Penumpang Keluhkan Pelayanan Armada Arimbi yang Turunkan di Pinggir Tol

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ucen mengaku kepada media, Kamis (18/12/2025) dirinya naik bus Arimbi di pool Aja Kebon Nanas Kota Tangerang sekitar pukul 07.WIB dengan membayar ongkos sebesar 40 ribu tujuan Kota Cilegon.

Ucen mengaku kepada media, Kamis (18/12/2025) dirinya naik bus Arimbi di pool Aja Kebon Nanas Kota Tangerang sekitar pukul 07.WIB dengan membayar ongkos sebesar 40 ribu tujuan Kota Cilegon.

TANGERANG, suararealitas.co – Moda transportasi umum menggunakan kendaraan besar beroda yang dirancang untuk mengangkut banyak penumpang secara massal, baik di dalam kota (bus kota) maupun antar kota/provinsi, dengan rute dan jadwal tetap, menjadikannya pilihan ekonomis dan efisien untuk mobilitas publik.

Bus berfungsi mengangkut orang dari satu titik ke titik lain, menghemat biaya, tenaga, serta mengurangi kemacetan.

Berbeda halnya di alami Ucen, warga Kota Tangerang yang menuju Cilegon Banten, mengeluhkan armada Arimbi yang menurunkan dirinya di pinggir jalan tol lantaran terlihat macet, padat, dan merayap.

Ucen mengaku kepada suararealitas.co, Kamis (18/12/2025), bahwa dirinya naik bus Arimbi di Pool Aja Kebon Nanas, Kota Tangerang, sekitar pukul 07.00 WIB, dengan membayar ongkos sebesar Rp40 ribu tujuan Kota Cilegon.

“Saya merasa kecewa terhadap pelayanan Arimbi yang menurunkan di pinggir jalan tol, ada 4 orang yang di turunkan di pinggir jalan tol, sampai – sampai jalan sampai ratusan meter menuju Keluar pintu tol,” katanya.

Ia menceritakan, dirinya dan penumpang lainya sempat berdebat dengan supir Arimbi agar tetap mengantar sampai tempat tujuan sesuai dengan rute.

Baca Juga :  Aceng Syamsul Hadie: Hentikan dan Cabut Semua Perizinan Perusak Hutan Sumatera Sekarang Juga

Namun supir menolak dengan alasan di depan ada demo macet.

“Bisa sampai sore saya hanya nganterin satu penumpang tujuan Cilegon, padahal setelah saya turun dan jalan tidak ada aksi demo hanya macet padat merayap. Atas kejadian tersebut saya minta kepada pihak Manajemen Arimbi dapat mengevaluasi supir – supir yang nakal yang mengakibatkan kerugian bagi penumpang,” pintanya.

Sampai berita ini di turunkan, suararealitas.co belum dapat keterangan resmi dari pihak manajemen.

Berita Terkait

Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan
JPO Tendean Ditabrak Truk Alat Berat, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas
Hari Ketiga Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan BPBD Kota Tangerang
Sampaikan Duka atas Meninggalnya Tahanan Kasus Narkoba, Polresta Tangerang Tegaskan Penanganan Sesuai SOP
HUT ke-58 Pusrehabkeshan Kemenhan, Ribuan Warga Tanjung Pasir Nikmati Bakti Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis
Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan
Ribuan Warga Sunter Agung Semarakkan Tahun Baru Islam dengan Pawai Obor di JIS
Sudinhub Jakbar Tertibkan Parkir Liar, 150 Motor Kena Operasi Cabut Pentil di Kalideres

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 01:23 WIB

Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:34 WIB

JPO Tendean Ditabrak Truk Alat Berat, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:41 WIB

Hari Ketiga Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan BPBD Kota Tangerang

Jumat, 3 Juli 2026 - 01:42 WIB

Sampaikan Duka atas Meninggalnya Tahanan Kasus Narkoba, Polresta Tangerang Tegaskan Penanganan Sesuai SOP

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:54 WIB

HUT ke-58 Pusrehabkeshan Kemenhan, Ribuan Warga Tanjung Pasir Nikmati Bakti Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis

Berita Terbaru