Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTRano Karno Imbau Warga Jakarta Tingkatkan Kewaspadaan Penularan Super FluKomentar: 0
Berita Jakarta

Rano Karno Imbau Warga Jakarta Tingkatkan Kewaspadaan Penularan Super Flu

Suara Realitas, 5 Januari 2026, 20:29 WIB · 2 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf

JAKARTA, suararealitas.co – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengingatkan masyarakat agar tidak lengah menyikapi isu kemunculan super flu, varian baru influenza tipe A (H3N2), yang belakangan ramai diperbincangkan.

Meski hingga kini belum ditemukan kasus di Indonesia, kewaspadaan dinilai tetap perlu ditingkatkan.

Hal tersebut disampaikan langsung Rano Karno saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (5/1/2026).

Rano menegaskan, bahwa informasi yang diterimanya menyebutkan virus tersebut belum masuk ke Tanah Air, namun langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini.

“Memang belum terdeteksi di Indonesia, tapi antisipasi itu penting. Penyakit seperti ini sifatnya bisa datang dari luar,” ujar Rano.

Menurutnya, penerapan kebiasaan sederhana seperti penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah dapat menjadi salah satu upaya meminimalisir risiko penularan.

Baca Juga :  Satpol PP Jakarta Utara Pererat Koordinasi Forkopimda Lewat Coffee Morning di Makorem 052/Wijayakrama

Selain itu, pengawasan terhadap mobilitas masyarakat, khususnya mereka yang baru kembali dari perjalanan luar negeri, akan diperketat.

“Kedatangan warga dari luar negeri, terutama usai liburan, tetap harus dipantau di bandara. Ini sebenarnya sudah rutin, hanya saja kewaspadaannya kita tingkatkan,” jelasnya.

Selain isu superflu, Rano Karno juga menyoroti sejumlah penyakit menular yang masih menjadi pekerjaan rumah di Jakarta, di antaranya demam berdarah dengue (DBD) dan tuberkulosis (TBC).

Bahkan ia mengakui, angka kasus TBC di Jakarta masih tergolong tinggi dan memerlukan penanganan serius lintas sektor.

“DBD dan TBC juga tidak bisa kita anggap sepele. Jakarta masih berada di peringkat delapan untuk kasus TBC. Ini bukan untuk ditutupi, tapi harus kita hadapi bersama. Presiden juga memberi perhatian khusus untuk penanganannya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Road to HUT ke-32, Jasaraharja Putera Wujudkan Komitmen ESG Melalui Program Recycle Old Uniform

Rano menambahkan, sejumlah langkah konkret sudah mulai dilakukan pemerintah daerah dan proses penanganan terus berjalan secara bertahap.

Sebelumnya, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat turut mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan terhadap superflu.

Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, menjelaskan bahwa influenza tipe A (H3N2) secara umum memiliki gejala serupa flu musiman, seperti demam, batuk, nyeri tenggorokan, sakit kepala, hidung berair, lemas, serta nyeri otot.

Pemerintah daerah berharap partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan dapat menekan risiko penyebaran penyakit menular di Jakarta.

Baca tentangBerita Jakarta
Lihat Megapolitan Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Megapolitan
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain