Realisasikan Investasi Hingga Rp 366 Triliun, KEK Perkuat Pertumbuhan Ekonomi di Daerah

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Perkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan media nasional, Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menyelenggarakan kegiatan Iftar Media Gathering dengan tema Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi, Kamis (12/03) di Hotel Aryaduta Menteng. Kegiatan ini menjadi forum komunikasi antara pemerintah dan insan pers untuk menyampaikan perkembangan kebijakan serta capaian pengembangan KEK dalam mendorong investasi, ekspor, dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Tim Pelaksana
Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso menyampaikan keynote speech mengenai kondisi dan perkembangan ekonomi makro Indonesia yang masih tetap solid.

“Secara umum, angka indikator makro Indonesia masih cukup bagus. Mulai dari data yang disampaikan BPS, hingga inflasi yang memang secara siklus mengalami kenaikan. Kemudian PMI kemarin naik cukup tinggi sekali, di atas 53, saya kira ini tertinggi sejak beberapa bulan yang lalu. Lalu indikator retail, indeks keyakinan konsumen, dan beberapa indikator daya beli juga masih cukup baik, dan beberapa mengalami kenaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau disimpulkan sebenarnya kondisi makro kita sampai hari ini masih sangat solid, sangat kuat, sehingga kita tinggal mengantisipasi seberapa jauh dampak dari perkembangan di global,”ujar Sesmenko.

Selanjutnya, Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang
memaparkan dampak KEK terhadap perekonomian daerah, termasuk perbandingan indikator ekonomi antara daerah yang memiliki KEK dan yang belum memiliki KEK.

Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi di 25 KEK mencapai Rp82,6 triliun atau 98% dari target yang telah ditetapkan. Sementara itu, penyerapan tenaga kerja mencapai 88.541 orang, bahkan melampaui target yang ditetapkan.

“Capaian ini menunjukkan bahwa KEK terus berkembang sebagai salah satu instrumen
penting dalam mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah,” ujar Sekjen.

Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Prospera dan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia menunjukkan bahwa wilayah dengan KEK mampu menarik investasi hingga 77% lebih tinggi dibandingkan wilayah non-KEK, menyerap tenaga kerja hingga 52% lebih besar, serta pada KEK industri Foreign Direct Investment (FDI) bahkan dapat mencapai sekitar 179% lebih tinggi.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS), Moh. Edy Mahmud, menyampaikan bahwa KEK memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan investasi, ekspor, dan penciptaan lapangan kerja. Ia menambahkan bahwa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8% pada tahun 2029, dan KEK diharapkan menjadi salah satu motor utama untuk mencapai target tersebut. BPS juga terus berupaya meningkatkan kualitas pendataan di KEK guna mendukung penghitungan Produk Domestik Bruto (PDB) yang lebih akurat.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pendataan di KEK, karena pada dasarnya hal tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas penghitungan PDB,” ujar Edy.

Dalam rangkaian kegiatan Iftar Media Gathering ini, turut hadir beberapa Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) dari KEK Kendal, KEK Sanur, KEK Industropolis Batang, KEK Nongsa, dan KEK Gresik sebagai narasumber. Sesi ini menampilkan pengalaman langsung pengelola kawasan dalam mengimplementasikan kebijakan KEK di lapangan serta dampak ekonomi yang dihasilkan bagi daerah. Dalam sesi ini
disampaikan peran BUPP dalam mendorong peningkatan ekonomi wilayah sekaligus kontribusinya terhadap pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga :  Pasca Implementasi Sertipikat Elektronik, Kakanwil BPN Banten Cek Layanan di Sejumlah Kantor Pertanahan

KEK Kendal yang dihadiri oleh Executive Director Kendal Industrial Park, Juliani Kusumaningrum menyoroti kontribusi kawasan dalam mendorong investasi dan penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah. Hingga tahun 2025, KEK Kendal mencatat

akumulasi investasi sekitar Rp187,05 triliun serta menyerap sekitar 76.559 tenaga kerja. Sejalan dengan perkembangan tersebut, laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kendal pada tahun 2025 juga tercatat meningkat signifikan hingga mencapai 8,84 persen. Selain itu, KEK Kendal turut mengembangkan program link and match untuk memperkuat keterhubungan antara dunia industri dengan lembaga pendidikan dan pelatihan guna mendukung ketersediaan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Sementara itu, KEK Sanur yang dihadiri oleh Vice President Corporate Planning & Strategic Delivery Unit, Ade Saputra menjelaskan bahwa KEK Sanur memiliki dua fokus utama, yaitu sektor kesehatan dan pariwisata. Kehadiran KEK Sanur diharapkan dapat meningkatkan daya saing layanan kesehatan di dalam negeri sehingga mampu bersaing dengan rumah sakit di luar negeri. Selama ini terdapat empat faktor yang mendorong masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri, yaitu ketepatan diagnosa, keahlian dokter, teknologi, dan biaya. Oleh karena itu, KEK Sanur akan mengadopsi konsep Top Notch Brands, Best Technology and Medicines, Medical and Wellness Expertise, dan Seamless Experience dalam pengembangan layanan kesehatan di kawasan tersebut.

Salah satu fasilitas utamanya adalah Bali International Hospital, rumah sakit bertaraf
internasional yang memiliki berbagai layanan unggulan seperti kardiologi, onkologi, neurologi, ortopedi, dan layanan kesehatan ibu dan anak. Selain itu, kawasan ini juga menghadirkan fasilitas kesehatan lain, termasuk pusat layanan fertilitas Alpha IVF & Women’s Specialist yang bekerja sama dengan jaringan klinik fertilitas internasional. Di sisi lain, pengelola KEK Sanur juga menjalankan berbagai program komunikasi publik, kegiatan marketing activities, serta program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, salah satunya melalui kegiatan Celebrating Christmas with Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) yang bekerja sama dengan BIH.

Selanjutnya, KEK Industropolis Batang yang dihadiri oleh Direktur Pemasaran dan
Pengembangan, Indri Septa Respati, sebagai KEK paling muda yang baru diresmikan pada 20 Maret 2025, memaparkan kegiatan yang telah dilakukan untuk masyarakat sekitar dengan berlandaskan pada 4 framework, yaitu ketenagakerjaan, ekonomi dan UKM, lingkungan, dan sosial untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia.

KEK Industropolis Batang mengadakan berbagai program pelatihan tenaga kerja, termasuk pelatihan menjahit skema Operator Upper Sol Sepatu, pelatihan desain dan printing, pelatihan Bahasa Inggris, dan pelatihan Bahasa Inggris. Program pelatihan yang dilaksanakan tidak hanya ditujukan kepada pekerja di KEK Industropolis Batang, tapi juga kepada calon pekerja di KEK Batang, dengan harapan demand dan supply tenaga kerja di kawasan tersebut seimbang.

Baca Juga :  KKP Usulkan Tambahan Anggaran Rp6,16 T untuk Program Ekonomi Biru hingga Pangan Bergizi

Sejak tahun 2022 hingga 2025 kemarin, peserta pelatihan yang diadakan oleh KEK Industropolis mencapai lebih dari 1.800 orang, dan saat ini KEK Industropolis Batang tengah bekerja sama dengan 29 SMK untuk mendorong transformasi model pendidikan vokasi di Kabupaten Batang. Hal ini menunjukkan komitmen KEK Industropolis Batang dalam pelibatan masyarakat lokal dalam penyerapan tenaga kerja, selaras dengan penandatanganan perjanjian komitmen penyerapan tenaga kerja lokal oleh Gubernur Jawa Tengah dan Bupati Batang, dengan para Pelaku Usaha.

Kemudian, KEK Nongsa yang dihadiri oleh Direktur Utama PT Taman Resor Internet (Tamarin), Mike Wiluan, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengembangan talenta digital melalui program pelatihan vokasi yang dikelola Infinite Learning bersama mitra global dan nasional seperti Apple Developer Academy, RMIT University, Red Hat, dan IBM, yang hingga kuartal IV 2025 telah diikuti lebih dari 8.000 peserta. Selain itu, Infinite Studios juga berkolaborasi dengan 22 UMKM kreatif dari berbagai daerah dalam produksi film animasi berskala internasional. Selain animasi, Infinite juga telah memproduksi lebih dari 20 film berskala internasional. Saat ini, studio tersebut tengah memproduksi 10 judul animasi yang melibatkan sekitar 160 tenaga kerja dan outsourcing dari 3 studio UMKM di Pulau Jawa. Ekspansi tambahan juga tengah dilakukan oleh KEK Nongsa seluas 21,59 Ha, menjadikan total wilayah kawasan menjadi 188,04 Ha, yang dapat menunjang aktivitas di lingkungan kawasan. Ke depan, KEK Nongsa akan terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas SDM di sektor pendidikan maupun industri.

Dan terakhir, KEK Gresik yang dihadiri oleh External Relation dan Special Economic
Zone Director, Roro Ayu Yayuk Dwi Hastuti, menyampaikan kontribusi kawasan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program CSR berbasis lima pilar, antara lain pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, serta pembangunan infrastruktur sosial bagi masyarakat sekitar. Kontribusi tersebut juga dapat dilihat dari tingkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gresik yang meningkat secara konsisten selama lima tahun terakhir, dari 77,30 pada 2021 menjadi 79,69 pada 2025, menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Selain itu, dalam lima tahun terakhir, angka pengangguran berhasil ditekan signifikan dari 8,00% menjadi 5,47%, membuktikan KEK Gresik berhasil menjadi pusat investasi industri baru yang mendukung hilirisasi dan rantai pasok industri nasional, serta menciptakan lapangan kerja.

Melalui kegiatan kolaborasi ini, Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK berharap terjalin kemitraan yang semakin kuat dengan media massa dalam menyampaikan informasi yang akurat, kredibel, dan berbasis data kepada publik. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai kontribusi KEK dalam mendorong investasi, peningkatan ekspor, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan transformasi ekonomi nasional dan daerah.

Berita Terkait

104 Unit Huntap Rampung di Aceh Utara, Siap Diresmikan Besok oleh Menko Polkam
Pemerintah Kerahkan kekuatan bersinergi hadirkan Rasa Aman Mudik Lebaran
Puluhan Paus Pilot Terdampar di Rote Ndao, 34 Berhasil Diselamatkan
MPW Pemuda Pancasila DKI Jakarta Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan
PMI Jakarta Selatan Gelar “Gema Ramadhan Penuh Kepedulian 2026”, Santuni Yatim dan Dhuafa dari 10 Kecamatan
PB SEMMI Gelar Konsolidasi Nasional dan Buka Puasa Bersama, Kapolri Listyo Sigit Hadir
KEK Himpun Investasi Rp338 Triliun dan Serap 249 Ribu Tenaga Kerja
Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:32 WIB

Realisasikan Investasi Hingga Rp 366 Triliun, KEK Perkuat Pertumbuhan Ekonomi di Daerah

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:14 WIB

Pemerintah Kerahkan kekuatan bersinergi hadirkan Rasa Aman Mudik Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:11 WIB

Puluhan Paus Pilot Terdampar di Rote Ndao, 34 Berhasil Diselamatkan

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:18 WIB

MPW Pemuda Pancasila DKI Jakarta Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:39 WIB

PMI Jakarta Selatan Gelar “Gema Ramadhan Penuh Kepedulian 2026”, Santuni Yatim dan Dhuafa dari 10 Kecamatan

Berita Terbaru

TNI-Polri

Kodim 1710/Mimika Gelar Bazar Ramadhan Sambut Idul Fitri 1447 H

Jumat, 13 Mar 2026 - 22:53 WIB