Bergantung Pasokan Beras, Food Estate Terpadu Disiapkan
Rumah di Kemang Tiba-tiba Dijual Rp4,2 Miliar di Threads, Pemilik Mengaku Tak Pernah Jual

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:46 WIB

Ditjen Hubla Perkuat Penegakan Hukum Maritim melalui Diklat Manajemen PPNS 200 Jam

Rabu, 2 September 2026 - 12:20 WIB

GUT Dorong Transisi Energi, Buka Peluang Industri dan SDM Indonesia Naik Kelas

Selasa, 1 September 2026 - 23:32 WIB

Salah Tangani Dangerous Goods Bisa Picu Risiko Serius, KPLP Tekankan Kompetensi SDM

Selasa, 1 September 2026 - 07:47 WIB

WBSA Catat Pertumbuhan Pendapatan 42,6% pada 1H26, Perkuat Ekosistem Logistik B2B Terintegrasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:15 WIB

85 Persen Pangan Maluku Utara Masih Bergantung dari Luar, Food Estate Terpadu Didorong Jadi Solusi

Berita Terbaru