Perempuan Indonesia di Garda Diplomasi Global: UIN Jakarta dan Muslimat NU Tegaskan Diplomasi Kemanusiaan

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama PP Muslimat NU menggelar seminar nasional bertajuk “Gerakan Dakwah Sebagai Instrumen Diplomasi Kultural Indonesia di Dunia Global”, Selasa (4/11). Acara ini menempatkan perempuan bukan hanya sebagai penerima manfaat kebijakan, tetapi sebagai aktor utama diplomasi publik Indonesia.

Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, menilai Indonesia tengah memasuki fase diplomasi baru yang lebih berbasis nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. Ia menegaskan bahwa diplomasi tidak boleh hanya berkutat pada lobi politik dan ekonomi, tetapi juga memperhatikan kelompok rentan, terutama perempuan dan anak.

Baca Juga :  Tidak Berpotensi Tsunami, Gempabumi Tektonik M6,7 Guncang di Selatan Banten Terasa hingga Jakarta dan Sekitarnya

“Perempuan adalah kekuatan moral bangsa. Mereka bukan objek, melainkan subjek perubahan yang mampu mempengaruhi citra Indonesia di dunia,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof. Asep menyebut pemerintah dan kampus harus membuka akses lebih luas bagi perempuan untuk tampil sebagai pemimpin dalam forum internasional. Ia menegaskan, Indonesia perlu hadir bukan sebagai pengikut, tetapi pemimpin dalam percaturan global.

Baca Juga :  Pangdivif 2 Kostrad Lepas Keberangkatan Satgas Pamtas Penyangga (Mobile) Yonif Mekanis Raider 412/BES/6/2 Kostrad

Dalam sesi lain, Dra. Safira RM dari Komisi Hubungan Luar Negeri MUI menyoroti pentingnya diplomasi publik yang kini diperluas melalui budaya, ruang sosial, hingga dunia digital.

“Diplomasi tidak lagi monopoli diplomat. Komunitas, akademisi, dan warganet pun kini membentuk persepsi global tentang Indonesia,” jelasnya.

Seminar diakhiri dengan seruan memperkuat gerakan dakwah sebagai strategi diplomasi kultural yang mencerminkan karakter bangsa: moderat, toleran, serta menjunjung tinggi kemanusiaan.

Berita Terkait

SPN Polda Metro Gelar Ekspedisi Darat, Bentuk Siswa Polri Presisi dan Humanis
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berbagi Kebahagiaan, Santuni 40 Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara, Bahas Kamtibmas dan Kerukunan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung ke Muara Angke, Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Spot
Lebih dari 1.000 Peserta Ramaikan Fun Walk KOWANI, Gaungkan Tempe Indonesia Menuju UNESCO
Wakil Camat Grogol Petamburan: AI dan Big Data Jadi Bekal Membangun Kota Masa Depan
Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai
Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45 WIB

SPN Polda Metro Gelar Ekspedisi Darat, Bentuk Siswa Polri Presisi dan Humanis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berbagi Kebahagiaan, Santuni 40 Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung ke Muara Angke, Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Spot

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Lebih dari 1.000 Peserta Ramaikan Fun Walk KOWANI, Gaungkan Tempe Indonesia Menuju UNESCO

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Wakil Camat Grogol Petamburan: AI dan Big Data Jadi Bekal Membangun Kota Masa Depan

Berita Terbaru

oplus_2

Berita Aktual

Heboh! Si Jago Merah Mengamuk di Sentra Kosambi, 3 Gudang Dilalap Api

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:29 WIB