JAKARTA, suararealitas.co – Suasana santai namun penuh makna tampak di ruang kerja Lurah Pademangan Barat, Harry Firmansyah pada Kamis (20/11/2025) siang.
Dalam sela-sela kesibukannya sebagai lurah baru yang resmi dilantik, Harry memanfaatkan waktu luang untuk berbincang sambil menikmati ketan susu, hidangan sederhana yang justru mencerminkan kedekatannya dengan budaya lokal dan warganya.
Meski dalam suasana rileks, pembahasan inti tetap serius: pelayanan publik dan aspirasi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai pemimpin baru di Kelurahan Pademangan Barat, Harry Firmansyah menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan warga, memastikan berbagai kebutuhan masyarakat bisa ditangani dengan cepat dan tepat.
Mendengar Aspirasi Warga: Prioritas Utama Lurah Baru
Dalam perbincangan hangat tersebut, Harry Firmansyah menyampaikan bahwa sejak hari pertama menjabat, dirinya menempatkan aspirasi masyarakat sebagai prioritas tertinggi.
Ia menekankan bahwa kelurahan harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
“Aspirasi masyarakat tetap saya dengarkan. Mulai dari masalah kesehatan, pelayanan administrasi, program jumantik, kebersihan lingkungan, sampai konsultasi warga langsung dengan lurah, semuanya menjadi fokus utama kami,” ujar Harry Firmansyah dengan penuh ketegasan namun tetap rendah hati.
Menurutnya, antara kelurahan dan warga harus tercipta hubungan yang harmonis dan terbuka.
Karena itu, ia akan mempertahankan kebiasaan rembuk RT/RW sebagai sarana komunikasi, evaluasi lapangan, sekaligus ruang penyampaian solusi.
Komitmen pada Kesehatan dan Pelayanan Administrasi
Harry menilai, bahwa sektor kesehatan masyarakat menjadi salah satu aspek yang paling sensitif dan penting.
Ia memastikan program pengawasan jentik (jumantik) tetap berjalan optimal di seluruh wilayah Pademangan Barat, termasuk edukasi door-to-door dan monitoring per kampung.
Selain itu, pelayanan administrasi seperti pembuatan surat pengantar, KTP, KK, hingga konsultasi kependudukan akan dipastikan berjalan cepat dan tidak berbelit.
Ia menegaskan bahwa kelurahan harus menjadi tempat yang nyaman bagi warga yang membutuhkan bantuan.
“Kelurahan adalah rumah pertama warga dalam mengurus kebutuhan administrasi. Semua harus dilayani dengan ramah, cepat, dan profesional,” tambahnya.
Kebersihan Lingkungan Jadi Fokus Penguatan
Tak hanya kesehatan dan pelayanan publik, Harry Firmansyah juga menaruh perhatian besar pada kebersihan dan kerapihan lingkungan.
Pademangan Barat menurutnya memiliki tantangan unik karena berada di area padat penduduk sehingga pola hidup bersih harus terus diperkuat.
Program bersih-bersih rutin, gerakan sampah terpilah, hingga gotong royong akhir pekan akan ia optimalkan bersama perangkat kelurahan dan masyarakat.
Konsultasi Langsung dengan Lurah: Ruang yang akan Dibuka Lebih Lebar
Harry pun menegaskan, bahwa dirinya akan memperluas ruang konsultasi bersama warga.
Baik melalui pertemuan formal, rembuk RW, maupun sesi tatap muka informal seperti saat itu, ia siap menampung setiap masukan dan laporan masyarakat.
“Saya ingin warga merasa dekat dengan lurahnya. Kelurahan bukan hanya kantor pelayanan, tetapi tempat mencari solusi,” ujarnya.
Menghadirkan Kepemimpinan yang Humanis dan Merakyat
Momen santai sambil menikmati ketan susu di ruang lurah menjadi simbol gaya kepemimpinan Harry Firmansyah: sederhana, membumi, namun penuh komitmen.
Personal branding kepemimpinannya dibangun melalui pendekatan humanis, dekat dengan masyarakat, responsif, dan terbuka.
Sebagai lurah baru, Harry ingin menghadirkan perubahan positif melalui gaya kerja kolaboratif.
Ia meyakini Pademangan Barat dapat menjadi wilayah yang semakin sehat, bersih, dan tertata jika semua unsur masyarakat bekerja bersama.
Dengan semangat baru ini, Harry Firmansyah melangkah membawa wajah baru pelayanan kelurahan lebih dekat, cepat, dan berpihak pada warga.*(Kipray)




































