Studio 21 Diduga Bebas Beroperasi Tanpa Penindakan; DPP KOMPI B Desak Kapolri Turun Tangan

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematangsiantar – Suararealitas.co ||Sorotan publik kembali tertuju pada Tempat Hiburan Malam (THM) Studio 21 di Kota Pematangsiantar. Meski berbagai laporan dan isu terkait dugaan peredaran narkotika telah berkali-kali mencuat, lokasi hiburan tersebut tetap beroperasi tanpa adanya penindakan berarti dari aparat penegak hukum.

Informasi dari warga sekitar dan pemerhati sosial menyebutkan adanya isu maraknya peredaran narkoba jenis ekstasi bermerek “tengkorak” di area tersebut. Bahkan, beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya menduga obat terlarang itu dipasok oleh oknum berinisial RS dan A, yang diduga memiliki jaringan kuat di lapangan.

Publik Bertanya : Apakah Penegak Hukum Tidak Mengetahui?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu mengenai peredaran gelap narkoba di Studio 21 bukan pertama kalinya diperbincangkan. Warga mempertanyakan mengapa aktivitas tersebut seolah tidak terpantau oleh Polres Pematangsiantar, Polda Sumut, maupun BNN.

“Kalau masyarakat saja tahu dan sering melihat aktivitas mencurigakan, apakah aparat benar-benar tidak mengetahui? Atau memang sudah ada restu tertentu sehingga mereka dibiarkan?” ujar seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga :  ISW Digelar Lagi Desember, Prakerja Beri Pelatihan Gratis dan Murah

Warga lain menambahkan bahwa aktivitas mencurigakan sering terjadi pada jam-jam tertentu, mulai dari kendaraan keluar-masuk hingga diduga adanya transaksi di dalam ruangan khusus.

DPP KOMPI B: ‘Kapolri Harus Bertindak Tegas’

Menanggapi situasi tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Masyarakat Peduli Indonesia Baru (DPP KOMPI B) melalui ketuanya, Henderson Silalahi, menyampaikan sikap tegas.

“Kami meminta Kapolri segera mengeluarkan perintah penindakan terhadap Studio 21 dan para terduga pelaku peredaran narkotika di dalamnya. Jangan sampai kesan pembiaran ini merusak kepercayaan publik terhadap penegakan hukum,” tegas Henderson.

Ia menambahkan bahwa informasi dugaan aktivitas ilegal tersebut sudah beredar luas di masyarakat, sehingga tidak ada alasan bagi aparat untuk tinggal diam.

Ancaman Evaluasi untuk Polda Sumut dan Polres Pematangsiantar

DPP KOMPI B juga menyampaikan bahwa apabila dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata dari aparat, maka diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polda Sumut dan Polres Pematangsiantar.

Baca Juga :  Pamapta Respon Cepat Aduan Warga di 110, Warga Ucapkan Terima Kasih

“Jika aparat tidak mampu menindak, perlu dipertanyakan kapasitas dan komitmen mereka. Evaluasi adalah langkah yang paling layak. Negara tidak boleh kalah dari jaringan pengedar narkoba,” tambah Henderson.

Menunggu Langkah Tegas Aparat

Publik kini menantikan apakah Kapolri, Polda Sumut, Polres Pematangsiantar, maupun BNN akan memberikan respons nyata atas maraknya isu dan laporan warga terkait Studio 21.

Keberadaan narkotika jenis ekstasi, terlebih dengan merek tertentu yang disebut-sebut beredar secara terang-terangan, menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan keamanan kota.

Penindakan tegas menjadi harapan utama masyarakat agar Pematangsiantar tidak menjadi zona nyaman bagi jaringan narkotika.

Saat di konfirmasi terkait adanya informasi tersebut yang seolah olah tidak ada tindakan tegas hingga hari ini, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak tidak dapat dihubungi lewat telepon celuler,pesan Whatsapp yang dikirimkan juga tidak ada balasan sama sekali.

Reporter : Edo

Berita Terkait

Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah
Dugaan Intimidasi di Rumah Doa GKPI Rajeg, Laporan Resmi Masuk Polresta Tangerang
Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Terintegrasi dalam Perencanaan Daerah
Kontainer Terbakar di NPCT 1, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gandeng Labfor Lakukan Penyelidikan
Tiga Orang Bawa Sajam Mengamuk di Jalan Sertu Semanan Kalideres, Warga Minta Polisi Bertindak
ISO Tank Berisi Bahan Kimia Terbakar Hebat di NPCT1 Tanjung Priok, 11 Unit Damkar Dikerahkan
Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi
Bogor Jadi Pusat Perhatian, Sebanyak 1.400 Pesilat Ramaikan Kejuaraan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:41 WIB

Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 15:59 WIB

Dugaan Intimidasi di Rumah Doa GKPI Rajeg, Laporan Resmi Masuk Polresta Tangerang

Selasa, 22 September 2026 - 12:56 WIB

Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Terintegrasi dalam Perencanaan Daerah

Selasa, 22 September 2026 - 10:23 WIB

Kontainer Terbakar di NPCT 1, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gandeng Labfor Lakukan Penyelidikan

Selasa, 22 September 2026 - 07:44 WIB

Tiga Orang Bawa Sajam Mengamuk di Jalan Sertu Semanan Kalideres, Warga Minta Polisi Bertindak

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Polda Metro Jaya Ungkap Clandestine Lab Tembakau Sintetis di Gambir

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:18 WIB